Hitam Putih Hanaya

Hitam Putih Hanaya
Episode 06


__ADS_3

Sudah beberapa bulan berlalu semua dengan lancar,, pekerjaannya di kedai lancar,di kampus pun Hana tidak lagi kesulitan karna dia sekarang adalah asistennya Riza, dan tidak ad yang berani berurusan dengan Riza ..


Di sisi lain Sasya sangat tidak suka melihat Hana yang dekat Riza, walaupun itu hanya sekedar mengerjakan soal.


Sasya pun memiliki ide buruk, saat Hana mengerjakan tugas di kantin dia terus mengawasi Hana, saat Hana sudah selesai dan Hana mau membeli minum sebentar. Hana meninggalkan tugas tugasnya itu di meja, dengan cepat sasya menukar tugas itu dengan jawaban yang salah..


Hana kembali untuk mengambil buku tanpa curiga sedikit pun.


Dan dia menyerahkan tugas itu kepada Riza dengan sangat percaya diri bahwa tugas yang dia kerjakan akan mendapatkan nilai yang memuaskan.


"Apa kamu yakin ,kamu telah mengerjakan soal ini dengan benar??"tanya Riza meyakinkan.


"Eemm aku sudah mengerjakan seperti biasa kak,bahkan aku sudah mengeceknya beberapa kali, " tegas Haana menjawab..


"Bagus," ucap Riza dengan senyumanya yang menawan..


Hana pun di buat kikuk melihat senyum Riza, sedari awal sampai sekarang Hana sebenarnya suka mencuri curi pandanganya ke Riza, tapi dia menepis dalam dalam perasaan itu karna dia sadar dia dan Riza tak sebanding..


Riza dengan bangga ,memberi hasil nilainya ke pada kedua orang tuanya. Karena Riza berjanji akan menunjukan nilai terbaiknya hari ini pada mama dan papanya ...


Tanpa di cek terlebih dahulu Riza sudah yakin orang tuanya akan bangga dengannya..


Tetapi di lihat dari raut wajah papanya yang sangat menahan marah Riza jadi bertanya " Ada apa pah .?"


Dan akhirnya "Rizaaa ,,!!!! PLAAAK"

__ADS_1


papa Riza langsung menamparnya,saat ingin menampar nya lagi mama Riza menahannya,,


"Sudah lah cukup pah jangan pukul Riza lagi, beri dia kesempatan pah," ucap mama Ida.


Riza masih bingung dengan apa yang terjadi. Dan saat dia melihat nilai nilainya ternyata nol besar terpampang jelas di sana..


Tanpa pikir panjang Riza berlari keluar dan langsung menelvon Jay.


" Hallo Jay, apa Hana masih berkerja tempatmu ..??"


"Iya Za, ada apa ,??"tanya Jay heran


"Tahan dia ,jangan boleh kemana mana,"' perintah Riza.


Tidak lama Riza Datang, disana sudah ada Riko dan Anggi ..


Mereka pun memasukan Hana ke mobil, Hana yang masih tidak tau apa apa memilih diam. walaupun dia sadar ini tidak ada yg beres.


Aura mematikan sangat jelas di wajah Riza, sedangkan teman teman Riza tidak ada yang berani jika Riza sudah mulai begini..


Akhirnya mereka sampai di villa Riza yang ada di ujung kota X ,,


"Bawa masuk !"perintah Riza kepada para sahabat sahabatnya..


Riza duduk di kursi size kingnya dan meneguk minuman dari botolnya sambil menunggu Hana dan sahabat sahabatnya.

__ADS_1


" Berlutut ", perintah Riza pada Hana ..


Hana pun berlutut


Sedangkan para sahabat Riza mulai minum minuman ,karna jika begini mereka tidak berani ikut campur,cukup diam nanti juga tau apa yang terjadi.


Tidak lama Riza melemparkan buku itu kedepan Hana, Hana pun terkejut bukan main melihat hasil dari tugas yg dia kerjakan..


" Kamu mau mempermainkan aku haaah!!!" bentak Riza yang sedikit mabuk karna dia terlebih dahulu meminum alkohol.


"Tiiiidddaa..." belum hana melanjutkan ucapnya Riza sudah menjambak rambut Hana,, para sahabat Riza yang sudah mengerti permasalahanya pun tidak berani ikut campur termasuk Jay..


"Ikat dia tangan dan kakinya," perintah Riza.


Dan Riko dan Anggi langsung mengikat Hana,,


Hana pun membela diri,


" Kak maaf kan aku, itu bukan aku kak, itu bukan tulisanku," ucap Hana mencoba menjelaskan.


Riza yang sudah tersulut emosi tidak ingin dengar dan terus minum alkohol dengan kadar yang cukup tinggi.


Riza diam dan minum minuman sambil berfikir hukuman apa yang pantas buat Hana,


Dan akhirnya Riza bangkit dan menyuruh mereka membawa Hana ke atas.

__ADS_1


Hana sangat takut yang luar biasa ,dia memohon dan terus memohon tapi mereka tidak mendengar, sebenarnya Jay sangat kasihan terhadap Hana tetapi ini juga salahnya Hana karna berani berbuat ceroboh terhadap Riza.


Tetapi Jay terus juga terus berfikir bagaimana menyelamatkan Hana dari amukan Riza.


__ADS_2