
Hari ini Hana di perbolehkan pulang dari rumah sakit. Dan Riza yang akan mengantar Hana.
Saat di perjalanan begitu sunyi. Hana masih merasa sedikit canggung, tetapi dia mencoba untuk memulai obrolan
"Eemm Riza makasih banyak ya selama di rumah sakit kamu selalu menemani aku sampai aku di perbolehkan pulang??"ucap Hana berterima kasih karena setelah semua yang dia lakukan ternyata Riza masih berada di sampingnya.
"Iyaa sama sama Hana, kali ini aku memaafkan kelancanganmu, tetapi setelah kamu benar-benar sembuh itu tidak aku tidak akan mentoleransi kelancanganmu," ucap Riza menahan kesal karna Hana memanggilnya namanya. Tetapi dia memaklumkanya karna musibah besar baru melanda mereka.
Hana hanya tersenyum manis sambil memukul pelan Riza.
"Ah kamu ini."
"Eemm oya, boleh aku tanya sesuatu?? "tanya Hana.
" Apa ?"jawab Riza singkat jelas padat.
"Bolehkah kita mencabut tuntutan kita ke Sasya,?
"Rizaa mau gimana pun kamu juga sudah bersalah dengannya," ucap Hana memohon.
"Hmm akan aku fikirkan lagi," jawab Riza.
Setelah sampai depan toko,
saat Hana mau turun Riza memegang tangan Hana...
" Hanaa ??
" Iyaa Riza, ada apa??
"Apa tidak lebih bagus jika kamu pindah ke apartemen?? biar kita lebih leluasa jika ingin berdua ??"tanya Riza meminta agar Hana mau pindah.
Hana berfikir keras, sampai akhirnya. "baiklah, kapan kamu akan menemani aku untuk mencari cari apartemen untukuu ??"tanya Hana ingin Riza menemaninya ..
.
"Mmmm kapan pun kamu mau sayang,," jawab Riza
Hana tersipu malu saat Riza memanggilnya begitu.
"Lalu bagaimana dengan pekerjaan mu Riza ??", tanya Hana kawatir jika dia membuat pekerjaan Riza terganggu...
"Ituu gampang sayang ada sekertaris aku, lagian sepertinya Minggu Minggu ini tidak ada pertemuan penting hingga aku harus rajin berangkat ke kantor," jawab Riza.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu bagaimana dengan besok ??"tanya Hana antusias.
"OK ." jawab Riza singkat dan akhirnya pamit untuk langsung berangkat ke kantor ..
Di tempat lain.
Jay dan Angel berada di puncak bukit favorit mereka ..
"Jaay apakah kamu merasa lucu dengan semua kejadian ini ??"tanya Angel tiba tiba.
"Eemmm lucu apanya ??"tanya Jay heran.
.
"Yaa lucu saja,, Riza dan Hana akhirnya bersatu setelah badai besar menerpa mereka.
Dan Riko Anggi, ntah kebaikan apa yang mereka perbuat hingga menemukan cinta pandangan pertamanya.
Dan sedangkan kita, hahahaaa kita masih ngejomblo aja," tawa Angel renyah.
.
Ntah ada apa dengan Jay dia sangat kaku dan tidak percaya diri untuk mengungkapkan perasaanya ke pada Angel.
"dasar pria payah," Batin Angel.
"Baiklah ayok kita pulang karena nanti siang pukul 2 aku harus sudah ada di bandara untuk berangkat ke Negara P," ucap Angel sambil berdiri dan bersiap siap untuk turun dari bukit..
"Kamu akan berapa lama Angel??"tanya Jay.
"Eemm mungkin sebulan dan jika waktu sebulan aku tidak mendapatkan cintaku, aku harus bersiap siap di jodohkan oleh mama papa angkatku," ucap Angel tersenyum.
Sebenarnya Angel pulang ke kota X ini untuk menjemput cintanya agar bisa menolak perjodohan dari orang tua angkatnya.
Tapi nyatanya hasilnya tidak seperti yang di inginkan, karena ternyata Riza telah menemukan pengganti dirinya
dan Jay satu satunya harapannya masih diam saja tanpa mau mengungkapkan
perasaan nya..
" Apaa !! di jodohkan ?? kenapa kamu tidak mengatakanya dari awal Angel ?? "tanya Jay gugup.
"Memangnya kenapa ?"Tanya Angel ..
__ADS_1
"Lagian Disini tidak ada yang bisa di harapkan. Riza mungkin akan segera menikahi Hana dan sedangkan aku hanya akan melihat mereka bahagia ??"ucap Angel sambil menundukkan kepala..
"Dan kamu akan segera menikah denganku Angel !!?"ucap Jay dengan serius.
Angel yang tidak percaya apa yang dia dengar langsung menatap Jay lekat lekat untuk meminta penjelasan.
"Maukah kamu menikah denganku??"ucap Jay lagi untuk meyakinkan Angel. Padahal demi apa dia sendiri merasakan jantungnya akan meledak.
Angel langsung memeluk Jay dan Jay yang sangat terkejut dengan respon Angel pelan pelan membalas pelukannya.
"Iyaa Jay aku mau aku maaauuu," balas Angel dengan tersenyum haruu.
Mereka berpelukan cukup lama dan akhirnya Jay mencium kening Angel dengan lembuut..
"Makasih ya Angel kamu sudah mau menerima cintaku ??"ucap Jay merasa senang.
"Dari dulu aku selalu menunggu ungkapan perasaanmu Jay, tapi kamu selalu membisu," ungkap Angel.
"Maafkan kan aku Angel maaf telah membuatmu menunggu lama," ucap Jay sambil memeluk Angel.
Angel hanya mengangguk sambil meneteskan air mata haru, sungguh dia tidak percaya Cinta yang selalu dia tunggu tunggu akhirnya mau mengungkapkan perasaan nya.
Dan mereka pun menuruni bukit dengan perasaan yang sudah jelas dan Jay berjanji dalam hati akan selalu mencintai Angel.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.☺️🙏
__ADS_1