Hitam Putih Hanaya

Hitam Putih Hanaya
Episode 58


__ADS_3

Menjelang malam mereka memutuskan untuk kembali ke rumah sakit.


"Kalian sudah kembali?"tanya Om Danuarta.


" iya pah, maaf tadi siang kami tidak bisa menemani papa karna kami ingin menemani Hana untuk menghirup udara segar,," ucap Riza.


"tidak apa nak lagian mama'mu juga belum ada tanda tanda akan siuman,," jawab Om Danuarta.


"Hmm apakah kamu sudah merasa lebih baik Hana,,?"tanya Om Danuarta ke Hana.


"Ah iya Om aku sudah sangat mendingan," jawab Hana yang sudah sedikit lebih baik.


"Panggil papa juga gak papa nak, walaupun kenyataanya kamu bukan anak Ida tapi kamu akan tetap menjadi istri Riza," ucap Om Danuarta yang mendapatkan senyum manis dari Riza.


"Eemmm sebenarnya Hana belum ingin memikirkan pernikahan om, Maaf," ucap Hana yang sedikit sendu, karna Hana masih sedikit trauma ..


"gak papa Hana aku maklum kok dan aku akan selalu menunggumu sampai kamu benar benar siap," ucap Riza lembut dan penuh kehangatan ..


" Angel aku harap kamu mau menerima Ida sebagai ibu kandung mu yang asli dan mulai sekarang panggil aku papah,"ucap Om Danuarta kepada Angel.


" Ah iya makasih banyak pah dengan senang hati Angel akan menganggap Kalian orang tuaku dann Riza sebagai adikuu hehehehe," ucap Angel di iringi tawa mengejek ke Riza ...


" hoohohooo baiklah kakak pertama," ucap Riza ganti mengejek Angel.


" Iiihh daasar kucing," ucap Angel kesal dengan Riza.

__ADS_1


" kakak monyet ,,hahahaa," ucap Riza mengejek Angel lagi.


Om Danuarta sangat bahagia. Dahululu Angel yang membuat Riza kehilangan tawa lepasnya dan membuat Riza menjadi anak yang sangat arogan dan sekarang kedatangan Angel yang mengembalikan tawa lepas Riza.


--


Sudah lima hari Riza Angel dan Hana bergantian merawat mama Ida.


Hari Minggu mereka memutuskan akan berkunjung bersama. Mereka bersantai sembari memainkan game online.


" Rizaaaaa ?"panggil mama Ida yang sudah siuman..


"Mamah, mama sudah siuaman syukurlah," ucap Riza yang sangat bahagia mamanya siuaman.


"Biar saya periksa dulu tuan," ucap dokter yang tiba tiba datang.


"Syukurlah semua sudah kembali normal tinggal menuggu pemulihan ya saja," ucap dokter itu.


"Terima kasih banyak dok," ucap Riza dan dokter itu pun pergi.


" Sayang apa kalian sudah baikan ?"tanya mama Ida yang senang karna saat dia bangun dia melihat Riza dan Hana terlihat kompak.


"Mamah jangan kawatir lagi ya Riza dan Hana sudah tidak ada masalah lagi,," ucap Riza yang masih belum mau memberi tahu mama'nya yang sebenarnya..


"Syukurlah sayang mama rela mati jika itu bisa membuat kalian baikan,," ucap mama Ida terharu..

__ADS_1


"Mamah tolong jangan berkata seperti itu. Sungguh Riza meminta maaf karna Riza telah membuat mama masuk rumah sakit dan koma berhari hari," ucap Riza yang sangat menyesali perbuatannya.


"Tidak sayang tolong jangan pernah salahkan dirimu, sungguh mama sudah tidak apa apa,"ucap mama Ida untuk menenangkan Riza.


"Oya dimana papah ?"tanya mama Ida yang sedari tadi tidak melihat suaminya..


" Papah sedang keluar negeri mah, tadinya Riza yang ingin pergi tapi papa ingin menggantikan Riza supaya Riza selalu bisa menjaga dan di dekat mama," ucap Riza menjelaskan.


"Ooh begitu baiklah. Emm mama sangat lapar sayang," ucap mama Ida tiba tiba membuat mereka langsung rempong.


"mamah mamah mau makan apa ?"tanya Hana


"Iya Tante, Tante mau makan apa nanti akan kami buatkan,," ucap Angel, dia juga masih belum bisa memanggil Tante Ida dengan sebutan mama.


" Eemmm mama ingin makan mie ayam sayang,," ucap mama Ida yang entah kenapa ingin sekali makan mie ayam.


"Baiklah Tante demi kesehatan Tante kami akan buat sendiri mie ayam itu dan untuk mengganjal perut Tante makan buah dan roti dulu yaa," ucap Angel antusias.


"Terimakasih ya sayang," ucap mama Ida merasa senang..


" iya Tante sama sama."


"Ayok Hana kita buat mie ayam buat Tante Ida," ucap Angel mengajak Hana pergi.


...

__ADS_1


"Sayang mama sangaaat sangat senang akhirnya Masalah ini sudah berakhir dan kita semua bahagia," ucap mama Ida yang merasa sangat bahagia karna anak anaknya sudah berdamai dan mau menerima takdirnya.


" iya maah Riza juga sangat bahagia karna mama masih mau berjuang untuk hidup dan kembali bersama kami," ucap Riza dengan rasa syukur yang mendalam.


__ADS_2