
PUKUL 4 Sore akhirnya Riza selesai melakukan meeting yang sangat penting.
Dia berjalan menuju ruangannya dengan perlahan dia membuka pintu kamar istirahat nya dan dia menatap Hana yang masih tertidur dengan sangat manisnya.
perlahan dia mengusap wajah Hana yang mana itu membuat Hana terbangun dari mimpi indahnya.
" Riza kamu sudah selesai ??"tanya Hana yang terkejut.
" Iya aku sudah selesai dan sekarang aku akan mengantarmu pulang," ucap Riza sambil mengulurkan tangan untuk membantu Hana bangun.
Hana pun tersenyum manis dan menerima uluran tangan Riza.
Sesampainya dia apartemenRiza langsung menuju kamar Hana dan melepaskan jas sama dasinya.
" Hana buatlah makan malam aku akan beristirahat sebentar saja," ucap Riza sambil membaringkan tubuhnya di kasur.
" Baiklah ," ucap Hana tersenyum manis
Sudah pukul 6 sore Hana membangun kan Riza.
" Riza bangun dan mandilah dulu, " ucap Hana membangunkan Riza.
" Iya sayang aku akan mandi," ucap Riza sambil mengucek ngucek matanya.
Hana menunggu Riza sambil membaca novel di ruang tv, sungguh suasana Hana sangat baik hari ini. Walaupun sikap Riza sempat membuatnya tidak yakin, tetapi Hana tau sebenarnya Riza sangat mencintai dirinya.
" Sayang sedang membaca apa??"tanya Riza yang menghampiri Hana lalu mencium keningnya.
" Membaca ini Riza," ucap Hana sambil memperlihatkan buku yang dia baca.
" Apa akhir dari cerita ini?" tanya Riza yang enggan untuk membacanya
"Hmm akhir yang menyedihkan tetapi penuh makna di dalamnya, kamu tau Riza sebuah pepatah CINTA TIDAK HARUS MEMILIKI itu benar benar terjadi di dunia nyata," ucap Hana.
" Tetapi aku ingin memiliki cintaku," ucap Riza sambil jari jemarinya mengelus ngelus rambut Hana.
" Riza maafkan aku sungguh aku juga sangat mencintai mu, tetapi aku tidak yakin karena setatusku yang benar benar tidak jelas," ucap Hana sambil menetaskan air mata.
" Setatusmu adalah istriku siapa yang bilang statusmu tidak jelas," ucap Riza dengan tegas.
Hana pun tidak bisa berkata kata dan langsung memeluk Riza dengan sangat erat.
" Aku mencintaimu Riza sangat sangat mencintai mu," ucap Hana merasa terharu.
__ADS_1
" Aku juga mencintaimu sayang, sudahlah kita jalani ini semua dan jika kamu masih belum menerima untuk menikah denganku aku akan selalu menunggumu," ucap Riza.
" Aku ingin segera menikah Riza jika tidak maka bagaimana dengan Yana dan Yani," ucap Hana melepaskan pelukannya dan menatap riza.
"Pilihan yang sangat bagus sayang, nanti malam kita undang mereka semua untuk datang kesini untuk membicarakan ini semua," ucap Riza.
" Baiklah," ucap Hana antusias.
...
Malam hari pukul 7:00 ,Anggi Angel Riko dan Jay datang ke apartemen Hana .
" Hana apakah kamu sudah setuju kamu mau menikah dengan adikku yang kurang setengah ini," ucap Angel antusias sambil mengejek Riza.
" Angeeel !! ucap Riza dengan tatapan dinginnya.
" Angel aku mau menikah dengan Riza dan aku menerima segala kekurangan dan kelebihan nya," ucap Hana tersenyum manis.
" Syukurlah Hana kamu tau Yana dan Yani terus meneror kami. Mereka takut jika kami tidak bertanggung jawab," ucap Anggi yang merasa lega.
" Apakah mereka sudah hamil??"tanya Angel.
" Emm sepertinya belum soalnya mereka tidak ada yang mengatakan jika mereka hamil," ucap Riko.
" Baguslah jika begitu aku takut jika Bibik Eka sampai mengetahui hal ini. Bagaimana perasaan nya jika tahu putri yang mereka jaga telah di rusak," ucap Hana merasa bersyukur.
" Iya aku juga percaya kepada kalian," ucap Hana
" Lalu bagaimana acara pernikahan kita?"ucap Angel.
" Kita adakan di rumah utama," ucap Riza.
" Tidak bisa Riza kami tidak ingin menumpang di rumah mu," ucap Anggi.
" Iya Riza aku ingin kita melakukan nya di luar ruangan," ucap Riko..
" Haah itu ide bagus Riko," saut Angel.
" Hmm terserah kalian saja. Aku serahkan tugas ini kepada kalian yang penting aku dan Hana tetap menikah," ucap Riza
Setelah rundingan cukup lama akhirnya mereka pun pamit diri untuk pulang hanya Riza yang tetap tinggal.
" Sayang aku akan membantumu mencuci piring, " ucap Riza
__ADS_1
" Baiklah ," ucap Hana
Setelah mencuci piring mereka berdua rebahan di atas kasur bersama,
" Sayang, sungguh aku sangat bahagia," ucap Hana sambil menidurkan kepalanya di atas dada Riza.
" Jika kamu tidak sabar kita bisa mempercepat hari pernikahan kita," ucap Riza
" Iih kamu ini benar benar tidak bisa basa basi ya," ucap Hana kesal.
" Hmmm," Riza hanya membuang napas nya dengan kasar.
" Kita akan mengikuti yang lain, lagian Riko dan Anggi belum menemui Yana dan Yani," ucap Hana.
" Sayang ?"panggil Riza
" Hmm ?? ucap Hana sambil mengangkat kepalanya menatap Riza.
"Bolehkah aku memintanya sekarang??"ucap Riza menatap sambil menatap mata Hana yang indah .
Hana tidak menjawab pertanyaan Riza. Hana tidak menolak maupun menerimanya Dan diamnya Hana Riza mengganggap itu adalah persetujuan.
" Terimakasih sayang setelah ini aku tidak akan pernah mengizinkanmu pergi dari sisiku," ucap Riza. Hana hanya diam karena dirinya sudah terlelap.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
☺️🙏