Hitam Putih Hanaya

Hitam Putih Hanaya
Episode 28


__ADS_3

Setelah acara makan malam berakhir


Riza mengantar Hana pulang. Waktu menunjukan pukul 12 malam. Hana yang merasa kelelahan pun tertidur pulas di dalam mobil..


Sampai mobil di berhenti Hana tidak bangun.


Riza turun dari mobil dan membuka pintu toko setelah itu baru Riza menggendong Hana masuk kedalam..


Sampai Hana di tidurkan di kasur dia tetap terlelap.


Riza menatap lekat lekat wajah Hana. Baru kali ini Riza benar benar bisa melihat wajah Hana dari dekat sehingga dia bisa menghitung ada berapa banyak komedo di wajahnya Hana. Riza sangat terpukau melihat wajah Hana yang sangat bersih dan indah.


Di perhatikan sepertinya Riza memikirkan kalo wajah Hana ini hampir mirip dengan wajah seseorang tetapi Riza sendiri lupa siapa itu.


Riza pun mencium kening Hana.


Lalu tiba-tiba Hana terbangun dan langsung menuju kamar mandi,.


"huweeekk huweek...."


Hana memuntahkan isi perutnya. Itu mungkin Hana masuk angin lagi. Entah kenapa Hana tidak bisa keluar malam sampai larut, jika begitu dia pasti akan masuk angin Seperti waktu itu saat pulang dari pantai.


Riza yang kawatir menggedor gedor pintu karena pintu di kunci dari dalam dan Hana tidak kunjung keluar


"Sayang, kamu tidak papa, apa yang terjadi, kenapa kamu muntah-muntah, aku panggilkan dokter ya !!"ucap Riza kawatir karna pintu tidak segera di buka..


Lalu Hana menjawab dari dalam.


"Tidak usah sayang !!


aku hanya masuk angin, minum jahe hangat aku akan segera mendingan," jawab Hana.


"Baiklah !!apa kamu punya jahe ? aku akan membuatkannya untukmu," tanya Riza.


"Ada sayang di kulkas," jawab Hana. Hana selalu menyetok jahe dirumahnya.


"Baiklah tunggu sebentar," ucap Riza.


Hana yang selesai muntah-muntah berfikir akan menggosok gigi dulu karena takut Riza akan mencium bau muntahan dari mulutnya.

__ADS_1


Setalah gosok Gigi dan cuci muka setelah mencuci muka Hana terlihat lebih fres dan dia pun sudah PD keluar kamar mandi.


Di dapur sambil melihat youtob Riza mempraktekkan cara membuat wedang jahe..


setelah sudah jadi dia masuk kamar Hana


dan melihat Hana sedang menggosok pundaknya dengan minyak kayu putih,,


Riza pun menawarkan diri untuk membantu.


"Sayang apa perlu bantuan ?"tanya Riza sambil menyodorkan wedang jahe yang hangat..


"Terima kasih sayang,, mmm tidak perlu setelah meminum air jahe ini aku segara mendingan," tolak Hana halus sambil tersenyum..


"Buka baju mu," tiba tiba Riza memerintah dengan nada paksa.


"Apa !! "Hana pun kaget.


"Buka bajumu aku akan mengerokan mu,'" ucap Riza.


"Oooh tidak perlu sayang, tidak perlu di kerok, setelah minum jahe ini aku akan segera mendingan," tolak Hana sedikit gugup.


Hana dengan ragu menaikan kaosnya dan berkata.


"Jangan macam macam tapi ya," ucap Hana memperingati. Tadi setelah muntah muntah Hana sempat Menganti bajunya agar lebih nyaman..


"Iya," jawab Riza singkat.


Hana pun menaiki bajunya ke atas tapi tidak Sampi di lepas.


lalu dengan pelan pelan Riza mengeroki Hana. Hana merasa nyaman karna Riza mengeroki sangat pelan-pelan dan tidak kasar.


unggung Hana sudah merah merah semua,.


"Hhmm kamu benar-benar masuk angin sayang punggung mu sampai pada merah merah begini," ucap Riza.


"Iya sayang tapi gak papa setelah istirahat aku akan mendingan," ucap Hana yang merasa agak mendingan saat di kerokin.


Jiwa yang sudah bergejolak sedari lama membuat Riza tidak bisa mengontrol dirinya. Dengan keberanian 100wat Riza mencoba mencium leher Hana dari belakang.

__ADS_1


"Aaaahh sshhtt," Hana mendesah karna geli.


"Sayang kamu berkata tidak akan macam macam,," ucap Hana memperingati.


"Hhmm ya tapi aku tidak janji," ucap Riza dengan senyum nakalnya.


Awalnya ragu ragu Riza mendekati bibirnya ke bibir Hana, karena respon baik dari Hana membuat Riza semakin berani.


Lalu mereka pun berciuman sangat lama. Riza mau pun Hana sama sama menikmati nya.


Saat semakin lama dan semakin dalam Riza menghentikannya. Riza memperhatikan Hana yang ke habisan napas lalu tersenyum.


"Baiklah malam ini kita sampai disini. Aku akan menemanimu agar kamu merasa hangat," ucap Riza santai..


"Oh hmm tidak usah sayang aku akan tidur sendiri saja tidak papa," tolak Hana gugup takut Riza akan berbuat lebih.


Namun tiba Tiba Riza menarik tangan Hana untuk tidur di samping nya sambil membisikan. "Tidak papa aku janji tidak akan macam macam, sekarang kita tidur," ucap Riza meyakinkan.


Sampai akhirnya Riza tertidur pulas baru Hana bisa memejamkan matanya...


akhirnya malam ini benar benar mreka habiskan bersama...


.


.


.


.


.


.


.


.


^sangat sangat pemula,maaf jika ada kata yg salah dan kurang pas πŸ˜πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2