
Di jalan tidak ada obrolan. Riza kembali cuek dan dingin, sedangkan Hana yang masih menata hati dan semua fokus menatap ke jalan..
Hana tidak menyadari jika mereka sudah sampai.
"TURUN !!!" satu kata dari Riza.
"Haaaah ??" Hana tersadar dari lamunannya..
"Kenapa, apa yang kamu lamunkan, apa kamu sedang memikirkan yang tadi," ejek Riza dingin.
"Aaah, oh kita sudah sampai, maaf tadi aku melamun," Tanpa menjawab pertanyaan Riza Hana pun turun dari mobil,,
Hana buru buru membuka pintu toko nya tapi tanpa di duga Riza menarik tangan Hana dan Hana pun terjatuh berakhir di pelukan Riza..
Jantung ke duanya sama sama sedang lomba lari.
"Iiihh apa yang kamu lakukan," Hana menepis tangan Riza sambil menetralisir jantungnya.
"INI " satu kata dari Riza, dia mengembalikan tas Hana yang tertinggal..
lalu tanpa ada jawaban dari Hana, Riza langsung kembali ke mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Hana yang masih salting karna ke GR'nya pun menutup muka karna malu dan akhirnya masuk ke dalam..
Ntah pokoknya Hana sangat malu pada dirinya sendiri,, dia hanya bisa bergulingan di kasur dan membayangkan betapa hangatnya pelukan bersama Riza. Tapi
sesaat Hana diam, dia lagi lagi ingat dengan tujuannya untuk balas dendam..
Sedangkan Riza di dalam mobil mengumpat sendiri
"Shiiiit !!! kenapa aku bisa merasakan hal seperti ini lagi..
__ADS_1
Ini ke 3 kalinya Riza merasakan jantungnya mengikuti olimpiade lari tanpa seizin ya..
Pertama saat Riza mengungkap prasanya kepada Angel dan Angel pun menerimanya. saat itu jantung Riza berlari sangat kuat..
Dan satu lagi saat Riza melakukan hal tak terpuji kepada Hana cupu, saat itu jantungnya ingin segera lari dari dadanya saat sadar jika Riza sudah lancang menc...m dan menji...t va...g..na Hana, tapi ntah kemana wanita dua itu yang telah membuat jantung Riza tak karuan...
Maka dari itu Riza sangat berhati hati untuk menjadikan Hana sekarang menjadi tambatan hatinya ...
yang pertama Riza akan meminta restu kepada kedua orang tuanya, karna riza sadar status Hana sekarang sama seperti angyel dulu yatim piatu...
Ke dua, Riza akan sangat berhati hati memperlakukan Hana, agar dia tidak merasa terlecehkan dan akhirnya akan menghilang seperti Haana cupu ...
Riza bersikap dingin agar Hana tidak berharap berlebih dari Riza, karna Riza belum mendapat restu dari papahnya, walaupun mamanya yang menjodohkan, tapi Riza takut sifat arogan dan angkuh dari kakeknya mewarisi ke papanya ..
Di rumah papa dan mamanya sedang menunggu Riza di ruang tv ..
"Pah mah, belum tidur?" sapa Riza.
"Ada apa ini pah ?"tanya Riza heran.
"Apa kencanmu lancar malam ini nak ?"tanya papa antusias.
Riza yang bingung meminta jawaban dari mamanya...
"Begini nak, mama sudah ceritakan semua kepada papah soal mama ingin menjodohkan kamu dengan Hana dan papa tidak keberatan Karna papa juga sangat menyukai Hana saat pertama ketemu di acara pesta kamu waktu itu,," jelas mama Ida.
"Benar begitu pah !?"tanya Riza memastikan.
" Tentu sayang, kamu berhak memilih hidupmu sendiri," jawyb papa meyakinkan anaknya.
Riza pun senyum dengan gaya coolny memeluk papahnya.. "thank you Daddy ,,
__ADS_1
Riza pun menelpon Hana.
Hana yang masih baper pun kaget melihat dan melihat siapa yang nelfon.
"Hallo," sapa Hana.
"Kamu sekarang miliku jadi jangan berani untuk lari dariku," ucap Riza dingin, ntah ini ungkapn prasaan atau ancaman, lalu Riza mematikan telvon nya..
Hana mematung mendengar tuturan Riza barusan "secepat ini," batin Hana.
"Hmm semakin cepat semakin bagus," fikir Hana..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1