
Alex kembali pulang ke mansion dengan keadaan yang tampak kacau dan berantakan. Masalah perusahaan benar-benar membuat kepalanya sangat pusing dan sakit.
"Di mana Caesa? Apa dia masih di kamar?" tanya Alex ketika berpapasan dengan salah satu pelayan wanita.
Pelayan tersebut terdiam sejenak dan meneguk ludahnya kasar."No-nona Caesa baru saja keluar dengan Arga," ucapnya dengan ragu.
Bukan rahasia lagi bagi para pelayan tentang hubungan Caesa dan Arga yang menikah siri. Mereka semua tutup mulut tentang rahasia ini, tentu karna ancaman Alex.
Mata Alex semakin menajam dengan rahang yang mengeras. Arga semakin bertingkah dan mulai berani melanggar aturannya. Pria itu melenggos kembali keluar dari mansion, hatinya benar-benar terbakar jika Caesa bersama Arga. Dan ada ketakutan di benak Alex, yaitu takut Arga membawa kabur Caesa.
Sedangkan di lain tempat, Caesa tersenyum lebar sambil memakan gulali yang baru saja Arga belikan. Wanita itu menikmati suasana di taman yang begitu ramai dan banyak penjual kaki lima yang berjualan di sini dengan berbagai jenis jajanan yang membuat Ia menerawang ke masa lalu saat kanak-kanak.
"Apa kau menginginkan sesuatu?" tanya Arga yang kini duduk di samping Caesa.
Wanita itu menggeleng." Tidak."
Caesa menyandarkan kepalanya di bahu Arga dan tangan pria itu melingkar di perut sang istri. Usapan lembut nan hangat bisa Caesa rasakan di perutnya. Hubungan mereka semakin dekat setelah kehamilan wanita itu.
"Nanti, kalau Alex marah dengan ku bagaimana? Dia melarang ku keluar," ucap Caesa yang tersirat ketakutan. Ia tahu betul bagaimana Alex memarahinya dahulu karna melanggar aturannya.
"Kau tidak perlu takut, kita hanya keluar menikmati udara segar dan membawa mu jalan-jalan agar tidak bosan terkurung di kamar."
__ADS_1
Ucapan yang Arga lontarkan bagaikan kalimat yang berhasil menenangkan hati Caesa yang gelisah dan cemas saat ini. Kalau boleh egois, Ia ingin ikut dengan Arga saja. Tak peduli bila hidup susah dengan suami keduanya tersebut. Tapi, bagaimana dengan Alex? Pria itu takkan mudah melepaskannya.
"Akh..."
Caesa terpekik kaget ketika lengannya di tarik dengan kasar hingga Ia refleks berdiri dari kursi dan rengkuhan tangan Arga di pinggangnya langsung terlepas.
"Mas, sakit..." Caesa meringis kesakitan, dan berusaha melepaskan lengannya dari cengkraman Alex.
"Berani-beraninya kau membawa Caesa pergi!" sarkas Alex menatap tajam pada Arga.
"Aku hanya membawa dia keluar. Dan lepaskan tanganmu itu!" ucap Arga dengan nada suara yang meninggi. Ia melepaskan cengkraman Alex di lengan istrinya dan menarik Caesa ke belakang tubuhnya.
"Dia istriku dan kau tidak sepatutnya ikut campur dengan urusanku yang membawa Caesa ke mana saja!"
"Tapi dia milikku! Kau sudah menyalahi perjanjian yang sudah kubuat! Aku bisa saja menuntutmu karna masalah ini apalagi aku memiliki bukti surat perjanjian itu!"
Segaris senyuman kemenangan terukir di bibir Alex melihat ke terdiaman Arga. Ia memiliki kartu AS untuk menghancurkan sopir rendahan itu. Sementara Caesa semakin mengkhawatirkan suaminya dengan ancaman hukum yang Alex kecamkan. Pelukan Caesa di perut Arga semakin erat.
"Lakukanlah, aku tidak peduli apalagi takut. Karna..., bila itu terjadi maka orang-orang akan tahu semuanya. Apalagi alasan mu memintaku menikahi Caesa untuk menanamkan benih dalam rahimnya. Bukan hanya itu reputasimu akan buruk di mata orang-orang."
Skakmat!
__ADS_1
Alex diam membisu seolah mulutnya dilakban, tak sanggup untuk membalas ucapan Arga dan tubuhnya langsung kaku mendengar ucapan pria itu.
Arga maju selangkah mendekat pada Alex yang masih diam.
"Aku keluar dari pekerjaanku sebagai sopir pribadi mu, dan..."
Arga menjeda ucapannya dan melirik Caesa yang masih berdiri di belakang tubuhnya.
"Caesa aku bawa. Bagaimanapun dia istriku dan tengah mengandung anakku. Aku tidak peduli dengan perjanjian itu. Karna perjanjian dibuat untuk diingkari," ucap Arga tertawa ringan di akhir kalimatnya. Seolah tengah mengejek Alex.
Sementara wajah Alex semakin merah padam, menahan emosi yang tersulut.
"Tidak akan kubiarkan, dia milikku!" Alex hendak menggapai tangan Caesa yang langsung di tepis kasar oleh Arga.
Perkelahian mereka berdua yang tengah memperebutkan satu wanita menjadi tontonan semua orang di taman tersebut. Beberapa orang merekam kejadian itu.
_________
Hei girl! Terima kasih sudah mampir
Jangan lupa tinggalkan jejak dengan memberikan like dan komen
__ADS_1
Jangan lupa mampir ke akun tik tok @khazana_va Di sana aku banyak mengupdate visual Arga dan Caesa.
See you di part selanjutnya