
Saat bangun tidur tadi pagi tubuh Karin semuanya sakit semua apalagi di bagian kaki dan juga tangan mungkin Karin tidak melakukan pemanasan dan juga ia tidak pernah bermain bola basket kecuali saat ada pelajaran tentang basket.
Tapi aneh nya Asta bisa mengajari nya jangan-jangan dia sudah bisa pikir Karin.
"Karin lo dicariin sama Cherry.."teriak teman kelas Karin dari arah pintu.
"Hii mau apa lagi sih tuh anak..."Ujar Karin kesal sambil beranjak untuk menghampiri Cherry tapi tangannya di tahan oleh Rika.
"Jangan Rin.."
"Lepas Rik nanti kalo gue nggak nemuin dia nanti dia berpikir kalo gue takut.."Rika melepaskan genggaman nya dan mengikuti Karin dari arah belakang.
Karin mendatangi Cherry seperti biasa Cherry tidak sendirian ia bersama teman-teman nya.
"Kata Raka nanti tanding nya hari kamis ini nggak harus nunggu minggu depan dan waktu pertandingan nya abis pulang sekolah,"kata Cherry dengan santai sambil membersihkan kuku tangannya.
"Nggak bisa gitu dong Cher itu kecepatan.."tukas Karin,ini nama nya ia yang rugi bahkan untuk men-drible bola saja ia tidak bisa.
Cherry meniup kuku nya lalu berucap.
"Itu sih derita lo yah gue cuman ngasih tahu apa yang Raka mau.."
"Sebenarnya yang tanding itu Raka apa lo Hah..."Karin semakin emosi bahkan ia berteriak keras di depan wajah Cherry
__ADS_1
"Mana si Raka gue pengen ngomong sama dia.."ucap Karin sambil melangkah tapi tangannya di tahan oleh Cherry.
"Gue nggak bakalan biarin lo ketemu Raka nanti lo suka lagi.."sahut Cherry
"Udah pokoknya hari kamis ini titik nggak pake koma nggak pake protes.."Ucap Cherry setelah itu dia pergi dari sana...
"Dasar buah cempedak loo....."teriak Karin kesal
"Kok cempedak harusnya Ceri dong Rin?"pertanyaan Rika malah membuat mood Karin makin buruk..
Karin hanya bisa tersenyum terpaksa dan menarik Rika masuk kedalam kelas.
🖌🖌🖌🖌🖌
Karin pun langsung bergegas memasukan alat tulis nya.ia harus memberitahu Asta kalo pertandingan nya hari kamis dan semoga saja Asta punya cara untuk agar Karin langsung jago bermain basket.
Setelah semua beres Karin langsung pergi menuju kelas Asta,saat sudah sampai di depan kelas Asta Karin menunggu Asta keluar dari dalam kelas.
"Asta mana?"tanya Karin,karena hanya Dion yang keluar kelas tapi Asta tidak ada.
"Udah pulang duluan jadi gue yang akan ajarin lo basket.."kata Dion lalu menarik tangan Karin menuju lapangan basket tapi sebelum sampai Karin melepaskan tangan Dion yang menariknya.
"Kemana kok dia pulang duluan.."Karin masih penasaran tidak biasa nya Asta pulang terlebih dahulu.
__ADS_1
"Ibu nya sakit katanya sih di rawat di rumah sakit..."
"Tante Lita sakit,sakit apa?"
"\_Sakit biasa udah lah ayo Rin.."ucap Dion tapi saat akan menarik tangan Karin tangan Dion di hempaskan begitu saja.
"Gue mau jenguk Tante Lita."
"Udah lah Rin,Tante Lita cuman sakit biasa lo nggak usah khawatir,"
"Kalo di rawat di rumah sakit itu artinya sakitnya nggak biasa Yon.."
"Udah ada Asta di sana nanti kalo lo udah latihan Basket kita kesana gue janji.."
"Tapi gue..
"Kalo lo nggak mau latihan gue yang fi marahin sama si Astaga itu.."teriak Dion kesal dan langsung menarik tangan Karin kelapangan basket.
"Lepas gue bisa jalan sendiri,"ujar Karin lalu melepaskan tangan Dion.
Dan akhirnya Karin latihan dengan Dion walaupun tidak benar karema Dion sepertinya tidak pandai bermain Basket setelah latihan mereka langsung menuju rumah sakit untuk menjenguk Lita.
~~~~~ TBC ~~~~~~~
__ADS_1
Sorry typo.