Hitam Putih Hanaya

Hitam Putih Hanaya
Episode 53


__ADS_3

..


.....


Tok tok tok..


"Hanaaa ayok sarapan nak !!"panggil mama Eva mengajak Hana untuk sarapan pagi..


"Iya maaah sebentar," ucap Hana buru buru menyeka air mata nya. Ntah kenapa Hana masih merasa sakit jika mengingat Riza karena saat kejadian itu Riza tidak pernah pulang sedetik pun...


Di meja makan mereka makan dengan harmonis.


"Oya mah mengapa bibik Sonya selalu menyebut mama dengan nama EVA ??" tanya Hanaya karna jika dari awal bibik Sonya mengatakan jika nama ibunya Ida ,mungkin sedari awal Hana bisa mencoba untuk mencari tau tentang Tante Ida sebelumnya.


"Nama mama adalah EVA IDAYANTI.


Saat di sekolah teman teman mama termasuk papah'mu ini suka mengejek mama dengan memanggil mama Ida, karna dulu mama sangat tidak suka di panggil seperti itu," jawab mama Ida menjelaskan.


"Dan kamu tahu Hana Papah sangat suka jika mama'mu manyun manyun saat di panggil Ida dia terlihat sangat menggemaskan, karena itulah yang membuat papa tambah cinta oleh mamahmu," ucap tuan Danuarta ikut menjelaskan juga...


" Uuuuh kalian Soo sweet sekali," puji Hana di ikuti tawa ringan dari tuan Danuarta dan mama Ida ...


Hari ini Angel berkunjung ke rumah Hanaya. Hanaya sekarang tinggal dengan mama Ida karena Riko membawa pesan dari Riza agar Hana tidak menampakan batang hidungnya di apartemen itu.


"Hay Hana bagaimana kabarmu?"tanya Angel.


"Aku baik baik saja Angel," ucap Hana tapi matanya tidak bisa di bohongi.


Mereka berjalan jalan di taman untuk menghirup udara segar di pagi hari.


"Angel bagaimana kabar Riza ??" tanya Hana sendu ..


"Riza sangat kacau Hana," jawab Angel sambil menunduk untuk mengalihkan mata'nya yang memerah.


"Hik hik hik Angel bisakah kamu memberi tahunya bahwa aku juga sangat sangat terpukul, aku juga sangat sakiit, sungguh aku tidak bisa jauh dari Riza Angel, beri tahu dia bahwa aku ingin dia kembali," ucap Hana memohon agar Angel bisa membujuk Riza kembali.


'Baiklah Hana aku akan mencoba membujuknya lagi dan semoga yang ini akan membuahkan hasil," ucap Angel berdoa agar kali ini hasil dari bujukanya membawa hasil.


-


Di malam hari.


Di ruang karaoke Riza sedang dikelilingi wanita wanita cantik dan seksi.


Bahkan dari mereka ada yang hampir tidak berpakaian, ntah ini perintah Riza atau memang kemauan dari wanita penghibur itu untuk menggoda Riza.


Walau begitu mata Riza tetap melihat tajam ke depan dengan tatapan yang kosong.


Dia tidak menggubris wanita yang mencoba mendekatinya tapi juga tidak melarang mereka melakukan hal hal di luar batas. Riza bagaikan patung yang di grayangi wanita wanita.


Sesekali Riza menikmati sentuhan sentuhan dari wanita wanita penghibur itu tapi Riza masih mampu mengontrol diri walaupun dirinya sudah mabuk berat.


Tiba tiba Angel Jay Riko dan Anggi datang dan mereka membubarkan wanita wanita penggoda itu untuk pergi.


"Haayy, kaaaaliiiaaan maauu kemanaa, haayy,, haaayy ,, !!?" ucap Riza yang mabuk, dia tidak mau wanita wanita itu pergi.

__ADS_1


"SHIIIITTTT !!" umpat Riza..


"Kalian telah mengganggu kesenanganku !!Hahahaaa apa kalian akan membujuku lagi untuk pulang !?" tanya Riza sambil terangguk angguk karna mabuk.


"Rizaa," panggil Angel lembut..


"Rizaa mohon dengarkan aku, aku datang membawa pesan dari Hanaya Riza.


"Riza dengarkan aku."


"Hanaya sangat terpukul dengan semua ini tidak hanya kamu tapi Hanaya juga tidak bisa kehilangan kamu Riza, Hanaya sangat merindukan kamu dan dia berharap kamu ada di sana bersamanya," ucap Angel dengan maksud Riza mau menerima Hana sebagai saudarinya dan bersama sama menjalani hidup sebagai kakak beradik.


Tapi Riza berfikir berbeda dari yang lain, dia mengira Hanaya menginginkan dia sebagai prianyaa, Hanaya keberatan dengan kenyataan ini dan tidak bisa kehilangan dirinya.


"Riza tersenyum dan dia berkata,," baiklah aku akan pulang.


Semua yang di sana sangat senang. Tapi Riza menolak untuk di antar dia memilih untuk membawa mobil dia sendiri.


"Kalian pulanglah aku akan pulang sendiri," ucap Riza memerintah.


"Tapi Riza kamu sedang mabuk biar aku saja yang menyetir," ucap Jay mencoba membantah Riza.


"Sudah kubilang PULANG LAAAH!!!!!!Shiiiit !!kenapa kalian sangat keras kepala,"ucap Riza sedikit kesal dan frustasi karena sahabatnya membantahnya.


Akhirnya mereka membiarkan Riza menyetir sendiri tetapi jelas mereka tidak akan membiarkan begitu saja, mereka mengikuti Riza dari belakang.


Saat mengejar Riza mereka ketinggalan jauh karna mereka terjebak lampu merah, mereka berdoa semoga Riza sampai dengan selamat.


Saat sampai di rumah Riza langsung menuju kamar Hana.


"Hanayaaa ,,?"panggil Riza pelan dan lembut.


Hana sangat terkejut saat melihat Riza, terlebih lagi penampilan Riza yang sangat sangat berantakan.


Rambut acak acakan, bekas lipstik di mana mana dan kemeja yang sudah tidak berbentuk dan sobek sobek karna kelakuan wanita penghibur itu.


"Riza ada apa denganmu Riza hik hik hik," ucap Hana kawatir dan tanpa sadar dia menangis, hati Hana merasa sangat pilu melihat Riza yang kacau.


"Apakah kamu sangat memperdulikan ku dan menghawatirkan ku ??"tanya Riza dengan mata yang berkaca kaca.


"Tentu saja Riza tentu aku sangat sangat kawatir denganmu hik hik hik," jawab Hana sambil menangis.


Lalu Riza tersenyum dan mendekati Hana


dia meraba raba wajah Hana dengan penuh kasih sayang.


"Aku tahu Hana bahwa kamu juga tidak akan menerima kenyataan konyol dari orang tuaku."


"Baik lah mari kita buktikan ke mereka kalo cinta kita takkan pernah bisa di halangi oleh apapun,," ucap Riza semakin melantur karena mabuk.


"Riza !! ada apa denganmu, sadarkan dirimu aku adalah kakakmu Riza !"ucap Hana merasa sangat takut.


Tiba tiba Riza dengan paksa mencium bibir Hana dengan kasar, semakin Hana menolak semakin kuat juga Riza menahanya.


Riza dengan rakus dan lahap menyantap bibir Hana. Hanaya merasa kurang oksigen dan dengan sangat terpaksa Hanamenggigit lidah Riza .

__ADS_1


"Aww," rintih Riza.


tapi Riza bukanya marah dia malah merasa Hana merespon dirinya dan akhirnya memeluk Hana dengan erat.


"Rizaa aku mohon jangan lakukan ini Riza," ucap Hana menangis dengan pelan. Hana mencoba mengingatkan Riza tapi sayang Riza yang sudah mabuk berat tidak ingin mendengar apapun...


Riza menuntun Hana berbaring ke atas kasur dan Hana yang merasa ini sudah kelewatan mencoba untuk berteriak tetapi Riza sudah membukam mulut Hana dengan ciumannya yang ganas.


Hana mencoba mencari cara agar Riza tidak melakukan hal di luar batas tapi karna Riza terlalu kuat Hana tidak bisa melepaskan diri.


"BRAAAAKKKK !!!


pintu kamar Hana di dibraak paksa oleh Jay Anggi dan Riko.


"RIZAAAAA !!!! HENTIKAN !!!!"Teriak Jay yang sangat marah dengan Riza. Jay menarik paksa Riza untuk menjauh dari Hana.


"Pergi Riza !!"usir Angel lalu memeluk Hana dan menutupi tubuh Hana dengan selimut.


Entah apa yang di pikirkan Riza dia malah tertawa tertawa terbahak bahak lalu keluar dari kamar dengan gaya arogan nya


"Hahhaaaaa Hahahaaaaa Hahahaaaaa !!!"


Mama Ida yang mendengar kegaduhan dari lantai dua mencoba untuk melihat apa yang terjadi. Saat sampai tangga mama Ida melihat Riza.


Mama Ida senang dan langsung menyusul di Riza di atas tangga.


"Rizaaa sayang kamu sudah pulang nak ?"tanya mama Ida sambil ingin memeluk Riza.


Tapi Riza yang masih di bakar oleh amarah langsung menepis mama Ida dengan kuat.


"AAAAAAAAAAAAAHHHHHH !!" mama Ida jatuh dari tangga dan "PRAAAANGGG," kepala mama Ida membentur guci yang ada di bawah tangga sampai guci itu pecah.


"Mamaaaaaa !!!


"Tantee !!!!!"teriak mereka semua yang melihat kejadian itu...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.☺️🙏💪😁


jangan lupa tinggalkan jejak ya kakak kakak ,,☺️


__ADS_2