
Hari ini Hana memindahkan barang barangnya ke apartemen barunya dan pastinya dia di bantu oleh Riza.
Saat Hana sedang di kamar mandi Riza membereskan barang-barang Hana dan tanpa sengaja Riza melihat foto Hana cupu dengan bibiknya sonya..
Riza tidak pernah menyangka wanita yang dulu dia pandang sebelah mata bahkan pernah dia lecehkan ternyata kini dia adalah wanita yang dia cintai.
Hana yang melihat Riza memandangi foto lamanya mengira bahwa Riza akan berubah fikiran untuk bersamanya.
"Riza ?"panggil Hana lembut.
"Ah iya Hana ?"jawab Riza kaget.
"Hmm dia tidak memanggilku sayang lagi, apa Riza merasa ilfil dengan ku setelah melihat foto lama ku," batin Hana merasa sakit.
"Riza jika ka kamu berubah fikiran aku tidak papa kok," ucap Hana sendu.
Riza yang mengerti apa yg terjadi langsung memeluk Hana erat.
"Tidak sayang, aku sudah pernah mengatakan walaupun kamu kembali ke Hana yang dulu aku tidak akan pernah meninggalkanmu,," ucap Riza dengan penuh keyakinan.
Hana yang terharu ikut membalas pelukan itu. "Terima kasih sayang, love you," ucap Hana memperdalam kepalanya di pelukan Riza.
Hari hari berlalu begitu saja.
Sebulan sudah Hana tinggal di apartemen barunya dan dia tidak pernah sehari saja tidak mendapat teror dari Anggi dan Riko yang terus menanyakan Yana Yani.
Bahkan hampir seminggu 5 kali mereka datang ke toko Hana hanya untuk bertanya langsung apakah Yana Yanii datang ke kota untuk menyetor bunga.
Saat kejadian Yani terluka bibik Eka tidak pernah mengizinkan Yana Yani membawa mobil boks ke kota untuk mengantar barang lagi.
Bibik sangat sangat kawatir jika anaknya kenapa napa lagi, ntahlah firasat seorang ibu seperti tidak bisa di bohongi walaupun yana Yani sudah menjelaskan berulang kali jika itu hanyalah kecelakaan kecil
Di toko.
"Hanaaaaa,, yuhuuuuuuuu ,," sapa Anggi dan Riko.
"Riko Anggi Kalian lagi,,?" ucap Hana, padahal kemaren Riko dan Anggi baru saja datang ke toko.
"Apakah hari ini Yana Yani akan datang?? tanya mereka antusias.
"Tidak RIKOOO, ANGGIIII !!! ibu mereka tetap tidak mengizinkan mereka datang ke kota walaupun aku juga sudah mencoba untuk membujuknya," jawab Hana dengan kesal.
__ADS_1
"Hmm kenapa Kalian tidak berkunjung saja ke desa ?"lanjut Hana memberi ide.
Anggi dan Riko saling memandang dan mereka sama sama melempar senyum aneh.
"Jika Kalian tau bibik Eka ibunya Yana Yani juga hari ini datang kesini dan dia baru saja jalan pulang, siapa tau Kalian bisa bertemu dengan beliau di jalan," tambah Hana yang membuat Riko Anggi lebih bersemangat.
Setelah mendapatkan alamat yang jelas dari Hana akhirnya Riko dan Anggi siap siap otw ke desa menemui pujaan hati mereka.
Hari ini Riza akan membawa Hana datang berkunjung ke rumah orang tuanya. Mama Ida ingin membicarakan hal serius kepada Hana dan Riza.
Setelah berdandan dengan begitu cantiknya Hana sudah siap untuk pergi. Riza yang menunggu di depan pintu apartemen membuat Hana terkejut saat membukanya.
"Rizaaa. !?"ucap Hana kaget sekaligus senang.
"Hmmm apakah kamu sangat merindukan ku??" tanya Riza merayu yang mana membuat Hana manyun karena seolah olah Disini hanya dia yang merasa rindu.
Dan tentu sikap Hana yang suka manyun manyun begitu membuat Riza gemas.
Dan tanpa permisi Riza langsung menci***m Hana dengan mesra, Hana pun membalas nya dengan lembut.
"Rizaaa cukup, nanti kita telat !?"alasan Hana.
"Mmmm baiklah kita berangkat sekarang,," jawab Riza membuang napas dalam dalam.
"Haayyy Hana apa kabar mu sayang, maaf yaa Tante jarang sekali berkunjung ke tokomu, karna Tante juga harus menemani oom'mu untuk mengurus perusahaan nya," jelas mama Ida.
"Hehee iya Tante tidak papa,," ucap Hana senyum ramah.
Saat makan siang ini berlangsung
Om Danuarta membuka suaranya.
"Rizaa Hana kapan kalian melanjutkan hubungan Kalian yang lebih serius??"tanya om Danuarta.
"Mmm kalo Riza kapanpun siap pah," jawab Riza yakin.
"Terus kalo kamu sayang," tanya mama Ida ke Hana..
Hanaa yang tersipu malu menjawab.
__ADS_1
"Hana juga terserah Riza om Tante,," jawab Hana malu malu.
.
"Baiklah bagaimn kita persiapkan Persipan ini sebulan lagi, bagaimna Riza Hana,,?"tanya om Danuarta serius ..
"Kalo Riza setuju saja pah, lebih cepat lebih bagus," jawab Riza sambil mengangguk tanda setuju.
"Hanaa juga terserah bagaimana Riza om Tante," jawab Hana yang masih tersipu malu.
"Baiklah jika begitu Hana Riza Minggu depan Kalian harus melakukan foto prewedd lalu memesan gaun, memilih dekor dan memesan cincin pernikahan laluuuu' .. aaaaahh masih banyak yang harus di urus," ucap mama Ida panjang lebar karna senang.
Dan yang lain hanya tersenyum melihat antusias mama Ida...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.☺️🙏
__ADS_1