Hesitate

Hesitate
Masalah Baru


__ADS_3



Karin sedang berteduh dipinggir lapangan, ia sudah selesai berolahraga cuaca hari ini sangat panas.



Asta lagi ngapain yah sekarang,samperin aja kali yah pasti dibelakang sekolah.Karin beranjak dari duduknya.



Tapi ditahan oleh Rika



"Rin mau kemana?"



"Gue mau ke..kantin haus,"jawab Karin berbohong.



"Gue ikut."



"Yaudah ayok,,"bego,bego karin menggerutuk dirinya sendiri,sekarang ia tak leluasa kemana mana karena pasti ada curut yang mengikuti nya.



Mereka berdua beranjak dan hendak melewati lapangan.



Tapi ditengah jalan ada yang menghadangnya.



"Lo Karin kan?"tanya cewek yang berpenampilan modis,seperti bukan mencerminkan anak sekolahan.



"Iya Apa?"jawab Karin dengan nada yang songong.Karin tau yang dihadapi nya Cherry cewek populer disekolah nya ketua tim Cheers.katanya tercantik setelah dilihat lebih dekat biasa saja cantik karena make up ini mah.



"Lo tau Raka."tanya Cherry.sekarang wajahnya lebih menantang.



Karin tak mau kalah ia bertolak pinggang, menandakan ia tak takut dekat cewek badut seperti Cherry.



"Tau,pacar lo kan."jawab Karin



"Iyah dulu tapi sekarang nggak lagi,dan itu semua karena lo,"ucap Cherry sambil mendorong Karin kebelakang, untung saja ia tidak sampai jatuh.



"He'eh.apa maksud lo ."



"Raka putusin gue karena lo,dia bilang dia nggak suka lagi sama gue\_"



"Ya urusan nya sama gue apa,"ucap Karin tidak mengerti.bertemu dengan Raka saja ia tidak pernah.



"Cihh nggak usah pura-pura bego deh lo,"



"Lo kan yang kemarin jalan sama Raka".lanjut Cherry

__ADS_1



Karin tambah bingung jalan,kenal aja dia nggak.



Karin mendekati wajah Cherry



"Gue nggak pernah jalan sama pacar lo,kenal juga nggak."ucap Karin penuh penekanan tepat di wajah Cherry.



Cherry mulai kesal,ia menjambak rambut Karin keras.



"Lepas bego,,"Karin berusaha melepaskan genggaman Cherry dikepalanya.tapi nihil.



Rika yang berada ditengah-tengah mereka bingung sendiri.



"Lepasss"bukannya melepaskan Cherry malah lebih menarik rambut Karin



"Nggak akan dasar Pelakor.."



Karin tak terima ia dikatain pelakor padahal ia tak tau menahu,Karin juga menjambak rambut Cherry kuat.



Semua orang di lapangan mulai mengerumuni mereka,bukannya memisahkan malah menonton nya bahkan ada yang melakukan live di akun sosial media masing masing.



Rika hendak berlari untuk melapor ke guru tapi ditahan oleh antek-antek si Cherry.




"Lepas,"ucap Rika yang hampir melepaskan tapi tangan yang satu nya lagi dipegang olehh..



"Rissa Lo,"Risa mengedipkan bahunya tidak peduli dan menyeret Rika keluar dari lapangan.



"DASAR PELAKOR"



"GUE BUKAN PELAKOR YAH,DASAR CABE"



"PELAKOR"



"CABE".



Suasana semakin menegang bahkan baju seragam mereka berdua kusut.kancing baju Cherry sudah ada yang terlepas beberapa.



Penonton makin bersorak tak ada dari mereka yang berniat untuk melerai.



Sampai ada seseorang yang berhasil melerai perkelahian ini.

__ADS_1



"Udah Rin lepas,"kata Asta yang tiba-tiba datang dan memegang tangan Karin yang hendak menarik rambut Cherry.



Sedangkan Cherry ia beraksi lagi untuk menjambak rambut Karin.



"Yon bantu gue"\_teriak Asta kewalahan berada ditengah-tengah perempuan yang emosi.



Karin dan Cherry ngos-ngosan mereka masih mengatur nafasnya dan membetulkan seragamnya yang kusut,untung Karin memakai kaos olahraga.



"Dasar pelakor,"\_ujar Cherry yang mampu membuat Karin geram.



Karin yang tidak terima pun hendak menjambak rambut Cherry lagi tapi di hadang oleh Asta.



"\_siapa yang lo bilang pelakor?"tanya Asta.



Asta tau ini pasti ulah Raka.



"Karin,,,dia ngerebut Raka dari gue."Cherry kalo apa yang ia dapat direbut orang lain ia akan membuat orang itu menderita.tidak peduli keadaannya.



"Apa buktinya."tanya Asta dengan wajah datarnya.sebenarnya ia malas dengan hal hal seperti ini,menurutnya norak apalagi berantem hanya karena pacar.



"Gue liat kemarin dia jalan sama pacar gue,dan setelah itu gue yang diputusin."



Asta maju ke depan berhadapan dengan Cherry.



Cara Raka membuat masalah dengannya benar-benar merepotkan dan sekarang Asta harus berhadapan dengan sejenis mahluk paling ribet di dunia.



"Lo salah paham,kemarin Karin jalan sama gue,dan..."\_Asta berbalik arah kembali kesamping Karin dan menggenggam tangan Karin.



Yang membuat fansnya berteriak kecewa.



"Dia pacar gue."ucap Asta santai,tapi yang ada di lapangan tak santai.



Bahkan Dion sendiri tidak percaya,dia tau Asta temennya seperti apa.



Bahkan Karin sendiri mematung ditempat ia seperti mimpi Asta mengaku sebagai pacarnya.ia harus bagaimana.



Pertunjukan itu dihentikan saat guru BK datang dan membuat Karin dan Cherry dihukum.



Dan ada seorang Cowok yang menonton pertunjukan itu di atas balkon sembari tersenyum miring.


__ADS_1


~~~ TBC ~~~~


__ADS_2