
Karin sekarang sedang didepan cermin bukan dandan sih dia sedari tadi hanya memegangi wajahnya.ia tidak menyangka akhirnya bisa jalan bareng dengan Asta tanpa ada si curut Rahmat.soalnya tahun kemarin Karin pernah ikut juga ke pameran tapi bukan berdua tapi bertiga sama si Dion.
Karin memakaiย dress putih sepaha ia juga memakai jaket jens,bawahnya ia memakai sneaker warna putih.
Tidak lupa juga Karin membawa ukulele nya.karena dia juga akan menyanyi di sana.
"Non ada yang nungguin didepan"teriak Bi Siti dari luar
"Iya Bi bentar."jawab Karin,sembari merapihkan rambutnya.
"Oke siapp"
Setelah itu Karin keluar dari rumahnya,benar Asta sudah menunggu nya,cowok itu selalu rapi memakai jaket jens berwarna hitam dan kaos putih dengan bawahan celana jeans tak lupa sneaker.Dan tidak lupa juga Kamera yang melingkar di lehernya.
Dalam hati Karin hanya ada satu kata yaitu perfect.
๐๐๐๐
.
.
.
.
.
Mereka berdua sudah ada dijalan.suasana hening hati Karin sudah berdebar sedari tadi padahal ia hanya dibonceng Asta.
"Kenapa?"tanya Asta yang membuat kening Karin mengernyit tidak mengerti.
Asta kalo nanya setengah-setengah membuat lawan bicaranya sedikit susah untuk mengerti pertanyaan.
"Kenapa apanya,"Karin malah balik bertanya.
"Kenapa lo bawa gitar kecil."dan akhirnya pertanyaan Asta lengkap.
"Ohh,nanti gue mau nyanyi."jawab Karin
"Nyanyi dimana,"Asta lagi-lagi bertanya
"Di pameran."
"Aneh,"ucap Asta yang lagi membuat Karin bingung
"Iya kan nanti dipameran ada festival musik kayak tahun kemarin itu."
Tiba-tiba Asta menginjak rem nya yang sontak membuat kendaraan beroda dua itu berhenti.
"Lo bilang festival?"tanya Asta
"Iya"jawab Karin polos
"Jadi sekarang kita bukan ke pameran tapi festival,"
"Pameran Asta tapi ada acara musiknya sama ada mm_ apa yah hiburan yang lainnya juga."
"Itu namanya festival"
"Nggak bukan apa yah, pameran lukisan juga ada kok"
"Sama aja"
"Yaudah sih gak papa yang penting ada pameran nya"ucap Karin kesal.
"Gue maunya pameran yang asli hanya ada pameran doang."sekarang Asta tampak kesal,ia seperti dibohongi.Asta malas bertemu banyak orang pasti tempatnya ramai.
"Yaudah maaf,"
"Sekarang lo turun."suruh Asta
"Hah!"Karin tak menyangka Asta akan setega ini sama perempuan.Karin turun dari motor Asta,Karin putar balik lebih baik ia balik lagi ke rumah meminta anterin ke supir mamanya.
Baru beberapa langkah Asta memanggilnya.
"Karin.."Sontak Karin berhenti
"Iya Asta."jawab Karin sambil tersenyum
"Dorong motor gue betus."kata Asta to the poin
Karin Kira Asta marah dan ia akan ditinggal seperti cerita di sinetron yang selalu ia tonton.
"Aata.tapi gu...e"
"Dorong Rin motor gue berat"kata Asta sekali lagi.
Karin dengan berat hati berjalan ke arah Asta dan mendorong motor nya.
Dengan berat hati Karin mendorong motor Asta,motor Asta seperti motor pergunungan gitu,kayak motor trill.
Aneh motor kayak gini juga bisa betus..
Karin gelisah takut acaranya akan mulai ia takut terlambat.
"Ta masih jauh ngga?"
Asta mengedihkan bahunya pertanda tidak tau.
Ponsel Karin berbunyi.
'๐Hallo Rin
"Iya Lin"
๐'Lo dimana acaranya mau mulai suara di sebrang sana,dengan nada gelisah'
"Gue masih dijalan"
Karin berbicara ditelepon dengan temannya tidak sengaja Asta mendengar nya.
"Lo duluan aja"sahut Asta.
"Beneran"
"Hmm"
"Gue duluan yah Asta.."dengan berat hati Karin meninggalkan Asta.
๐๐๐๐๐
"Mana sih,Karin lama banget."ucap Celine wanita yang setengah bule yang sudah lama menjadi manager Karin. itu tampakย risau setiap detik ia selalu melihat kearah jam yang melingkar yang ada ditangannya.
"Hosh hosh Maaf lin"ucap Karin ngosngosan.
Celine memutar bola matanya malas
"Udah cepet sekarang lo masuk,2 menit lagi mulai"
"Oke"Karin lari kedalam untuk bersiap siap,sang manager Celine mengikuti dari belakang.
Tak lama Karin kembali lagi
"Gitar gue ketinggalan gimana dong?"
"Dasar lo."Celine menjitak kepala Karin
"Gimana,"Karin bertanya dan mengikuti,Celine kedalam
"Pake properti aja."ujar Celine sambil memberikan gitar
"Emang boleh?"
"Bolehlah pake aja daripada lo ngga tampil,nanti ngga dapet ini,"Celine memetik tangannya yang mengisyaratkan uang.emang dasar Celine pikirannya uang doang
__ADS_1
"Oke dehh."Karin
๐๐๐๐
" yon lo dimana?" tanya Asta pada Dion di sebrang sana.
Asta menelepon Dion karena cuman Dion yang bisa menolongnya
'๐Di rumah ganggu aja lo'ujar Dion kesal dari sebrang sana
"Lo sekarang kesini kejalan ........gue tunggu"
๐'Tapi gu..e'Asta langsung memutuskan panggilannya.ingat Asta orang yang masa bodo.
Bodo amat orang lain menderita asalkan dia nggak๐.Asta bilek:)
Asta menunggu Dion di bengkel,ia harus mengantarkan gitar Karin.
kenapa juga ditinggal kalo tidak ditinggal Asta pasti langsung pulang,ia tidak mau ke festival lagi tahun lalu juga ia tidak menikmatinya. Suasananya tidak cocok untuk Asta yang seorang introver.ia lebih suka kedamaian dan ketenangan.
Akhirnya Dion datang tapi tidak membawa motor melainkan mobil,Dion turun dari mobil dan menghampiri Asta,Asta langsung menyambar kunci yang ada ditangan Dion
"Gue pinjem mobil lo,lo tunggu gue disini"setelah itu Asta langsung naik ke mobil dan melaju tanpa mendengarkan ocehan dari Dion
"Asta woii Asta ASTAGA aaaa....."teriak Dion
"Temen laknat loo"teriak Dion dengan sumpah serapahnya"Gak sopan"
๐๐๐๐
"Rin cepet"kata Celine
Karin naik ke panggung ia melihat,penontonnya yang lebih daripada tahun kemarin,beberapa kali Karin menelan Saliva nya untuk menetralkan rasa gugupnya,semoga ia tak mengecewakan.
Ia mulai mengetik gitarnya menyanyikan lagu All Of Me dari John Legenda.
What would I do without your smart mouth
Drawing me in, and you kicking me out
Got my head spinning, no kidding, I can't pin you down
What's going on in that beautiful mind
I'm on your magical mystery ride
And I'm so dizzy, don't know what hit me, but I'll be alright
My head's under water
But I'm breathing fine
You're crazy and I'm out of my mind
โCause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I'll give my all to you
You're my end and my beginning
Even when I lose I'm winning
โCause I give you all, all of me
And you give me all, all of you
How many times do I have to tell you
The world is beating you down, I'm around through every move
You're my downfall, you're my muse
My worst distraction, my rhythm and blues
I can't stop singing, it's ringing, I my head for you
My head's under water
But I'm breathing fine
You're crazy and I'm out of my mind
โCause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I'll give my all to you
You're my end and my beginning
Even when I lose I'm winning
โCause I give you all of me
And you give me all, all of you
Cards on the table, we're both showing hearts
Risking it all, though it's hard
โCause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I'll give my all to you
You're my end and my beginning
Even when I lose I'm winning
โCause I give you all of me
And you give me all of you
I give you all, all of me
And you give me all, all of you
Tapi ditengah tengah lagu mata Karin menangkap seseorang,Karin kira ia tak mau kesini ia juga membawa gitarnya.
Karin melanjutkan lagunya sampai selesai dan semua orangย bertepuk tangan.
"Hufttttss"Karin menghela nafas panjang akhirnya selesai.
Karin kembali kebelakang panggung
__ADS_1
"Keren Rin.."puji Celine mengacungkan jempolnya tepat dihadapan Karin
"Basi!"ujar Karin
"Yuk kita makan Rin laper nih"ajak Celine
Karin dan Celine keluar dari festival musik
"Gitar lo."_ucap Asta yang tiba-tiba muncul.dan membuat karin kaget.
"Thanks Ta"ucap Karin
Setelah Asta memberikan gitar Karin,lantas Asta pergi tanpa kata.
"Eh Ta tunggu"Karin ingin mengejar Asta tapi Celine menahannya
"Lepas Lin"Kata Karin
"Itu Asta yang lo ceritain"
"Iyah lepas"
"Manis"Ucap Celine sembari tersenyum sendiri dan Karin buru-buru mengejar Asta.
๐๐๐
"Asta tunggu,ihh cepet banget sih"ucap Karin yang sekarang sudah ada disebelah Asta tapi masih mengatur nafasnya.
"Lo mau kemana?"tanya Karin
"Pulang"jawab Asta datar
"Asta gue anterin lo ke pameran yuk"ajak Karin semoga Asta mau.Asta membalik lagi langkahnya masuk kearah festival,Karin mengerutkan keningnya.
"Lo mau kemana?"
"Pameran."
Lantas Karin pun mengikuti Asta.
Sekarang disinilah mereka di pameran, banyak sekali beberapa lukisan yang dipajang.
Sebenarnya Karin bosen dengan melihat-lihat pameran seperti lukisan menurutnya membosankan,apalagi ia hanya mengikuti Asta dari belakang.
Tapi beda halnya dengan Asta ia seperti antusias bahkan sesekali memotretnya dengan kamera yang selalu ia bawa.
"Lukisan ini ngga ada gambarnya cuma coretan coretan doang."ucap Karin.dan ternyata ucapan Karin menarik perhatian Asta.
"Ini namanya Abstrak."jawab Asta
"Gue juga bisa bikin kayak gini."kata Karin dengan bangga.menurutkan Karin melukis Abstrak hal yang termudah yang bisa ia lukis
"Walaupun hanya coretan atau apapun kata lo,tapi lukisan yang seperti ini maknanya lebih mendalam daripada lukisan yang terlihat nyata,lo nggak bisa ngelukis asal asalan walaupun hasilnya bagus tapi lukisan itu nggak hidup dan nggak ada artinya percuma."kata Asta. Karin yang mendengar itu menganga Asta mampu berbicara lebih dari 10 kata.
Setelah lama berkeliling melihat lihat lukisan akhirnya mereka keluar.
dan disinilah mereka makan nasgor, yang ada di festival.
"Gue baru tau kalo lo bisa nyanyi."ujar Asta sambil mengunyah nasi gorengnya
"Astaga Ta."lagi-lagi Karin mengucapkan kata terlarang itu,sontak membuat Asta menatapnya tajam
"sory sory mm maksud gue Asta,
Lo kenal gue satu tahun kan."ucap Karin antusias
Asta hanya menggelengkan kepalanya, menurut Asta Ia mengenal Karin mungkin baru baru ini saat dia selalu merengek ingin dilukis olehnya.
"Oke lupain,asal lo tau gue sering mengcover lagu-lagu orang terus diupload di YouTube"_semua orang juga tau kali,Karin menelen nasi goreng lalu minum dan melanjutkan perkataannya
"emang lo ngga pernah liat YouTube?"
"Ngga."jawab Asta jujur
"Masa gak pernah nonton apa gitu."
"Males,bikin orang kaya."lagi-lagi Asta berbicara jujur.
"Uhkkk"Karin tersedak ia lantas meminum air lagi,emang cowok kayak Asta cowok yang anti sosial media,di dunia nyata aja Asta susah bersosialisasi apalagi di sosmed.dan apa katanya tadi bikin orang kaya,setelah ini Karin mengerutuki dirinya karena sudah suka sama cowok modelan kaya Asta Ga.
Mereka menghabiskan makanannya lalu membayarnya Asta bayar duluan,Karin kira Asta akan mentraktirnya tapi nyatanya tidak.
Apa jangan-jangan Asta orangnya pelit.batin Karin yang mulai suudzon.
"Gue ngga bisa anterin lo pulang."ucap Asta,mereka sekarang akan pulang tapi tidak bersama.
"Oke ngga papa."kata Karin memarkan senyumannya,tapi setelah itu ia menundukkan kepalanya kecewa
"Gue cariin lo taksi yah."kata Asta lagi,Asta bukan laki-laki yang membiarkan seorang gadis pergi begitu saja ia masih mempunyai hati.
Setelah Asta menemukan taksi,Karin masuk kedalam,Karin hampir berpikir Asta cowok yang tidak punya balas kasihan mungkinย tadinya.
Karin melambaikan tangannya
"Gue duluan.."
"Iya."
๐๐๐๐
Dari tadi Dion menyumpah serapah Asta,semua hewan telah ia sebutkan.
"Mas semuanya jadi 200k."kata abang bengkel
"APA."ucap Dion kaget.Asta bener-bener seharusnya ia tadi dirumah saja dan melanjutkan gamenya yang hampir naik level.
Semuanya kacau karena Asta menelponnya,kenapa Dion tidak menolak saja.
"Semuanya jadi 200 ribu"ucap sekalilagi abang bengkel
"Mas masa 200 ribu mahal banget,cuman nambal doang"sergah Dion.
"Mas ini Ban bukan Ban biasa,Ban nya mahal susah di tambal nya."
Dion merogoh saku celananya dengan kesal dan memberikan 2 lembar uang 200 ribu.untung Asta punya teman suka menabung.
Tak lama Asta datang,lagi lagi ia tak memperdulikan ocehan Dion.
Asta memberikan kunci Dion yang langsung di terima Dion dengan berdecak kesal.
"Thanks."Ucap Asta sembari menepuk pundak Dion dan mengambil kunci motornya.
"Gitu doang,lo punya utang sama gue Ta."Sahut Dion,tapi tak dihiraukan oleh Asta yang sudah nangkring di atas motornya dan bersiap pergi.dan meninggalkan Dion.
"ASTAGAAAAAA MATI AJA LOO.."teriak Dion kesal dan nafasnya yang tak beraturan.
"ehh jangan mati deh entar siapa yang ngasih contekan sama gue."
"NGGAK MAU TAHU GUE TRAKTIR GUE DI SEKOLAH ASTAGAA..."
.
.
.
.
.
.
~~~~ TBC ~~~~
****WARNING****.
__ADS_1
**Jangan mengucapkan kata Astaga dihadapan Asta.Karena menurut Asta itu sebuah penghinaan nama.
Karena nama Asta.Asta Galuh Nugraha.๐๐**.