
"Kak aku akan pulang, terima kasih sudah menolongku,, "pamit Hana
" Aku akan mengantarmu ", ucap Jay menawari Hana tumpangan
"Tidak usah kak,aku gak mau ngerepotin kamu lagi,ini sudah sangat cukup.." tegas Hana
Dengan tertatih lemas Hana menuruni bukit itu,.
tiba tiba Jay memegang tangan Hana,dan menuntunnya ke bawah dan berkata',,"Tidak ada penolakan"..
Hana pun diam memandang pria yang kegantengannya tidak kalah sama Riza,hanya saja mimik wajahnya lebih enak di lihat ..
"Dimana kosanmu Hana,? " tanya Jay
" Ah,berhenti di pinggir depan sana kak' "jawab Hana
"Kamu yakin turun disini'?" tanya Jay
"Iya kak gak papa ini juga sudah dekat. Tinggal masuk gang sudah sampai, terima kasih ya kak" ucap Hana sopan
Sebenarnya jay khawatir dengan keadaan Hana,tapi Hana meyakinkannya kalo dirinya akan baik baik saja..
Sedangkan di villa,Riko dan Anggi tertawa melihat kejadian tadi sambil melihat Vidio yang di rekam oleh Anggi. Walaupun tadi sempat di banting oleh Jay, tetapi itu tidak membuat kamera mahal itu rusak parah dan hanya pecah sedikit saja.
"Tidak ku sangka ternyata si culun itu memiliki tubuh yang indah.. " ucap Riko
" Ah yaa ,, andai dia tidak secupu itu saat pergi kampus maka sedari awal sudah aku jadikan dia teman dekatku,'"lanjut Anggi
"Saat Anggi dan Riko asyik membayangkan moleknya Hana,, Riza sedang diam dan merenung dengan apa yang telah dia perbuat. Hatinya sedang tak menentu,
harusnya dia merasa senang Karena sudah memberi pelajaran pada gadis yang sudah berani macam macam dengannya..
__ADS_1
Riza sudah berjanji akan memberi nilai terbaiknya kepada papa. Karena papanya selalu menuntut nilai nilai nya yang bagus seperti dulu..
Karna setelah masuk kuliah Riza tidak lagi menjadi anak yang pintar dan teladan,orang tua Riza sampai tidak tau lagi harus berbuat apa karna mama papa juga tidak mampu menemukan seseorang yang telah membuat Riza patah hati sampai sebegitunya. Dan sebenarnya itu semua adalah karna perbuatanya almarhum kakek Riza .
Riza di ancam jika tidak menunjukan nilai terbaiknya lagi.Maka dia tidak akan mendapatkan warisannya..
Dan dengan percaya dia menyuruh Hana mengerjakan tugas itu,dan hasilnya malah membuatnya sangat sangat marah..
Riza berfikir untuk apa Hana mengerjainya seperti ini,apa dia bosan hidup , "Hah dia sangat sangat menyebalkan "umpat Riza
Tetapi ntah kenapa Riza merasa tidak yakin akan kepuasannya mengerjai Hana,ada rasa bersalah tapi dia menghempasnya karna dia yakin Hana memang benar benar bersalah...
Di tempat kosan,Hana hanya bisa meratapi kepedihan hatinya,tidak ada air mata. Hanya matanya kosong sambil menyusun barang barang nya. Hana memutuskan pulang ke desa,karna menurutnya di kota bukanlah tempat yang cocok untuknya .
Tidak apa tak menuntun ilmu,yang penting dia bisa hidup damai dan bahagia bersama bibiknya di desa.
Esok pagi ,di kampus 4 pria dengan gaya cool mereka berjalan menuju kelas.
" Sayaaanggg hay sayaaang, Mmm aku rindu sekali denganmu,"manja sasya
Tetapi Riza tidak menggubris kehadirannya Sasya dia malah seperti orang bingung tengok kanan kiri mencari sosok Hana,tapi tidak ada..
"Sayang !! bentak sasya kesal dia tidak di perhatikan..
"Minggir !!
Satu kata yg tidak bisa di bantah,akhirnya sasya pun pergi ke kelas dengan kesal.
Di kelas, teman teman sasya pada kebingungan. Mereka mencari Hana tapi tidak ketemu padahal mereka memiliki tugas yang harus segera di kerjakan.
Lalu sasya muncul dan tertawa,,,
__ADS_1
" Hahaha apa Kalian sedang mencari si cupu itu,.?" Hmm mungkin dia telah di telan oleh bumi,,"ucap Saysa yang membuat semua teman sekelasnya bingung
"Apa maksudmu Sasya?," tanya salah satu temanya..
"Yaaaah,karna aku berhasil mengerjainya dengan menukar hasil tugas Riza yang asli dengan palsu hhahaa..
"Dan pastinya Riza tidak akan mengampuni orang ceroboh seperti Hana" ,,ucap Sasya dengan bangganya telah berhasil mengusir Hana
Teman teman Sasya pada bengong,yah walaupun mereka juga tidak terlalu menyukai Hana,tetapi mereka juga sangat membutuhkan Hana.
Dann tanpa di duga Riza mendengar itu,karna dia memang sengaja mau mencari sosok Hana..
Tapi Bagai di sambar petir Riza tidak percaya dengan apa dia dengar, ternyata Hana memang tidak bersalah.
Akhirnya Riza berfikir akan menghukum Sasya karna perbuatannya yang di luar batas.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
..☺️🙏