
"Haaaay semua maaf ya kami telat," ucap Angel menyapa mereka sambil memeluk lengan Jay.
Hana, Yana Yani, Riko , Anggi melongo melihat kemesraan Angel dan Jay.
"Apakah kalian begini ??"tanya Anggi sambil membuat bentuk hati dengan kedua tangannya..
Dan di jawab anggukan dari mereka yang sedang di mabuk asmara itu.
"Horeeeee !! Anggi memeluk Yani dan Riko memeluk Yana tetapi lagi lagi Meraka salah peluk kekasih dan membuat mereka yang di sana tertawa bersama..
"Riko akhirnya sahabat kita bersatu juga dengan pasangan nya, jika begini kita bisa cepat cepat melamar kekasih kita," ucap Riko ke Anggi dengan nada yang pelan..
"Iya Riko aku turut bahagia akhirnya Riza dan Jay bisa menyelesaikan masalah mereka tanpa menyakiti salah satu darinya," ucap Anggi merasa lega.
Akhirnya mereka semua sepakat dengan setelan baju yang akan dipakai.
Jika baju pengantin yang berwarna tua maka mereka akan menggunakan warna yang senada tapi dengan warna lebih muda.
Mereka memilih 3 setel baju wanita dan 3 setel baju pria.
Untuk pagi ,siang ,dan malam.
--
Akhirnya yang di tunggu tunggu 3 hari sebelum hari H ,, semuanya berkumpul di rumah utama. "Aaah ini bukan rumah tapi istana karna besarnya minta di ampun.
Para sahabat di minta untuk menginap di
rumah utama karna acara akan di selenggarakan di rumah, tidak perlu menyewa gedung karna rumah tuan Danuarta lebih megah dan mewah. Semua di hiasi dan di dekor yang di inginkan mama Ida.
Semua persiapan sudah 90% dan akan sempurna saat hari H nanti.
Yana Yanii Riko dan Anggii sedang menata dekor ringan di taman taman.
Yana membuka suara.
"Mmm bubui" panggilan sayang dari Yana untuk Riko " (buih buih cinta) cihui
"Iya aa honey ?"Riko.
"Apakah saat kita menikah akan semewah dan semegah ini ?"tanya Yanaa.
__ADS_1
"Honey jika aku tidak sanggup memberi perayaan semegah ini apakah kamu masih mau menikah denganku," Riko balik tanya.
"Tidak ,bukan seperti itu bubui justru aku tidak ingin merayakan hal semacam ini.
Jika uangmu habis untuk perayaan dan meninggalkan hutang di mana mana kita akan kerepotan setelah menikah," ucap Yana polos. Dia tidak tahu bahwa Riko juga mampu memberika 3 kali lipat dari pada ini.
"Apa !!" Riko sedikit tidak mengerti untuk apa Riko berhutang untuk merayakan hari pernikahan mereka.
"Hmm kamu tahu bubui di desaa banyak orang orang yang merayakan pesta dengan besar besaran tetapi ujung ujungnya mereka tidak bisa membayar semua tagihan.
bukanya senang karena sudah menikah banyak dari mereka yang memilih untuk berpisah karena hutang yang melilit mereka," ucap Yana menjelaskan.
Sungguh hati Riko sangat senang karna menemukan wanita cantik dan baik hati dan juga pengertian.
"Honeeeyyy kamu tenang saja uangku tidak akan habis walaupun kita merayakan pesta pernikahan 7 hari 7 malam,," ucap Riko meyakinkan Yana bahwa dia benar benar kaya.
"Sungguh !?"tanya Yana masih tidak percaya.
"Apa di dunia nyata ada orang yang memiliki duit segudang," batin Yana.
Dan Riko hanya mengangguk membuat Yana berhalu di tengah tengah pekerjaan mereka.
--
Bibi Eka sudah sampai ke kota. Jam sudah menunjukan pukul 6 pagi dan dia sudah hampir selesai menyetor barang barangnya.
Ditempat lain ,, mama Ida bersiap siap untuk pergi ke butik Tante Petty untuk mengambil baju pengantin Hana.
Sebenarnya mama Ida sudah di larang tetapi dia tetap kekeh ingin mengambil nya sendiri karna mama Ida tidak ingin ada kesalahan sedikit pun.
Di butik, setelah semua sudah di rasa aman mama Ida cepat cepat untuk membawa bajunya pulang.
Lalu tiba tiba.
"Evaaaa !!? Hay kamu Eva kan ?"Sapa Bibik Eka yang melihat teman lamanya.
"Aah iyaa , bagaimana mana kamu tahu nama aku???"tanya mama ida heran.
"Ini akuuu Eka, aku tetanggamu di desa Eva !!" jelas bibik Eka.
"Yaaaa ampuuuuun Eka aku hampir tidak mengenali mu, kamu sangat berbeda Eka, apa kamu sangat berkerja keras selama ini ?" tanya mama Ida yang ternyata itu adalah Eva.
"Ah iyaa Eva semenjak suami ku wafat dan meninggalkan banyak hutang aku harus bekerja keras untuk membayar hutang dan menghidupi anak anakku," jawab Eka sendu.
Eva yang merasa bersalah dengan bertanya seperti itu meminta maaf.
__ADS_1
"Oyaa Eka bagaimana ke adaan Sonya dan putri ku.? Aku sebenarnya sangat ingin berkunjung ke desa tetapi aku tidak sanggup melihat putriku yang malang," ucap mama Ida merasa sedih ...
"Evaa Sonya telah tiada," ucap bibi Eka.
"Apaaa !!! Eva terkejut.
"Lalu bagaimana dengan putriku ?" tanya Eva kembali merasa sangat kawatir.
Eka tersenyum.
" Kamu tidak usah kawatir Eva karena hari ini putri mu Hana akan menikah," ucap bibi Eka.
"Benarkah ?? sungguh aku ingin datang tetapi hari ini juga adalah hari pernikahan putra ku Eka," ucap Eva sangat bingung disisi lain dia ingin bertemu putrinya tapi di sisi lain putra juga akan menikah.
"Begini saja pagi kamu temani putra mu lalu malam nanti kamu datang ke acara resepsi putri mu," ucap Bibi Eka memberi ide.
"Aahh kamu sangat benar Eva, terima kasih. Bolehkah aku melihat alamatnya ?"tanya Eva.
"Oh iya ini, acaranya di adakan di rumah sang mempelai pria," ucap Eka sambil menunjukkan kertas berisi alamat...
"APAAAAAAAAA !!!!!!!!!!!!
Tiba tiba mama Ida berteriak histeris.
.
.
.
.
.
.
..
.
.
.
. Hay kakak ,, jangan lupa tinggalkan jejak untuk author ya,agar author lebih semangat menulis,,, ☺️☺️☺️ trima kasih 🙏🙏
di tunggu saran dan kritiknya 😊😊
__ADS_1