Hesitate

Hesitate
Gosip


__ADS_3

🎨HAPPY READING🖌


Setelah kejadian di Bandung, banyak gosip beredar tentang hubungan Karin, Asta dan Raka.


"Kan gue waktu itu sekamar sama si Karin, terus tiba-tiba Asta dateng dong."


"Terus terus....."


"Dan saat itu yang buka pintu gue, terus dia nanyain Karin."


"Terus, mereka ngomongin apa?"


"Terus tuh....


"Hustt Karin dateng."lalu setelah itu mereka mengalihkan pembicaraan dengan topik yang berbeda.


Karin yang tahu sekumpulan temannya yang suka bergosip itu, memutarkan bola matanya malas lalu menaruh tasnya ke meja dan tertidur di sana.


********


"Asta woi santai napa jalannya...."sepanjang jalan menuju kelas Dion selalu berteriak di belakang Asta. Pasalnya Asta berjalan seperti orang yang tengah di kejar sesuatu.


"Huhh capek gue."Ujar Dion sembari duduk di kursinya.


"Lin, gue pinta minum lo dong."pinta Dion pada teman perempuan nya, yang duduk di depan nya.


Bukannya di kasih Dion malah mendapatkan pukulan dari buku paket yang tebal dan buku itu mendarat di kepalanya.


"Lo itu cowok."


"Emang kenapa kalo gue cowok."


"Iyah nggak etis banget minta minum ke cewek, nanti bibir bekas lo minum terus nempel di botol minum gue."


"Emang kenapa kalo nempel."Dion bertanya dengan polos yang membuat Lina semakin kesal.

__ADS_1


"Secara nggak langsung lo ciuman sama gue..."jawab Lina sembari menghujami Dion dengan pukulan.


"Aw aw.... Oke oke gue nggak jadi haus kalo gitu."


Setelah beberapa menit akhirnya guru pun masuk dan mulai mengajar sampai dua jam. Setelah pelajaran usai Bel istirahat pun berbunyi, seluruh Siswa pun langsung menuju ke kantin. Beda hal nya dengan Asta, Asta malah menyuruh Dion untuk membelikan nya Pop mie dan membawanya ke gudang.


********


Saat Dion sedang mengantri ada yang menepuk pundaknya, dan ternyata itu Karin.


"Asta mana?"tanya Karin sembari celingukan mencari keberadaan Asta.


"Di tempat biasa."jawab Dion


"Di taman?"


"Bukan."


"Di belakang sekolah."


"Bukan."


"Emang Asta hantu."ujar Dion sembari membayar pesanannya.


"Ishh Yon, Asta mana.."tanya Karin kesal karena Dion seperti tidak mau memberi tahu. Setelah itu Dion tidak menjawab pertanyaan Karin, lalu melangkah keluar dari Kantin mengabaikan pertanyaan Karin.


Karin yang melihat Dion sudah keluar, cepat-cepat mengejar Dion dengan membawa Pop mie di tangannya.


Dengan susah payah akhirnya Karin berhasil mensejajarkan langkahnya dengan Dion.


"Yon Asta dimana."


"Ini tempat rahasia jadi lo ngomong nya jangan keras-keras."ujar Dion memberitahu Karin, Karin pun mengangguk sebagai tanda persetujuan.


"Gudang."bisik Dion pelan.

__ADS_1


"Hah gudeg."pasalnya suara Dion di telinganya samar-samar karena suaranya tumpang tindih oleh suara Siswa yang lain.


"Ikut gue."ujar Dion dengan suara normal kembali.


Akhirnya Karin mengikuti Dion, dan sampai lah mereka ke tempat itu.


"Gudang, Asta di gudang."Dion tidak menjawab melainkan menyuruh Karin untuk membuka pintu gudang itu, pasalnya tangan Dion penuh dengan dua Pop mie di tangannya.


Setelah pintu terbuka Karin dan Dion pun masuk, Karin terkesima melihat gudang yang begitu rapih dan bersih.


"Nih Ta,"Dion meletakan Pop mie itu di meja dekat Asta yang sedang melukis di kanvasnya.


"Woi Karin sini."


Asta yang melihat Karin berada di gudang terlihat tidak suka, tapi setelah itu Asta langsung mengabaikannya dan mulai memakan mie nya.


"Rapih banget gudangnya."


"Iyalah siapa dulu yang beresin gue."ucap Dion bangga terhadap dirinya.


"Ekhmm.."


"Gue dan Asta."lanjut Dion setelah mendengar deheman dari Asta. Apalagi hari ini rasanya Asta lebih dingin dari hari-hari sebelum nya dan hal itu menakutkan.


Karin mendekat ke arah Asta.


"Asta gue mau minta maaf soal...


"Gue mau keluar dulu beli minum."ujar Asta sembari berdiri dari duduknya.


Dion langsung menahan Asta.


"Biar gue aja, inget gue kan Asisten lo."tapi ucapan Dion itu tidak di hiraukan oleh Asta, Asta menabrak tangan Dion yang menghalangi Asta melangkah.


Setelah Asta keluar dari gudang yang tersisa hanya Karin dan Dion yang saling pandang. Asta benar-benar menakutkan.

__ADS_1


TBC.



__ADS_2