
Didalam kamarnya Hana mengutuk dirinya sendiri mengapa dia bisa mengatakan hall hal konyol seperti tadi ..
"Haah apa yang sudah aku lakukan, aku seolah olah menjadi wanita yang mengemis untuk meminta di lamar," umpat Hana sambil memegangi pundaknya yang sakit..
Bahkan Hana pun tidak berani membantah ucapan Riza bahwa tidak ada yang boleh melihat tubuhnya selain dia.
"Aaaaaaa apa yang terjadi dengan ku, apa aku sangat sangat mendalami aktingku sebagai kekasihnya Riza," Hana sambil berfikir.
"Hhmm tapi tidak papa, semakin dekat semakin bagus karna jika saatnya tiba peluru ku akan sangat tepat sasaran,."gumam Hana.
Didalam kantor Riza sangat berfikir keras kira kira kesan apa yang di inginkan Hana saat dia di lamar.
Riza pun memanggil 3 sahabatnya ini.
Tidak lama mereka pun datang.
"Hayy broo ada apa memanggil kami, kamu tau kan kami juga punya pekerjaan bukan pengangguran,," ucap Anggi yang sudah datang lalu mencerocos duluan.
"Hmm Kalian duduk lah karena ini lebih penting dari sekedar pena dan kertas kertas Kalian," ucap Riza dengan serius.
Mereka sama sama penasaran ada apa sebenarnya ini sehingga Riza bisa sangat seserius ini.
"Begini, menurut Kalian aku harus membuat kesan apa agar Hana bahagia saat di lamar",,??tutur Riza berhasil membuat ketiga sahabatnya ini melongo dan membuat Tampang kegantengannya mereka memudar sesaat.
__ADS_1
" Whaaaat !! secepat ini ?? "tanya Riko.
"Iya karena Hana meminta di lamar jadi aku tidak ingin mengecewakan nya," jawab Riza dingin.
"Hhmm,, dia sangat terburu buru apa Kalian sudah melakukanya ??"tanya Anggi serius.
Riza pun melempar Anggi dengan salah satu penanya dan tepat mendarat di kening anggi. Lalu Anggi pun meringis kesakitan.
"SHIIIITTTT' Aaah sakit Zaa, apa yang kamu lakukan,," omel Anggi.
" Jagalah ucapan mu, dia gadis baik baik. Aku tadinya ingin langsung membawa nya ke K.U.A tapi dia menolak karena dia ingin melalui proses tunangan lamaran dan acara prewedding dan aku tidak ingin mengecewakan nya," jelas Riza lagi.
Jay pun membuka suara. "Apa kamu yakin Za akan mempersunting Hana, bagaimana dengan Angel, bahkan kamu belom bertemu dengan Hanaya cupu itu untuk mempertanggung jawabkan kecerobohan mu..??"tanya Jay serius.
karena itulah selama ini Riza menolak untuk di jodohkan oleh siapapun sebelum dia bertemu Angel dan Hanaya cupu untuk meminta maaf, karna sejatinya dia ingin mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Tapi sudah hampir 7 tahun ini pencariannya tidak membawa hasil,.
"Hmmm,,, aku akan melupakan cinta pertama ku dan aku pergi meninggalkan Hana jika Hanaya sii cupu itu datang dan meminta pertanggung jawabannya.
" Lalu bagaimana jika Hana mu sekarang tidak mengizinkan kamu meninggalkan nya?"tanya Anggi.
"Maka aku akan memberi pistol ku kepada Hana cupu agar dia membunuhku," ucap Riza bersungguh sungguh dengan ucapannya.
__ADS_1
"Kalo begitu aku berharap Hana si cupu tidak muncul lagi di hadapan kita suatu saat," ucap Riko berdoa.
Jay hanya menyimak apa yang mereka ucapkan. Ada sedikit senyum kecil yang mengembang di wajahnya tanpa di ketahui oleh mereka..
Setelah memberi konsep acara lamaran untuk Hana mereka bertiga pun pamit pergi karna sejujurnya tugas mereka di kantornya masing masing pun masih sangat banyak dan menumpuk..
Hanya Jay yang belum mau meneruskan perusahan papahnya, dia fokus untuk mengembangkan bisnis cafe coffe'nya di mana-mana di dalam dan di luar kota..
.
.
.
.
.
.
.
.☺️🙏
__ADS_1