Hesitate

Hesitate
Weekend with you


__ADS_3

Weekend with you


Hari libur yang cerah,tapi tidak secerah hati Asta bagaimana tidak pagi-pagi sekali Dion sudah datang kerumahnya dan mengajaknya untuk menjemput Karin.


Dan disini lah mereka bertiga di taman,weekend ini lumayan banyak orang yang berolahraga atau hanya mencari jodoh.


"Uhhff!gue kayak nya haus deh ahh mau beli minum dulu,lo berdua mau?"tanya Dion yang masih ngos ngosan.


"Gue aja yang beli"kata Asta yang mau beranjak dari duduknya.


"Ehhh ngak lo disini aja bareng Karin,gue aja yang beli"_Dion sambil menahan Asta yang hendak berdiri.


Sebelum pergi Dion membisik ke telinga Asta,yang sontak membuat Asta mengepalkan tangannya.


"Mmm Asta.."panggil Karin,yang dipanggil hanya berdehem tanpa memalingkan pandangnya.


Karin menghela nafasnya sejenak,kenapa rasanya pasokan udara ditaman ini menipis padahal cuacanya baik-baik saja seliuran angin pun menerpa wajahnya.


"Nggak jadi."Ucap Karin dia juga mengalihkan pandangannya kearah lain,sambil sesekali mengehela nafas sebisa mungkin menganggap bawah yang disamping nya hanya sebatas batang pohon.


"Lo udah ngeluarin nafas kasar lebih dari 10 kali,"tiba-tiba Asta berujar seperti itu dan memecahkan keheningan diantara mereka berdua.


"Oh yah lo ngitung nafas gue?"Karin membalikan pandangannya mengehadap Asta dengan semangat.


"Berarti dari tadi lo per.."


"Nggak nafas lo ganggu"ujar Asta yang memotong ucapan Karin,dan beranjak duduknya untuk melanjutkan lari paginya.


Tapi Karin masih melongo ditempat apa kah ia sedikit berlebihan..


"Lo mau lari,apa duduk duduk aja"tanya Asta yang sudah mulai jauh.


Karin yang mengerti pun langsung lari menyusul Asta.


Dan mereka melupakan seekor curut yang sedang mencari minum.


"Lah mereka kemana?"bingung Dion yang sedang membawa seplastik minuman ditangannya.


🖌🖌🖌🖌


Asta dan Karin sedang melanjutkan lari pagi tidak ada percakapan sepanjang jalan,apa mereka akan akrab.


"Tunggu."Karin menghentikan langkahnya,mau tak mau Asta pun menghentikan langkahnya


"Kayak ada yang ketinggalan?"


Asta hanya mengerenyitkan keningnya tak paham.


"Dion"ujar Karin lagi"Dion kita tinggal Ta"ucap Karin yang baru ingat


"Dia udah gede,dia bisa pulang sendiri"ujar Asta sambil duduk disalah satu bangku taman dan Karin mengikuti nya tapi Asta beranjak lagi.


"Mau kemana?"


"Beli minum,lo disini aja"


Karin merasa setelah kejadian itu rasanya sudah beda,ia selalu canggung bila dekat Asta.


Tidak lama Asta kembali membawa dua botol minuman dan memberikannya pada Karin.


"Thanks."

__ADS_1


Asta tak menyahuti ia lantas meminumnya,,, deringan ponsel memecahkan keheningan diantara mereka.


"Hallo ma,"


📞"Kamu dimana Asta"


"Asta kan udah bilang Asta lari pagi".


📞"Cepet pulang"


"Oke Asta pulang sekarang".


Setelah Asta memutuskan panggilannya, ia beranjak dari duduknya.


"Gue balik duluan"ujar Asta


"Gue ikut"kata Karin yang sudah ada dibelakang Asta.


"Kemana?"


"Ke rumah lo"ucap Karin sambil menggigit bibir bawahnya.


Asta hanya cuek dan melanjutkan langkahnya "oke."Ucap Asta yang sudah mulai menjauh dan Karin langsung mengejar nya.


🖌🖌🖌🖌


Akhirnya Karin ikut kerumah Asta,daripada di rumah gabut.


Saat masuk ke rumah Asta,deretan foto keluarga terpajang disana ditembok putih.


"Lo seharusnya pulang dulu Rin,"ujar Asta"gue mau mandi dulu"lanjutnya


Karin melihat dirinya yang masih memakai kaos navy dan celana traning jangan lupa kan keringat didahinya.


"Yah gagal lagi gagal lagi"ucap Wanita paruh baya yang memakai celemek dan jangan lupakan seloyang kue ditangan nya.


"Mama lagi ngapain"tanya Asta.


"Kamu baru pulang,bantuin mama bikin kue"


"Ngapain susah-susah buat beli aja Ma"ujar Asta kesal,menurut nya sesuatu hal yang merepotkan.


"Nggak mama mau buat cepet mandi nanti bantuin mama"


"Asta gak bisa bikin kue"sahut Asta,Mama nya ini selalu membikin hal hal yang tidak di sukai nya.


"Hanya membantu "


Karin yang melihat pertengkaran kecil diantara ibu dan anak itu hanya menundukkan kepalanya saja sebelum Mama Asta mengetahui anaknya membawa anak gadis kerumahnya.


"Asta itu siapa,Oh Karin"ucap Lita yang baru menyadari keberadaan Karin.


Asta sepertinya tak niat untuk menjawab ia malah pergi untuk membersihkan dirinya,meninggalkan Karin begitu saja.


"Ckckck Si Asta emang suka gitu,ninggalin anak manis gitu aja,"lalu Mama Asta tersenyum.


"Kamu mau bantuan mama Lita?"Ujar Lita.oh namanya Lita


"Hah"Karin bingung


"Oh iya kamu mandi dulu geh"Suruh Lita yang membuat Karin semakin bingung.

__ADS_1


"Kamu mandi dikamar tante"


"Mandi"


"Iya manis,pasti nggak nyaman baju kamu bau keringet"


Karin mengendus bajunya sendiri memang sedikit bau.


"Tapi Karin nggak bawa ganti?"


"Pake baju tante banyak ayo tante anterin sekarang kita teman,"Karin pun hanya menganggukkan kepalanya saja.dan mengikuti Mama Lita.


🖌🖌🖌🖌


Asta yang sudah membersihkan badannya dan sudah berpakaian santai,ia hanya memakai kaos hitam tangan pendek dan celana jeans pendek.


Saat sedang ingin merebahkan badannya ia mendengar suara orang tertawa nyaring dari luar,kalo suara yang paling nyaring Asta sudah hafal dan tau pasti itu mamanya.


Asta memegang telinganya benar-benar berisik mereka sedang apa,Asta lupa ia pulang tak sendiri.


Asta keluar dari kamarnya ia ingin melihat Mama nya sedang apa bersama Karin.setelah Asta sampai dibawah ia hanya melihat dua orang wanita yang sedang memakan Kue,sambil berbincang sesekali Mamanya tertawa,tanpa sadar Asta tersenyum.


"Tante seneng banget Asta bawa cewek lagi"Kata Lita,yang berhasil membuat Karin kepikiran berarti sebelum dirinya Asta sudah pernah bawa cewek dong.


"Jadi As.."


"Husst orangnya ada nanti kita disangka ngegosipin dia"Perkataan Karin terpotong, padahal tadi niatnya mau bertanya.alamat ia tak bisa tidur malam ini.


"Mama nggak jadi bikin kue"tanya Asta yang sudah duduk dimeja makan bareng mereka berdua.


"Nggak jadi mama beli aja di online."jawab Lita,Asta hanya mengangguk saja.


"Mm tante Karin kayaknya mau pulang udah siang."


"Yah tante belum cerita banyak lo."ujar Lita kecewa, sudah lama ia tak pernah ngobrol se santai ini.


"Nanti Karin kesini lagi deh,main."


"Janji yah!""Lita menjulurkan jari kelingkingnya yang disambut dengan Karin dan senyum manisnya.


"Oke,Asta sekarang kamu anter Karin kerumahnya dengan selamat."


Asta hanya mengangguk dan beranjak untuk mengambil kunci motornya.


Asta keluar ternyata mereka sudah ada diluar,Asta mengeluarkan motornya di garasi.


"Tante nanti Karin kembalikan bajunya yah."


"Nggak usah buat kamu aja".


Asta tidak sadar Karin memakai baju mamanya,ia memakai dress biru langit sepaha seperti mamanya masih muda.


"Karin pamit."karin berpamitan dan ia Sekarang sudah naik ke motor Asta.


"Asta pelan-pelan bawa motornya."


Asta tak menghiraukan mamanya ia langsung melajukan motornya.


                          ~~ TBC ~


Sorry typo😂

__ADS_1


                         


__ADS_2