
"Sayang kamu itu sangat cantik," puji mama ida,
"Iyakan Riza,!?" lanjut mama Ida sambil menoleh ke Riza.
Riza yang masih terbengong melihat Hana pun tersadar,..
"Mama di kantor ada lebih banyak wanita cantik,dan pastinya tidak jorok.
Mandi hanya 5 menit apa dia sudah benar benar bersih," ejek Riza.
"Riza !!"mama Ida melotot.
Karena malas berdebat Riza langsung bergegas menuju mobil,.
"Hana maaf kan anak Tante ya dia kalo ngomong emang suka gak di saring saring dulu, jadi kasar," jelas mama Ida.
"Iya Tante tidak papa," ucap Hana, karna Hana sudah biasa dengan kata kata Riza yang tajam jadi dia tidak mempermasalahkan nya..
Didalam mobil sangat hening hanya sesekali mama Ida bergurau memikirkan apa aja yang akan di beli ..
"Sudah sampai, selamat bersenang senang mama dan tolong sisahkan sedikit uangku," ejek Riza dengan tampang aroganya.
"Ah kamu ini dengan mama'nya sendiri perhitungan sekali, lagian uangmu tidak akan habis sekalipun mama membeli mall ini," ujar mama Ida sedikit kesal anaknya sekarang mulai perhitungan dengannya..
__ADS_1
Dan sebenarnya uang tuan Danuarta tidak kalah banyak, tapi ntah kenapa mama Ida lebih suka belanja mengunakan uang anaknya ini..
"Hhmm terserah mama saja,," akhirnya Riza pun pergi karna dia hampir terlambat.
Sudah pukul 7 malam mama Ida masih berada di toko Hana. Mama Ida enggan pulang duluan karena Tuan Danuarta sedang mengurus bisnis di luar negeri, dia sengaja menunggu Riza pulang kantor agar Riza bisa mampir ke toko Hana lagi.
Mama Ida yang lagi sibuk membuat makan malam bersama Hana di kagetkan dengan suara tlakson. Tapi Riza enggan turun, dia hanya ingin menjemput mama dan langsung pulang.
Tapi mama Ida tidak mau kalah, dia kedepan dan membujuk Riza untuk makan malam didalam karna mama dan Hana sudah membuat masakan untuk Riza..
Akhirnya dengan berat hati Riza pun menuruti kemauan mamanya..
"Mah setelah makan kita langsung pulang," ucap Riza dingin.
Riza sudah menyelesaikan makannya.
"Mah ayok kita pulang," ajak Riza padahal mamanya baru mengunyah 5 kali, dan di piringnya masih penuh.
"Sayaaang mama belom selsai makan, kamu tunggu saja sebentar ya di sofa mama akan habiskan makanan mama dulu, habis itu mama akan bantu Hana beres beres sebentar," ucap Mama Ida.
Hana pun memotong perkataan Tante Ida. "Tidak Tante, setelah makan Tante langsung pulang tidak papa, Tante tidak perlu membantu Hana membersihkan dapur," ucap Hana ramah.
"Tidak papa Hana, Tante akan akan bantu," ucap Tante dengan senyum.
__ADS_1
Riza pun menunggu di sofa sampai ketiduran,..
Pukul 9 malam mereka sudah selsai.
Mama Ida dan Hana menghampiri Riza yang ke tiduran.
Hana sedikit kagum dengan ketampanan Riza, tapi dia menepisnya bahwa tujuannya mendekati Riza untuk membalas dendam.
"Riza sayang," mama Ida mencoba membangunkan Riza.
"Sayang mama sudah selesai, mau pulang atau menginap saja, sepertinya kamu sangat kelelahan," ucap mama Ida.
"Tidak mah, kita pulang," jawab Riza.
Mama Ida pun berpamitan kepada Hana sebelum menyusul Riza ke dalam mobil..
"Hati hati Tante ,terima kasih untuk hari ini," tutur Hana lembut.
"Iya sayang, Tante juga terima kasih sudah di perbolehkan makam malam Disini. "
mereka lalu berpelukan sampai akhirnya berpisah. .
Setelah sampai dirumah, mama Ida di kejutan dengan adanya tuan Danuarta yang sedang santai membaca koran di ruang tamu..
__ADS_1