Hesitate

Hesitate
Karin VS Cherry


__ADS_3



Untuk pertama kali nya Karin telat datang ke sekolah karena ia selalu memikirkan niatan mama nya untuk menikah lagi dan hal itu membuat Karin tidak bisa tidur alhasil ia telat.



Dan harus di hukum untung hukumannya tidak berat hanya membersihkan toilet dengan siswa yang lain karena telat.



Karena tidak seorang diri membersihkan toilet jadi hukuman ini cepat selesai dan Karin bisa kembali ke kelas dan tidak ketinggalan jam pertamanya.



"Rin kok lo bisa telat?"bisik Rika di samping nya.



Karin melirik Rika sekilas setelah itu ia menjawab dengan suara bisikan lagi karena takut ketahuan oleh guru yang sedang menjelaskan materi.



"Gue tidurnya malem."jawab Karin setelah itu Rika tidak bertanya lagi.



🖌🖌🖌🖌🖌



"Asta jangan lupa pulang sekolah Karin.."



"Iya gue tahu.."ucap Asta yang memotong ucapan Dion sembari melukis di kanvas nya.



Karena ada guru yang di mengajar jadi kelas nya free alias jamkos.



Dion yang sedari tadi memperhatikan Asta yang sedang melukis,Dion mengerenyitkan alisnya karena melihat apa yang Asta lukis.



"Lo ngelukis si..."



"Jangan sok tahu deh lo Yon.."ucap Asta cepat sebelum Dion menebak nya.


__ADS_1


"Coba lo lukis wajah depan nya jang dari belakang kok gue kepo yah..."Dion terus menelisik siapa yang sedang Asta lukis.



"Woy Rahmat lo mau ikutan nggak..."teriak Tono dari arah belakang



Yang membuat Dion mengalihkan atensi nya dari lukisan Asta.



"Iyah gue ikutan tunggu Ton..."Dion langsung menghampiri mereka yang sedang main ABC.



"Untung Dion orangnya oon."gumam Asta



🖌🖌🖌🖌🖌



Bell pulang telah berbunyi itu tanda nya seluruh Siswa saat pulang ke rumah masing-masing tapi tidak yang masih mempunyai kepentingan di sekolah mereka harus menyelesaikan urusannya terlebih dahulu.



Begitupun dengan Karin memang tidak ada urusan dengan sekolah tapi ia masih mempunyai urusan di dalam sekolah ini.




Sedari tadi wajah Karin tidak semangat sesekali juga ia menghela nafas lelRio



Rika yang sedari tadi bersama Karin ia jadi khawatir dengan Karin.



"Rin lo ngga papa?"



"Nggak gue nggak papa kok.."jawab Karin



"Kalo misalkan lo lagi nggak enak badan nggak usah.."



"Nggak Rik gue sehat ayo Ha..."ucap Karin yang tiba-tiba semangat dan melangkah keluar meninggalkan Rika seorang diri tapi setelah itu Rika langsung mengejar Karin.

__ADS_1



.


.


.


.


.


.


.



Karin memasuki lapangan basket dengan Rika yang berada di samping nya tak lama kemudian di belakang mereka ada Dion tapi Asta tidak ada kemana.



Dan saat mereka bertiga menginjakan kaki nya di lapang basket Cherry dengan angkuh menyambut mereka terutama Karin...



Cherry menyilangkan tangannya di depan dada ia berjalan melangkah ke hadapan Karin.



"Gue kira lo nggak akan dateng.."ujar Cherry yang membuat Karin memutar mata nya jengah.



"Karin nggak se pengecut itu.."seru Dion yang saat ini berada di samping kiri Karin.



"Emang nya kayak pacar lo.."ucap Karin yang menyinggung Raka.



"Cihh..."Decih Cherry sembari memutar tubuhnya dan berjalan ke tengah lapangan."Rio cepet lo lempar bola nya."teriak Cherry ke pada Rio yang anggota basket dan ternyata masih teman Raka.



"Awas aja tuh kalo si Rio nggak fair..."ujar Dion sambil duduk di kursi penonton bersama Rika.



Tidak ada orang lain lagi selain teman Karin dan teman Cherry satu lagi si Rio



Setelah itu Rio melemparkan bola basket ke atas itu tanda nya pertandingan telah di mulai.

__ADS_1



~~~~~~~ TBC ~~~~~


__ADS_2