Hati Zamrud

Hati Zamrud
Awal Babak Baru


__ADS_3

Setelah mengambil kesepakatan dengan para pejabat kerajaan juga, Raja Leon dan Pangeran Theo setuju memutuskan untuk menyatukan kembali Tanah Cha di bawah kekuasaan Tanah Tan. Mengingat dahulunya tanah itu juga bagian dari wilayah Tan.


Pangeran Theo memilih melepaskan gelar kebangsawanannya dan memakai nama Theo Putra Gareth sebagai gantinya. Setelah menggantikan posisi Frank yang pensiun, sebagai Perdana Menteri Kerajaan, Theo hidup di dalam Istana Tan.


Luisa menyerahkan kehidupan fananya dan meninggalkan Frei serta keluarga Nefendrilnya untuk tinggal di Istana Tan, menemani suaminya, Theo. Luisa diminta Raja Leon untuk menjadi mentor utama bela diri, seni berpedang, memanah, dan berkuda bagi para Perempuan di Istana. Dan Luisa senang sekali menjalankan pekerjaan itu.


Dalam pemerintahannya dan untuk selanjutnya, Raja Leon mencabut larangan perempuan baik dari manusia maupun Nefendril untuk berlatih bela diri dan seni berperang lainnya. Dia justru membuatkan sekolah bela diri dan seni berperang khusus untuk kaum perempuan di setiap desa, dan menempatkan mentor-mentor terlatih di dalamnya.


Theo dan Luisa dikaruniai dua putra kembar bernama, Sean dan Serz. Dimana kedua anak lelaki itu mewarisi mata auburn milik Ibunya, serta rambut hitam kecokelatan dan wajah tampan seperti Ayahnya.


Putri Eloys melepaskan gelar kebangsawanannya dan memilih memakai nama Eloys Putri Julius setelah menikah dengan Eriez Putra Tanus. Mereka memutuskan tinggal bersama di pondok kayu milik mendiang Peramal Harold, Kakek Eriez.


Eloys senang sekali karena dia sudah lama menginginkan hidup nyaman yang jauh dari keramaian dan memiliki udara sejuk di bawah pegunungan. Eriez sesekali datang ke Jurg untuk membantu menjadi mentor di sekolah bela diri, namun dia lebih sering melakukan perjalanannya sebagai Arkeolog, tentu saja dengan ditemani keempat serigala setianya.


Eloys bekerja sebagai penjahit dan menerima banyak pesanan di rumah. Saat senggang, dia akan memberikan pelatihan bahasa isyarat bagi anak-anak penderita bisu dan tuli di dusun tempatnya tinggal. Mengingat selama 22 tahun dia menjalani kehidupan dengan keadaan demikian, maka Eloys ingin memberikan penghargaan dan perhatian bagi anak-anak yang mengalami ketidakberuntungan sepertinya dulu.

__ADS_1


Selain itu Eloys juga bercocok tanam berbagai sayuran dan buah di lahan luas dekat pondok yang masih menjadi bagian tanah milik Peramal Harold. Saat di rumah, Eriez akan membantu istrinya itu bercocok tanam di kebun.


Eriez dan Eloys dikaruniai empat anak. Dua perempuan dan dua laki-laki. Kedua anak pertama adalah perempuan, bernama Kenny dan Tania. Sedangkan dua anak laki-laki lainnya bernama Tanus dan Merdy. Kenny, Tanus, dan Merdy memiliki iris orchid dan rambut hitam seperti Eloys. Sedangkan Tania, hanya dia satu-satunya yang mewarisi iris biru laut dan rambut cokelat keemasan khas Sementy milik Eriez.


Setiap dua sampai tiga bulan sekali, Eloys, Ereiz, dan anak-anaknya diwajibkan untuk pulang ke Istana dan menginap semingguan di sana. Kecuali jika dalam masa tersebut Eloys sedang panen di kebunnya, sedang mengerjakan banyak jahitan, atau Eriez sedang melakukan perjalanan Arkeloginya, maka mereka tidak akan pergi untuk menginap di Istana.


Raja Leon masih belum menemukan wanita yang cocok untuk dijadikannya Ratu. Sehingga Ratu Marry masih memegang jabatan sebagai Ratu di Kerajaan Tan. Dia berpikir bahwa jika sampai usianya tua belum juga menikah dan memiliki keturunan, maka dia akan mengangkat anak lelaki Eloys, Tanus atau Merdy, sebagai Putra Mahkotanya.


Di Kerajaan Tan, meskipun bangsawan atau keluarga Istana melepaskan gelar kebangsawanannya, itu tidak akan berpengaruh kepada anak-anak mereka diberikan gelar kebangsawanan baru oleh Raja.


Tapi rencana itu belum disetujui siapapun, para Tetua Kerajaan maupun Ratu Marry. Ratu masih berharap Raja Leon mau segera menemukan perempuan yang tepat untuk dijadikannya istri dan Ratu di Tanah Tan.


Sam sebagai Panglima Perang Kerajaan sangat sibuk melatih pasukannya dan mengontrol semua lini pertahanan milik kerajaan setiap hari. Dia berangkat sangat pagi, sebelum matahari terbit, dan pulang sangat malam. Jika senggang, dia akan menghabiskan waktu di perpustakaan pribadinya untuk membaca.


Namun sejak anak-anaknya, Yessa dan Teshra, mulai bisa membaca, Sam sering ditemani mereka saat di perpustakaan. Meskipun ketika pulang kedua anak laki-laki dan perempuannya itu sudah tidur, Sam selalu menyempatkan diri untuk mendatangi dan bahkan tidur di samping mereka.

__ADS_1


Tapi akhir-akhir ini, kedua anak yang memiliki selisih umur hanya 1,5 tahun itu lebih senang melambatkan jam tidur malam dan menunggu Ayah mereka pulang untuk menodongnya bermain bersama mereka.


Tentu saja itu membuat, Lily, Ibu mereka, jengkel. Karena Sam menjadi kurang tidur setelah bermain bersama mereka dan keesokan harinya suaminya itu akan bangun kesiangan, terburu-buru, sehingga sering lupa sarapan.


Nyatanya, kehidupan seperti itu membuat Lily bahagia. Dia sudah tak menjadi pelayan lagi dan sibuk mengurus rumah tangga sambil membantu Luisa menjadi mentor di sekolah bela diri dan seni berperang khusus perempuan Istana. Anak tertuanya, Yessa, juga mulai ikut sekolah itu setelah dia berusia 7 tahun. Dan Lily berencana akan mewariskan Pisau Yessa yang diberikan Sam olehnya dulu itu saat anak perempuannya tersebut sudah menyelesaikan pendidikannya di sekolah itu.


Sedangkan untuk Teshra, dia berencana menghadiahkan Pedang Visius dan Buku Legenda Ksatria dan Raja Naga karya Peramal Harold yang diberikan Sam padanya dulu, saat Sang Putra lulus sekolah militer Istana kelak.


Yessa dan Teshra memiliki mata auburn warisan Sam, sedangkan untuk rambut, Yessa mewarisi warna cokelat madu Lily, dan Teshra mewarisi warna cokelat tua Sam.


Yang membuat Lily jengkel adalah, rambut Teshra yang selalu berantakan meskipun dia sudah merapikannya berkali-kali.


Mungkin itu kutukan.


Atau mungkin kutukan yang sebenarnya masih terus berlanjut ke kehidupan selanjutnya?

__ADS_1


[ end ]


__ADS_2