Hitam Putih Hanaya

Hitam Putih Hanaya
Episode 54


__ADS_3

.


.


" MAMAAAAA !!" teriak Riza yang langsung sadar dari mabuknya saat melihat mamanya yang sudah tergeletak di bawah dengan bersimpuh darah.


"RIZAAAA !!!!! APA TELAH KAMU LAKUKAN !!" Teriak tuan Danuarta yang sangat marah kepada anak tersayang nya.


Dengan cepat mereka membawa mama Ida di ke rumah sakit.


Mama Ida langsung mendapat kan perawatan intensif.


Semua orang menunggu cemas di luar ruangan.


Suster keluar memberi tahu jika pasien membutuhkan darah secepatnya karena stok darah di RS ini sedang kosong.


"Tuan tolong segera Carikan golongan darah pasien O+ karena RS sedang kehabisan stok, tapi kami juga akan mencoba mencari ke RS lainya. Tolong kerja samanya Tuan," ucap suster itu lalu segera pergi.


Lalu semua mata memandang Hana. Tetapi wajah Hana terlihat sangat terkejut dan syok.


"Apa !! golongan mama O+ dan golongan alm.ayah juga O+ dan bibi sonya juga O+,"


Kata bibi Sonya mungkin golongan darahku sama dengan mama, tapi jika mama saja Golongannya O+ jadi aku anak siapa ??? "tutur Hana membuat orang di sana membulatkan mata lebar lebar.


Tapi karna kondisi yang mendesak mereka belom memikirkan soal Hana anak siapa, tapi mereka ingin segera tau siapa di antara mereka yang memiliki golongan darah yang sama.


Dan akhirnya Angel maju.


"Om, Riza golongan darah saya sama dengan Tante Om, ambil saja darah saya," ucap Angel menawarkan darahnya untuk Tante Ida.


Hana masih mematung tidak percaya.


"Ya Tuhan saya anak siapa? kenapa mama dan alm.ayah memiliki golongan darah yang sama tapi aku sendiri berbeda ??"batin Hana. Dia meremas kuat jantungnya karna Hana merasa jantungnya sangat sakiit dan sesak.

__ADS_1


Riza yang melihat itu pelan pelan menghampiri Hana.


"Hana maafkan aku ?"ucap Riza meminta maaf kepada Hana karna dia sadar tadi dia sudah sangat kelewatan kepada Hana..


"Iya Riza tidak apa," jawab Hana singkat tanpa menoleh ke Riza.


" Kita akan tanyakan ini ke pada dokter siapa tau dia punya jawaban dari ini semua ini," ucap Riza mencoba menenangkan Hanaya agar tidak terlalu risau soal Gol darahnya.


Di sisi lain Angel sedang donor darah.


Sedangkan Riza dan Hana mencoba bertanya kepada dokter perihal Gol darah Hana yang berbeda dari ke dua orang tuanya.


"Dok kami mau tanya gol darah ayah dan mama saya O tetapi darah saya AB+ Dok ??"tanya Hana antusias dia sangat penasaran dengan jawaban si dokter.


"Begini buk, saya jelaskan. Memang ada beberapa hal seperti ini terjadi.


Tapi khusus untuk Gol darah "O" ini, jika ayah dan ibu "O" maka si anak akan memiliki darah "O" juga ..


" Gol orang tua A dan A \= anak "A,O"


"Gol.Orang tua B dan B \= anak " B,O"


"Gol.Orang tua AB dan AB\=anak"A,B,AB"


"Nah sedangkan kasus ibu ini langka, orang tua anda memiliki darah O, dan seharusnya ibu juga memiliki darah O sangat mustahil jika Gol.Darah ibu bisa berbeda," ucap dokter menjelaskan.


" Begini saja untuk memperjelas keadaan sebaiknya kita lakukan tes DNA saja bagaimana," usul dokter tersebut...


Hana benar benar merasa seperti tertimpa seribu beton di dadanya sampai sampai Hana sudah tidak lagi sanggup berkata maupun berekspresi.


"Terima kasih dok penjelasan ya dan kami akan memikirkan usulan dokter tadi," ucap Riza pamit karna Riza tahu apa yang sedang Hana rasakan saat ini...


"Hanaa kita akan selidiki ini lebih lanjut," ucap Riza serius dan Riza sambil menelfon teman temanya untuk datang ke posisi Riza...

__ADS_1


Sampai para sahabat datang Hana masih diam membisu tidak ada air mata tidak ada ekspresi sedih, muka Hana sangat datar dengan tatapan kosong.


Riza mencoba menjelaskan apa yang dokter terangkan ke pada mereka.


Dan para sahabat pun sangat kaget, akhirnya mereka mencoba mencari jejak yang tertinggal di rumah sakit ini, tidak mudah 28tahun yang lalu itu bukan waktu yang singkat ntah data data itu masih ada atau tidak mereka akan mencari ke akar akarnya agar kasus ini segera selesai ,,..


.DAN MISI DI MULAI.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.. .


.


.β˜ΊοΈπŸ™πŸ’ͺ😁

__ADS_1


__ADS_2