Hesitate

Hesitate
H-1


__ADS_3

🎨Happy ReadingπŸ–Œ


H -1


Dion sedari tadi menghela nafas karena Asta. Yang entah kenapa jadi cowok yang ribet, Sebelum Dion ke rumah Asta. Terlebih dulu, Asta terus menelepon dan menerornya dengan pertanyaan tentang barang bawaan apa yang harus di bawa. Lalu Asta menyuruh Dion untuk langsung ke rumah nya. Iya, Dion memaklumi kenapa Asta jadi cowok yang ribet seperti saat ini karena ini baru pertama kali Asta mengikuti study tour tapi ini hanya Study tour.


"Sumpah yah Ta, lo cuman harus bawa buku doang,"


"Gue nggak harus bawa baju ganti gitu,"ujar Asta sembari memasukan bajunya ke dalam tas ranselnya.


Dion yang berada di daun pintu, tiba-tiba termenung.


"Iya, yah bawa jangan,"


"Waktu SMP gue ikut Study tour ke Museum yang ada di bogor itu, Gue cuman bawa baju kelas doang, itu juga gue nggak bawa langsung di pake terus pake jaket."


Asta yang mendengar perkataan Dion tadi, langsung mengambil kembali baju yang sudah masuk ke dalam tas nya.


"Jadi cuman bawa buku doang gitu?"Asta saat ini seperti anak berusia lima tahu.


"Bawa aja yang menurut lo penting,"ujar Dion sembari melangkah ke ranjang lalu merebahkan diri di sana.

__ADS_1


Asta mengangguk mengerti, Asta sudah memutuskan untuk membawa Kameranya, itu hal penting yang harus di bawa menurut nya.


πŸ–ŒπŸ–ŒπŸ–ŒπŸ–Œ


Sedangkan di tempat lain Karin juga sedang bingung, harus pakai baju apa untuk besok ke Bandung.


"Mm...pake apa yah?"ucap Karin bingung, telunjuk Karin sembari mengetuk-ngetuk keningnya.


"Coba pake yang ini,"Karin mengambil baju top crap rajut, "Eh, nggak deh."lalu mengembalikan lagi baju itu ke atas ranjang, dan Karim terus-terusan melakukan hal itu ke setiap baju yang berada di atas ranjang, atau Karin mengambil langsung ke dalam lemarinya.


"Akhhh bodoh lah, yang mana aja."teriak Karin frustasi lalu menjatuhkan dirinya ke tumpukan baju yang belum selesai di pilih, Karin melirik jam walker yang berada di meja dekat ranjangnya.


πŸ–ŒπŸ–ŒπŸ–ŒπŸ–ŒπŸ–Œ


Bus rombongan yang akan menjemput mereka ke Bandung sudah siap, tinggal menunggu Siswa yang belum dateng.


"Lama banget."celetuk Asta yang mulai pegal berada di barisan.


"Gue udah bilang kan Ta sama lo, kalo kita berangkat nya telatin dikit."ujar Dion, "Inget gue udah pernah ngalamin."ujar Dion mengingatkan Asta.


Tapi Asta menggapai perkataan Dion dengan hanya memutar bola matanya malas. Tak lama kemudian instruksi guru pemandu menyuruh mereka untuk naik ke Bus masing-masing.

__ADS_1


"UNTUK SELURUH SISWA SILAHKAN MASUK KE DALAM BUS NYA MASING-MASING."suruhnya menggunakan toa.


"Awas inget yang tertib,"ujarnya.


Asta melihat ke barisan kelas Karin yang mulai memasuki Bus, tapi ada yang aneh yaitu sosok Raka yang berada di barisan kelas Karin.


"Woy Astaga cepetan masuk."suruh Dion, Asta tersentak lalu langsung masuk kedalam Bus.


Setelah masuk Asta bertanya ke Dion.


"Yon, Kenapa si Raka ada di kelas Karin."tanya Asta sesudah meletakan tas nya.


"Karena kan kelas 12 juga ikut, tapi yang waktu tahun lalu yang nggak ikut doang sih jadi gantinya tahun ini."kata Dion.


"Lo liat tuh di belakang, itu isinya kelas tiga."lanjut nya.


Setelah mendengar perkataan Dion, Asta memilih untuk memasang earphone lalu tidur.


**TO BE CONTINUE


SEE YOU DI BANDUNGπŸ€—πŸ˜**

__ADS_1


__ADS_2