
Malam hari pukul 18:00 WIB.
Riza dan mama papanya makan malam santai sampai akhirnya Riza membuka suara.
"Mah pah, aku akan segera melamar Hana," tuturnya.
"What, apa sayang !! secepat ini ?"ucap mama ida kaget tapi di barengi rasa senang..
"Iya mah aku sudah yakin dan tidak akan menundanya," tegas Riza.
"Bagus nak papa akan mendukungmu. Lebih cepat lebih baik, karena jika di tunda tunda takut nanti malah akan terjadi bencana," ucap papa serius.
"Maksud papa?bencana apa? "tanya mama gak kalah serius.
"Bencana teg dung duluan hhahhaaa," tawa tuan Danuarta menghiasi ruang meja makan .
"Aaah papa bisa saja hhaa," tawa kecil mama ida.
"Baiklah jadi kapan kamu akan melamar Hana sayang," lanjut mama Ida.
semua konsep sudah di atur oleh Anggi Riko dan Jay mah, mama tidak perlu kawatir," ucap Riza lembut.
" Yah terserah kamu nak papa akan selalu mendukung mu,," support papa.
"Dan mama juga akan membantumu sebisa mama," ucap mama dengan senyum bahagia.
"Terima kasih mah pah," ucap Riza sambil mencium mama papa nya dan berjalan pergi meninggalkan mereka..
...
"Persiapkanlah dirimu karna sebentar lagi aku akan melamar mu," pesan singkat Riza untuk Hana.
Ting ..
Hana pun membacanya.
"Huuh dasar Riza barbar banget deh ,mau melamar tapi kata katanya tidak romantis banget,,"gumam Hana sambil manyun.
Tapi Hana senang dan hatinya terasa berbunga-bunga. Dan tapi dia lagi lagi teringat oleh rencananya, Hana pun menjadi sedih. "Hmm kebahagian ini akan segera berakhir," ucap Hana sendu.
__ADS_1
"Bibik sonyaa setelah aku membalaskan dendamku, aku ingin menyusul mu dan ayah saja, aku tak bisa hidup melihat dia menderita. hik hik hik",, tangis Hana pun pecah.
"Sungguh ini sangat menyakitkan bibiiik hik hik hik .."
...
Seminggu berlalu,.
hari ini adalah acara Riza akan melamar Hana secara resmi..
"Hana, nanti malam aku akan menjemputmu jangan berdandan berlebihan," isi pesan singkat Riza untuk Hana.
"Memang kenapa sayang jika aku berdandan cantik, aku tidak ingin membuat mu malu, masak pria tampan berjalan dengan wanita si buruk rupa." balas Hana.
" Kamu hanya boleh cantik di depanku saja dan aku akan mencongkel mata mereka yang melihatmu sebagai wanita buruk rupa agar tidak bisa melihat sekalian," balas Riza kembali.
"HAHAAA !!!!" Hana pun hanya membalas tawa singkat..
Pukul 7 malam ..
penampilan Riza benar-benar sangat mempesona, ketampanannya bener bener tidak pernah luntur bahkan secuil sekalipun..
Suara tlakson mobil Riza terdengar oleh Hana. Gaun putih dengan disain simpel, kalung yang melingkar di leher Hana, hils merah muda sangat pas di pakai Hana malam ini..
Saat memasuki mobil Riza mengomeli Hana..
"Sudah kubilang jangan dandan berlebihan," ucap Riza sambil melajukan mobil.
Hana pun manyun dan lagi lagi hati Riza benar-benar bergejolak melihat ekspresi itu, rasanya dia ingin memakan habis bibir seksi itu tapi sebisa mungkin Riza menahanya..
"Sayaaang aku tidak berlebihan aku bahkan menggunakan pakaian biasa, semua serba biasa bahkan aku tidak bedakan hanya lipstik tipis tipis saja," jelas Hana.
"Lalu kenapa malam ini kamu cantik sekali, jika tau kamu secantik ini aku akan mempersiapkan kaca mata hitam untuk semua orang yang akan hadir di acara kita," puji Riza tapi tetap wajah dingin ya..
Hati Hana pun serasa ingin terbang melayang bebas karena saking senangnya di puji oleh Riza, wajahnya sekarang memerah yang membuat dirinya semakin menggemaskan. Sebisa mungkin Hana menetralisir keadaannya..
"Aaah sayang berlebihan itu tidak baik karna jika jatuh itu akan sangat menyakitkan," ucap Hana lembut.
Riza pun menjawab dengan santai,,
__ADS_1
"jika aku akan terjatuh bukankah kamu akan memegang tangan ku agar tidak terjatuh," ucap Riza, kali ini menatap wajah Hana lekat lekat lekat karna mereka sudah sampai jadi Riza bisa memandangi wajah Hana
"Aah ,,hmm," Hana di buat salah tingkah dibuatnya, sungguh perkataan itu sangat pas meremas jantung Hana,. bagaimana bisa dia memegangi tangan Riza sedangkan dia sendirilah yang akan mendorong Riza supaya terjatuh..
"Kenapa kamu gugup??" tanya Riza kembali Karna melihat gelegat Hana salah tingkah..
"Aaaah ngk sayang," Hana mencoba tersenyum manis dan memegang tangan Riza.
"Sayang,,,apapun yang terjadi aku akan selalu memegangmu seperti ini," ucap Hana dengan manis dan itu membuat Riza mencoba untuk mendekatkan dirinya ke Hana..
Tiba tiba" TURUN" perintah Riza
Hana pun kaget.
"Apa kamu nyuruh aku turun," Hana kesal.
"Iya karna kita sudah Sampai, aku sudah membuka tali pengaman mu, sekarang turunlah, Kenapa ?apa yang kamu pikirkan? apa kamu mau aku berbuat itu??"tanya Riza dengan senyum dan tatapan ingin melahap Hana hidup hidup..
Hana yang tersadar pun langsung turun..
Hana merutuki dirinya sendiri kenapa dia bisa tidak sadar jika sudah sampai.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.☺️🙏