
Pagi hari di perusahaan Mutia berjalan cepat ke arah ruangannya.. karena Bu selly meminta laporannya selesai sebelum jam makan siang untuk di bawa saat metting bersama para atasan di perusahaan,
Dia tak meghiraukan pandangan aneh dari para karyawan perusahan yang tak menyangka jika sekarang dirinya adalah istri dari bos mereka..
Mutia mulai menyalakan komputer di atas meja kerjanya dan mulai memilih tumpukan dokumen di mejanya
"Bu bos, serius amat kerjanya" tiba-tiba Rani teman sedivisinya datang mengagetkannya
"hai Ran, bikin kaget aja, gila gue gak masuk dua hari aja kerjaan numpuk begini " protesnya sambil terus fokus mengetik
"lu ngapain masih kerja sich kan udh jadi bini bos. Mut, lu masih utang sama gue ya "
"Utang apaan?? " matanya tetap.fokus tak mempedulikan Rani..
"Utang penjelasan " ujar rani sambil berlalu menuju meja kerjanya..
mutia sekilas melihat k Rani dan membuang kasar nafasnya setengah berteriak dia berkata
"Ntar jam makan siang ya"
Di Lantai lima perusahaan
Akbar tengah sibuk memeriksa pekerjaannya yang menumpuk
karena fokusnya dia tak menyadari Pak Rajasa kini berdiri di depannya
"ehmm apa banyak masalah "
"Papa kapan datang " mengentikan sejenak pekerjaanya dan menyambut papanya,
" duduk pah "
"Papa hanya mampir saja, papa dengar istrimu kerja di sini juga, di bagian apa ?"
"dia dibagian akuntasi pah" untung tadi pagi Akbar sudah minta data lengkap Mutia ke bagian HRD..
__ADS_1
"Papa harap pernikahanmu baik-baik saja, Nanti malam ke rumahlah ajak istrimu " menepuk bahu anak lelaki satu- Satunya..
"kakakmu juga masih di rumah belum kembali " Berlalu meninggalkan ruang Akbar, tujuannya sekarang ke ruangan menantunya..
_________________________________
Di Lantai dua
penghuni di lantai dua
di kejutkan dengan kehadiran pak Rajasa, pemiliki Rajasa Group. pengusaha paling berpengaruh di negara Ini..
semua tertunduk memberi hormat.
tujuannya satu menemui Mutia di ruangannya..
sesampai di ruangannya pak Rajasa di sambut bu selly kepala bagian Akuntasi..
"benarkah Mutia di bagian akutansi ? saya ingin bertemu " tanya pak Rajasa kepada bu Shelly
"Baik pak mari saya antar " bu shelly melangkah mendekati meja Mutia di ikuti pak Rajasa..
" Mutia pak Rajasa mau ketemu " ujar bu shelly
Mutia menoleh ke arah bu shelly, berdiri dan menunduk hormat
"maaf pak ada yang bisa saya bantu" masih menunduk ya Mutia gugup tak sanggup rasanya memandang ke arah mertuannya..
"kamu Mutia, panggil papa saja seperti akbar..
saya cuman mau memastikan menantu saya bekerja di sini, maaf kalo kedatangan saya menggangu,
nanti malam datang lah ke rumah bersama Akbar"
"baik pah " Mutia masih tertunduk gugup dia tak menyangka di hari pertama kerja dengan status Istri, di kejutkan dengan kedatangan papa mertuanya..
__ADS_1
"jangan terlalu capek, papa tunggu kalian di rumah" berjalan meninggalkan Mutia
penghuni lantai dua kembali dengan aktifitasnya. Tak ada satupun yang berani menggosip ,karena pekerjaan mereka lah taruhannya.
Mutia tetap fokus menyelesaikan pekerjaannya..
Ting..
Ting..
notifikasi wa di ponselnya berbunyi
di lihatnya no baru...
08128xxxxxx
Nanti pulang kerja tunggu aku ya sayang, sore ini kita ke rumah papa
" Sayang ?? apa ini no kak Akbar dari mana dia tau no ku?perasaan kita belum bertukar no hp " menggeryitkan dahinya..
- Ok sayang
Mutia membalas singkat pesan Akbar,
tersenyum
***Mutiara ku**
-Ok sayang*
Akbar tersenyum saat membaca pesan balasan dari Mutia..
hanya balasan pesan saja rasanya energi Akbar bertambah..tak sabar menunggu sore bertemu Mutiaraku...
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
__ADS_1
kayaknya ada yang mulai jatuh cinta nich hehe
kak jangan lupa ya likenya π