
"Yon ambilin gue kuas di laci,yon."Panggil Asta.
sekarang Asta sedang melukis di kamarnya.
"Kemana tuh anak?"ucap Asta setelah melihat sekitar nya ternyata Dion tidak ada
Asta mengambil sendiri kuasnya yang ada di laci.
*katanya mau jadi Asisten nya disuruh ngambil kuas doang udah nggak ada tuh orang.batin Asta*
Tadi Dion masih ada di kamarnya sembari main PS tapi sekarang tidak ada.
Asta melukis di balkon rumahnya menghadap ke langit ia paling suka angin malam.
"Wishhh....."Asta tersentak karena kehadiran Dion yang tiba-tiba.
"Kemana lo,"tanya Asta
"Ciee kangen,,"goda Dion sambil membawa beberapa cemilan
"Jijik gue.."Kata Asta ketus
"Ta lo ngga capek apa ngelukis yang sama,lo seharian ngelukisnya burung aja mana sama kayak yang di kamera lo,sekali kali lukis teman lo yang langka ini Sta.."
"Males.."
Sekarang Asta masih berkutat dengan lukisan dua ekor burung yang sama yang ada di kameranya padahal disekolah ia sudah menggambarnya,sekarang ia melukis lagi,memang Asta tak pernah bosen untuk urusan melukis.
**Drettt**
bunyi ponsel Asta,Dion yang berada dekat kasur dan dekat dengan keberadaan ponsel Asta.yang membuat dia risih dengan suaranya yang terus berdering meminta untuk diangkat.akhirnya Dion angkat tapi..
π"**Astaa**..."Β teriak seorang cewek di ponsel Asta.
"Astagaa.."kaget Dion, sampai-sampai ia berteriak karena kaget,volume saja belum ia besarkan tapi suaranya sudah nyaring.
Asta yang mendengarnya melirik kearah Dion tajam.
"Soryy nih hape lo bunyi terus gue angkat,eh ada suara kuntilanaknya."Dion memberikan ponsel itu ke pemiliknya.
π"Astaa"
"Apa"
π"Lo ingkar janji"
"Apa"
π"Lo ingkar janji sama gue.ishh nyebelin banget sih"
"Apa"
π"Apa apa tadi bilangnya iya,tapi lo ninggalin gue.. Asta"
"Terus"
__ADS_1
π"Ishh pokoknya besok lo harus lukis gue"
"Iya,tapi gue ngga janji"
π"Pokoknya besok kalo lo ingkar lagi gue bakal ke rumah lo.."
"Jangann"
π"Bodo gue...."
**tut tut tut**
belum sempat Karin melanjutkan bicaranya Asta sudah mematikan telepon nya.
"Siapa itu,"tanya Dion
"Karin."jawab Asta
"Kayak nya si Karin itu suka deh sama lo"
"Nggak,dia cuman suka sama lukisan gue"
"Masa! Asta pas lo MOS tuh anak udah ngintilin lo,untung lo ngga sekelas sama dia,kalo sekelas lo kayak punya anak curut tau di intilin kemana-mana"kata Dion yang sudah tahu gerak gerik cewek itu yang selalu cari perhatian kepada Asta,tapi dasar Asta nya aja yang nggak peka.
"Lo dong curutnya"ceplos Asta
"Apa!Dasar lo gue mh beda, gue bukan ngintilin lo gue ngejagain lo Sta,baik kan gue."ujar Dion sambil mengedipkan matanya.Perkataan Dion membuat Asta jijik.
"Najis,jauh jauh lo dari gue"usir Asta lalu ia merebahkan tubuhnya di kasur di samping Dion,Emang dasarnya Dion suka menggoda Asta,Dion memeluk tubuh Asta erat.
"Akhhhhh"teriakk Asta
ππππ
Sedangkan ditempat lain Karin mengacak ngacak rambutnya.
"Ish nyebelin,nyebelin,akhh"
"Non kenapa non"
"Ngga bi aku ngga kenapa napa.."kata Karin,Karin menggambil ukulele iaΒ sedikit bersenandung.
"Hmmm hmmm hmmm
Hmm .hmmm.hmm"
Mencari nada yang pas untuk ia tulis.
"Akhhh gue ngga bisaa"
"Cover aja kali yahh untuk subscribe gue udah lama ngga upload.."kata Karin.
Karin memang suka menyanyi dan mengcover lagu,lalu ia upload ke YouTube nama youtubenya KarinaPutri13.
Memang subscribe nya tak sampai sejuta tapi untuk seorang pelajar cukup bagus lah 200K.
"Nge cover lagi apa ya,lagu nya andmes aja deh yang Ku mau dia"
__ADS_1
Petikan senar Kiran memang tak pernah mengecewakan,
"Oke siap"
Ku harap semua ini bukan sekedar harapan dan juga,
Harapan ini bukan sekedar khayalan.
Biarkan ku menjaganya sampai
Berkerut dan putih rambutnya
Jadi saksi cintaku padanya
Tak main-main hatiku.
Apapun rintangan yang kuingin hanya bersama dia
Ku mau dia,tak mau yang lain
Hanya dia yang selalu ada
Kala susah dan senang ku
Ku mau dia walau banyak perbedaan
Ku ingin dia bahagia hanyalah denganku
Woo..
Huuu....
Setelah Karin selesai bernyanyi,Karin berniat untuk tidur karena matanya sudah lelah begitupun dengan tubuhnya.
ππππ
"Pagi Bi.."teriak Karin,ia selalu ceria di pagi hari dengan senyumannya yang manis selalu membuat orang yang melihatnya diabet
"Silahkan non menikmati nasi goreng buatan bibi.."
"Asikk,nasi goreng buatan bibi selalu"
"Joss.."ucap mereka bersamaan setelah itu tertawa bersamaan seperti tidak ada beban.
"Bi mau kemana?"
"Bibi mau kebelakang,mau nyuci dulu."
"Oke"kata Karin sambil mengacungkan jempolnya.
Karin memakan nasi gorengnya dengan lahap tapi sekarang tidak karena kedatangan wanita paruh baya yang masih cantik,yaitu ibunya Karin.
"Mama pulang"ucap Gina,ia hendak memeluk putri semata wayangnya tapi Karin menolak
"Aku ke sekolah dulu,takut telat"Karin berlalu pergi tanpa menyalami ibunya,yang sedari tadi menatapnya dengan tatapan sayang.
"Hufffttt"Gina hanya bisa menghela nafasnya saat anak nya pergi.
.
.
.
.
TBC............
Kembali lagi,,,semoga ada yang bacaππ
__ADS_1