
Tepat pukul 3 dini hari Hana tersadar dari tidurnya.
Dia mencermati tempat dia berada. Hana masih belum mengumpulkan nyawanya yang hampir kecer ke dunia alam bangka.
Matanya tertuju ke arah Riza yang sedang tertidur sambil memegangi tangan Hana,
sedetik saat itu juga air mata Hana keluar tanpa permisi.
Hana yang awalnya menggerakkan tangannya untuk melepas infus yang ada di tangannya terhenti karena tiba-tiba Riza terbangun karna dia merasa ada pergerakan. Riza yang terlihat tidur tapi sebenarnya Riza tidak benar benar tidur, dia hanya memejamkan mata...
Hana terkejut, lalu dia berpura pura tidur Kemabli...
"Sudahlah bangun saja, aku tau kamu sudah bangun," ucap Riza dingin.
Hana pelan pelan membuka matanya dan melirik Riza,,karna Hana tidak sanggup melihat Riza akhirnya dia memiringkan tubuhnya membelakangi Riza...
Hana masih menangis tanpa suara dan gerakan, air matanya seperti bendungan yang jebol mengalir deras dengan kemauan nya sendiri. Dia enggan bersuara untuk Riza, perasaan Hana benar benar sangat campur aduk, Hana tidak tahu dia harus bagaimana.
.
Dia tidak senang menipu Riza dan sekarang Riza tau siapa dirinya, semua itu karna si penghianat Sasya. Sekarang Riza disini menemaninya dan memegang tangannya,, sungguh hati Hana seperti serpihan kaca yang terjatuh ...
Dengan pelan pelan riza berkata.
"Hanaa maaf kan aku, sungguh
aku tau aku bersalah tapi ketahuilah selama ini aku mencarimu setelah aku tau bahwa kesalahan itu adalah perbuatan Sasya," ucap Riza menjelaskan.
Hanaa sedikit kaget.
"Apaaa itu adalah ulah Saasya, jadi selama ini Sasyaaaa," Hana hanya bisa membatin dan merutuki dirinya sendiri.
"Setelah aku tau itu adalah ulah Saasya aku sangat sangat marah pada diriku sendiri karna sudah main hakim terhadapmu.
Dan aku juga sudah memberi hadiah ke Sasya dengan menyerahkan nya kepada 5 pria hidung belang," lanjut Riza
"Apaaa !!" lagi lagi Hana terkejut Tetapi umpatan itu hanya keluar dari batin Hana...
"Riza menghukum Sasya seperti itu Demi aku," batinnya..
Hana menjadi semakin deras menangis stelah mengetahui ini semua, jadi selama ini dia telah berkerja sama dengan Sasya si dalang dari semua masalah ini. Demi apa Hana mencengkram bantal kuat dan rasanya ingin mencakar cakar wajah Sasya yang selama ini berpura pura baik dan merasa terzolimi oleh Riza.
__ADS_1
"Hana kumohon maafkan aku, aku berkata yang sejujurnya, selama ini aku mencari dan menunggumu, aku ingin bertanggung jawab atas perbuatanku. Jika kamu menolak ku, kamu bisa membunuhku, aku rela Hana," ucap Riza sambil Riza mengeluarkan pistol dalam bajunya dan meletakannya di atas meja.
"Dan maafkan aku, karna selama ini aku tidak bisa mengenali mu," ucap Riza lalu dia menundukkan kepala nya..
Sungguh Riza juga masih tidak percaya bahwa wanita yanag dia cintai wanita yang telah memberi warna baru di hidupnya adalah Hana yang sama dengan Hana yang telah dia nodai.
Hana lalu membalikan tubuhnya menghadap Riza. Sungguh hati Hana benar benar hancur sehancur hancurnya saat melihat Riza yang tampan gagah dingin cuek menundukan kepala nya di depan Hana..
"Rizaaaaaaa!!!! hik hik hik hik," Hana menyebut nama Riza sambil menangis ...
"Riza, huhuhuu sungguh ini sangat menyakitkan, sungguh rasanya aku ingin mati sajaaa ,.huuuwaaaa hikhikhik," tangis Hana pecah juga akhirnya tangisan Hana yang dia pendam selama ini.
"Bagaimana bisa aku melakukan hal bodoh seperti ini ,, Huaaaa..."
"Hanaa hanaa hay tenangkan dirimu sayang, tidak papa aku sudah memaafkan mu," ucap Riza yang kaget dengan respon Hana lalu berdiri dan memeluknya untuk menenangkanya.
"Huuuuaaaa !! Riza sungguh aku tidak ingin melakukan semua ini," ucapnya lagi.
"Sudaahlah Hana tidak kenapa, tenangkan dirimu dulu baru bicara, Ok. sekarang minumlah dulu," ucap Riza dengan lembut.
Dan setelah lah Hana tenang, dia mengambil napas dalam dalam sebelom mulai bicara lagi.
"Rizaaaaa ,, setelah aku mendapatkan hukuman darimu,,aku memutuskan untuk pulang ke desa, aku merasa kota bukanlah tempat ku.
"Tapi saat aku menceritakan hal memilukan itu kepada bibik Sonya, bibik Sonya malah kena serangan jantung dan meninggal, hatiku benar benar sakit Rizaa aku tidak sanggup hidup lagi walau seditik pun saat itu.
"Dan entah apa yang merasuki kuuu, aku menyalahkan semua ini terjadi karena dirimu lalu aku memutuskan menjual semua aset aset ku di desa untuk merubah penampilanku dan membuat usaha bunga di kota..
"Aku sengaja mengubah penampilan ku hanya untuk bisa memikat mu dan membalaskan dendam ini...
Tapi ketaui lah Riza, tahun demi tahun setelah usaha ku lancar ,aku telah berfikir panjang untuk tidak balas dendam kepada mu.
Sampai saat aku bertemu dengan Sasyaaaa,,dia menceritakan kepiluanya terhadap dirimu yang telah melecehkannya, bahkan kamu sudah merebut keperawanan dia lalu membuangnya ..
Saat itu amarahku benar benar sangat memuncak, balas dendam yang sudah ku pendam menyala kembali, bahkan kobarannya semakin besar sehingga menyakiti diriku sendiri," jelas Hana sambil menetaskan air matanya yang bening.
"Riza sungguh setiap inci aku menyakitimu, aku merasakan sakit itu 10 kalilipat dari yang kamu rasakan."
"Aku fikir setelah membalas dendam ini aku akan mengubur diriku di bumi ini,, sungguh aku tidak sanggup hidup lagi Rizaaa 'hik hik hikkk," pecah lagi tangis Hana yang memilukan..."
Riza yang mendengar penjelasan Hana benar benar bertambah rasa bersalahnya kepada Hana. karna perbuatannya bibik'nya sampai harus meragang nyawa ...
__ADS_1
"Hanaaa sungguh maaf kan. Maafkan aku Haanaa," uc6p Riza memohon sambil memegang tangan Hana.
"Hanaa hiduplah bersamaku, jadilah wanita kuu, aku berjanji akan melindungi mu dan menyayangimu dengan segenap jiwa dan ragaku," lanjut Riza memohon agar Hana mau menerima dirinya..
"Apaaa !!"Hana kaget, stelah semua ini Riza masih menginginkannya tetap tinggal, padahal Riza tau bahwa kenyataanya dia adalah si Hana cupu Hana yang dulu sanggat Riza benci, bahkan mungkin Riza ingin muntah saat melihat wajahnya dulu...
"Rizaaa apa kamu yakin aku adalah Hanayaaa si cupu itu,, walaupun penampilan ku sekarang sudah berubah, tetapi aku tetap sama dengan Hana yang dulu," ucap Hana dengan serius.
"Hana ketauilah selama ini aku mencarimu dan ingin bertanggung jawab, tidak masalah itu Hana cupu atau Hana yang sekarang aku akan tetap bertanggung jawab. Jadi aku mohon tetaplah disini dan jadi wanitaku," ucap Riza meyakinkan Hana dengan keseriusannya..
Hana yang terharu akhirnya hanya bisa menganggukan kepala nya tanda setuju.
Riza yang senang melihat persetujuan Hana,akhirnya memeluk nya dengan lembut.
" Hana aku mencintaimu sangat sangat mencintaimu,,ku mohon percayalah,," ungkapan cinta Riza.
"Aku juga mencintaimu Riza , sangat sangat mencintaimu," balas Hana
Akhirnya dari drama semalam pukul 5 dini hari Hana memejamkan matanya di pundak Riza.
karena ukuran kasur pasien yang besar jadi Riza bisa tidur berdampingan dengan Hana dan menemaninya....
.
.
.
.
.
.
.
.
Hay Hay kakkkk,,
slamat menikamti karya ku ini yaa,, masih sangat sangat pemulaaa,, di tunggu kritik dan saranyaaa .. βΊοΈβΊοΈ
__ADS_1
tolong tinggalkan jejak ya kak,agar author lebih semangat menulis πͺππ terimakasih banyak ππ