Hitam Putih Hanaya

Hitam Putih Hanaya
Episode 20


__ADS_3

Akhirnya Sasya pun berpamitan, mereka sudah menyusun rencana matang matang dan tinggal bertindak pelan pelan agar semua berjalan mulus..


Hana mencoba mengirim pesan ke Riza,,


"Hay Riza maaf menganggu, aku minta maaf jika aku sudah lancang menerima tawaran mama mu untuk menerima perjodohan kita,


,Aku hanya ingin mencoba lebih mengenalmu, karena emang sejujurnya aku sudah sangat tertarik saat pertama kali melihatmu..


tapi sepertinya kamu sangat terganggu dengan kehadiranku. Jadi aku memutuskan untuk tidak akan lagi berhubungan dengan kamu ataupun Tante Ida .


selamat tinggal Riza 😊.,..


"Ting .. pesan itu sampai ke hp Riza.


Riza pun membacanya.


"Yah dia memang sudah sangat lancang membantahku," umpat Riza.


"Jelas dia terpesona olehku, secara dia pertama melihatku disaat aku akan di angkat menjadi CEO," umpat nya lagi.


"Cih siapa dia berani beraninya memutuskan untuk meninggalkanku setelah dia membuat hatiku tidak menentu,," umpatnya lagi dengan dibarengi emosi.


Riza pun menelpon Hana.


Hana sontak kaget, karna Riza menelponnya.Tapi inilah yang Hana harapkan..


"Hallo," sapa Hana


"Saat kamu memutuskan untuk masuk maka akulah yang berhak memutuskan kamu boleh keluar atau tidak !! siapkan dirimu jam 7 malam aku akan menjemputmu," tegas Riza dan panggilan pun berakhir sebelum Hana menjawab..


Hana pun tersenyum sinis, "ternyata rencana awal berhasil."


Riza menuruni tangga di rumahnya, dia sangat tampan dengan penampilan nya yang frees, jins panjang kaos branded jam tangan mahal sangat menunjang penampilan nya malam ini di tambah jaket yang ia sampirkan di pundak, benar benar mahluk ciptaan tuhan satu ini sangat sempurna.


"Sayang kamu mau kemana makan malam sudah hampir siap," panggil mama Ida..


"Eemm mah aku tidak makan di rumah, aku akan makan malam di luar. Lalu Riza membisikan kepada mamanya "bersama Hana," bisik Riza.

__ADS_1


Sebelum mama Ida menutup mulutnya Riza sudah berlari kecil menuju ke garansi mobilnya.


Jelas mama Ida senang bukan main, akhirnya Riza bisa menerima Hana.


Di toko' Hana sudah sangat cantik, baju dress warna mocca ,Sepatu hils yangg senada dan tas kecil di tangannya rambut nya di biarkan terurai benar membuat siapa mata memandang akan jatuh cinta seketika..


Tiiin tin ,, suara tlakson pertanda Riza sudah sampai..


Saat Hana keluar' dia begitu terpesona oleh penampilannya Riza dan ketampanannya.


tapi Hana menepis itu semua.


Begitupun Riza, walupun dia sangat terpesona oleh Hana, tapi dia pandai menyembunyikannya dengan tampang dingin dan cueknya..


"Masuk. !!!"perintah Riza.


Hana pun sedikit manyun karna sikap dingin Riza,


Riza yang sempat melihat itu sedikit gemas dengan sikap Hana ..


"Eemm kita mau kemana Riza ?"tanya Hana.


Hana pun manyun lagi.


dan Riza curi curi pandang. Sungguh Riza sangat menyukai Hana saat dia manyun seperti itu .. menurutnya itu sangat menggemaskan ..


Ternyata Riza membawa Hana ke bioskop lagi, Hana pun sedikit ragu mengikuti riza tapi Riza sudah meyakinkan Hana bahwa film yang di tonton sangatlah menyenangkan..


Akhirnya Hana pun mau ikut.


dan ternyata itu adalah film kartun dengan tema seorang petualangan pangeran yang akan menyelamatkan tuan putri yang di culik oleh nenek sihir. ..


Hana tidak menyangka dari sikapnya yang dingin cuek, ternyata Riza sangat romantis..


Dan tidak sadar Hana menyandarkan kepalanya ke pundak Riza karna sangat terharu oleh perjuangan dan keromantisan pangeran dan tuan putri ...


"Apa kamu ingin melakukannya ?" tanya Riza mengagetkan Hana..

__ADS_1


Hana pun tersadar jika dia sudah lancang bersandar di pundak Riza ...


"Apa kamu ingin melakukannya ?"tanya Riza sekali lagi.


"Apa maksudmu Riza," tanya Hana yang tidak mengerti.


Riza pun menunjuk ke arah layar yang sedang menonton adegan ciuman antara pangeran dan putri.,,


Hana pun memukul pundak Riza manja, "Ih kamu ada ada aja Riza," Hana tersipu malu.


wajah Hana yang memerah membuat Riza tidak tahan, saat Riza ingin mencium bibir Hana tiba tiba lampu bioskop menyala pertanda film berakhir.


Hana yang kaget dengan sikap Riza langsung berdiri dan meninggalkan Riza yang mengumpat kesal karna lampu sudah menyala..


Riza pun lalu tersenyum manis dan mengejar Hana..


"Eemm aku ingin melanjutkan ya nanti," bisik Riza saat mereka menuju parkiran mobil,,


Itu sempat membuat hati Hana tidak karuan,


walaupun Hana sempat tersipu oleh rayuan Riza tapi dia kembali ingat dengan tujuannya, jadi dia tidak ingin melampaui batas...


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2