Hanya Pengganti

Hanya Pengganti
Garis Dua


__ADS_3

Mutia terbangun dari tidurnya saat ia merasakan tekanan di perutnya,rasa mual yang tiba- tiba menganggu tidurnya.


di lepasnya tangan Akbar yang melingkar di perutnya, bergeges dia menuju kamar mandi dan memuntahkan semuannya..


Akbar yang kaget saat tangannya di hentakan kasar oleh Mutia ikut terbangun segera dia menyusul istrinya ke kamar mandi...


huweekk,,huweekkk...


mutia memuntahkan semua nya di wastafel


"sayang haii kenapa " memijit belakang leher mutia..


"gak tau sayang Rasanya mual banget" sembari membersihkan mulutnya..


Akbar menuntun mutia untuk duduk di sofa kamar..


"Sebentar aku buatkan teh hangat ya " ujarnya..


mutia hanya mengangguk lemas..


taklama kemudian Akbar datang dengan membawa teh hangat


"minum, dulu sayang kita ke Dokter ya, aku gak mau di bantah" titahnya memandangi istrinya dengan perasaan kasihan..


"Iya sayang, kita sholat dulu ya sudah hampir terbit matahari " ajak mutia..


selesai melaksanakan sholat Akbar membaringkan tubuh istrinya di tempat tidur..


"sayang, kamu udah enakan ?hari ini gak usah ke kantor ya? " ucap Akbar lembut


"Tapi sayang sekarang udah gapapa kok, sayang aku laperr" rengek Mutia manja..


"bosnya siapa? hmm atau aku pecat saja pegawai pembangkang kayak kamu" mengecup pipi Mutia sekilas..


"sebentar aku minta bi Lastri buatkan sarapan ya" berlalu keluar kamar


"tumben bi lastri pagi-pagi sudah datang sayang" agak sedikit berteriak.


tidak ada jawaban karena Akbar sudah turun kebawah untuk minta tolong bi Lastri membuatkan sarapan..tadi saat Akbar mengambilkan teh untuk Mutia Akbar menghubungi bi lastri untuk datang pagi


"bi Lastri tolong, bikinin bubur ya untuk Mutia" titah Akbar


"non Mutia sakit den ?" tanya bi Lastri


"Iya tadi pagi-pagi muntah dia"


"Jangan-jangan non Mutia hamil den " bi Lastri tersenyum


Akbar teringat semalam mereka membeli testpack..


"bisa jadi bi,ya sudah tolong ya bi" Akbar bergegas ke kamar,..


Sesampai di kamar mutia tidak ada di tempat tidur..


"Sayang kamu di mana ? "


"Sebentar sayang " jawab mutia dari dalam kamar mandi..


saat Akbar turun Mutia teringat alat tespack yang mereka beli semalam bergegas mengambil nya di laci nakas dan masuk ke kamar mandi..


"Alhamdulillah ya Allah "Mutia berteriak dari dalam kamar mandi. segera dia keluar kamar mandi.


Akbar yang tengah menunggu di depan kamar mandi di buat kaget oleh teriakan Mutia.


Mutia langsung memeluk Akbar, melihatkan tanda dua garis merah


" Sayang Alhamdulillah Allah kasih kita kepercayaan "ujarnya menangis terharu..


Akbar diam terpaku


" sayang beneran, aku bakal jadi ayah" di peluknya erat mutia dan menghujani ciuman ke Mutia..

__ADS_1


mutia mengangguk


"Alhamdulillah ya Allah terimakasih,mulai sekarang kamu, saya pecat gak mau tau kamu harus banyak istrirahat " si bos mulai posesif


"Aku hamil, sayang bukan sakit jadi aku masih bisa beraktifitas" mutia menengadah menghadap akbar..


Akbar terus menghujani Mutia dengan kecupan,,


"Sayang kita telepon mama dulu" Akbar menggendong Mutia mendudukan di sofa dan mengambil ponselnya mulai menelpon sang Mama.


lama terhubung akhirnya terhubung


terdengar suara mama dari sebrang


"Ada apa nak, pagi-pagi telepon mama"


"Assalamualikum mamah, mama Mutia mah "


"kenapa mutia ? " terdengar mama mulai panik


"Mutia hamil mah, aku bakal jadi ayah" ujarnya dengan tertawa bangga


"Alhamdulillah, mama ke sana ya nanti ke dokter sama mama" mama langsung mematikan panggilan telepon


"mah____" terputus


"mama kebiasan dech.."gerutunya..


"sekarang kita telepon ibu ya sayang" Akbar mulai menekan no ibu mertuanya..


"Assalamualaikum, nak Akbar ada apa pagi-pagi telepon ibu" terdengar suara ibu mertua dari sebrang


"Waalaikumsallam, ibu Akbar mau ngabarin Mutia hamil bu" ujarnya tersenyum ..


"Alhamdulillah nak,mutia mana nak ibu mau bicara "


Akbar menyerahkan ponsel nya ke Mutia


"Waalaikumsallam nak, beneran nak kamu hamil Alhamdulillah nak,kamu jaga kesehatan ya jangan capek-capek, makan yang bergizi nak, jangan stress nak" ibu mulai cerewetnya


"iya bu " mutia hanya terkekeh...


"Ya sudah nanti kalo ayah libur ibu main ke sana ya,ibu matikan ya .


panggilan berakhir..


"kamu tunggu di sini bentar ya jangan kemana-mana, aku gak mau kenapa-napa" suami posesif mulai beraksi


"aku tuh hamil bukan sakit parah sayang" mencibir kesell..


"iya aku tau aku hanya memastikan anak dan istri ku tercinta baik-baik saja" mengecupi hampir seluruh wajah mutia..


"geli sayang" tertawa..


_____________________________________________


Di kediaman Rajasa..


"papah kita ke rumah akbar sekarang pah" teriak mama dari dalam rumah, selesai menerima telepon dari Akbar mama dengan kehebohannya langsung menuju dapur menyuruh mba menyiapkan sayur-sayuran dan bahan makanan sehat untuk di bawa kerumah akbar..


tak mendapati suaminya di dalam Mama berteriak mencari papa yang tengah menikmati kopi dan membaca berita pagi dari gadgetnya..


"ada apa mah?, kenapa harus sampai berteriak" tegur papa lembut


Mama berjalan ke belakang dan mendekat ketempat papa duduk "mama bahagia banget pah, akhirnya Akbar jadi ayah pah" tersenyum puas


"Alhamdulillah kalo gitu mah, ya sudah ayo papa mandi, kamu siap-siap ya" papa beranjak masuk ke dalam..


Di rumah akbar dan mutia tengah bersiap untuk ke dokter. kandungan..


"sayang kamu gak ke kantor " tanya mutia sambil mengelus lengan suaminya..

__ADS_1


"nanti setelah aku memastikan kamu baik-baik saja" menciumi mutia


"Sayang udahan donk, malu ichh "protes mutia..


Mereka berdua menunggu mama dan papa datang untuk bersama2 pergi ke Dokter..


Tak lama kedua orangtua mereka datang dan mereka berangkat menggunakan satu mobil menuju rumah sakit..


sesampai di rumah sakit mama mondar-mandir nampak gelisah karena sudah lima belas menit menunggu nama Mutia tak kunjung di panggil


"mah, duduklah sakit mata papa ngelihatin mama mondar-mandir "hardik papa Rajasa..


" Papa mama gugup tau,gak sabar pengen lihat cucu mama" perlahan duduk di samping Papa Rajasa..


Mutia dan Akbar hanya menggulum senyum melihat tingkah mama, tak lama berselang nama Mutia di panggil,serentak mereka berempat masuk kedalam ruangan dokter..


Dokter hanya tersenyum mendapati pasienya di antar rame-rame..


"selamat pagi ibu Mutia Faiha" menyapa mutia sembari melihat nama Mutia di buku pendaftran


"anak pertama ya, kapan terakhir menstruasi ?" tanya dokter


" Iya dokter.. sudah sebulan kayaknya saya lupa dok" jawab mutia..


"ok silahkan baring ,mari kita periksa"


Mutia berbaring di tempat tidur dan suster mulai mengolesi gel di perut Mutia..


Dokter dengan serius mengarahkan alat USG di perut Mutia..


"bisa di lihat di layar ya bapak, ibu yang kecil itu janin ibu Mutia,"


"dari perhitungannya usia kandungan sudah masuk lima minggu "


Akbar berkaca- kaca melihat ada makhluk kecil yang sekarang tumbuh di rahim.istrinya..


Akbar junior yang akan menjadi penerusnya


"sayang anak kita terimakasih sayang" mengecupi punggung tangan mutia..


Tak hanya Akbar mama juga menatap haru,,


" pah cucu kita pah "ujar mama menggengam tangan papa Rajasa...


" Iya mah, penerus kita " papa Rajasa pun tampak terharu..


setelah Mutia di periksa dokter menjelaskan apa aja yang perlu di perhatikan saat hamil muda..


*Alhamdulillah akhirnya cucu kandungku hadir


(batin mama Akbar)


" penerus Rajasa sehat-sehat nak di dalam sana eyang kung menanti kehadiranmu (papa Rajasa*)


Di perjalana pulang mama terus mewanti-wanti mutia untuk mejaga kandungannya bahkan mama juga seperti Akbar melarang mutia bekerja..


"pokoknya mama gak mau tau kamu gak boleh kecapean " titah mama tak boleh di bantah


ada yang mengganjal di pikiran Mutia bukannya ini bukan cucu pertama mama, ah mungkin juga dulu perlakuan mama sama ke Nindy sama seperti ini.. Mutia tak mau ambil pusing..


dia sangat bahagia mendapatkan perhatian dari suami dan mertuanya..


"*sayang sehat-sehat di dalam sana ya "


🌸🌸🌸🌸🌸🌸*🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Ada Rahasia di keluarga rajas next episode ya.. bakal di ungkap..


kita doakan ya kehamilan mutia lancar dan baik2 saja..


jangan lupa votenya kak aku minta votenya ya..

__ADS_1


happy weekand 😘😘πŸ₯°


__ADS_2