Hujan di musim semi

Hujan di musim semi
HUJAN DI MUSIM SEMI ~BAB XXIII~ MAKIN ROMANTIS


__ADS_3

Semenjak Riza menolak perjodohan itu mama Riza sudah tak mau lagi mengenal kan laki - laki lain kepada Riza sebab mama nya melihat bahwa Riza tak bisa lagi di jauh kan dengan Imam begitu pun sebalik nya ibu Imam pun sudah lelah mengenal kan banyak wanita tapi hasil nya hanya penolakan dari Imam dan yang bisa ibu Imam dan mama Riza lakukan hanya berdoa agar pilihan anak - anak nya benar dan tak terulang kembali kegagalan untuk yang ke dua kali nya.


Semenjak motor Riza rusak Imam lah yang sering antar jemput Riza berangkat kerja atau pun pulang kerja, terkadang Imam menjemput Riza sambil mengajak anak - anak Riza sambil sekalian makan malam namun terkadang juga Riza naik angkot sebab Imam sedang luar kota.


Siang itu Imam menghubungi Riza memberi tau bahwa nanti sore tak bisa menjemput sebab harus berangkat keluar kota harus mengirim pesanan.


"Mi......maaf ya nanti abi tak bisa menjemput umi pulang kerja sebab abi harus kirim barang ke surabaya"(kata Imam melalui telefon)


"Iya bi tak apa - apa.....lalu abi pulang nya kapan??apa lama di sana??"(tanya Riza pada Imam sambil memain kan mose yang ada di meja kerja Riza)


"Tak lama kok mi paling cuma seminggu saja"(kata Imam sambil memain kan bulpen di tangan nya)


"Seminggu bilang cuman......."(kata Riza sambil manyun dan manja pada Imam)


"Baru seminggu mi......dulu saja abi nunggu umi 5 tahun malahan"(kata Imam sambil senyum)


"Beda lah bi kan dulu kita jauh tak sedekat sekarang to??"(kata Riza sambil menjelaskan pada Imam)


"Meskipun jauh tapi kan hati abi selalu dekat sama umi to......??"(kata Imam sambil merayu Riza yang sedang manyun)


"Heeemmmm......ya sudah kalau tak mau di rindui abi nya......"(jawab Riza sambil berlagak tak butuh pada Imam padahal Riza merasa khawatir dan kecarian saat Imam tak ada kabar)


"Mau lah sayang siapa sih yang tak mau di rindui tapi kan abi harus kirim barang dulu to"(kata Imam menjelaskan pada Riza)


"Ya sudah kalau gitu hati - hati di jalan ya bi nanti kabari umi kalau sudah sampai sana biar umi tak khawatir"(kata Riza pada Imam dengan nada khawatir)


"Iya umi sayang abi berangkat dulu ya.....assalamualaikum umi sayang"(kata Imam sebelum mengakhiri telefon nya)


"Iya bi wa'alaikumussalam hati - hati di jalan ya sayang"(kata Riza sambil mematikan telefon)


Setelah mematikan telefon kemudian Riza mendatangi meja kerja Tika untuk mengajak Tika makan di luar kantor.


"Tik......makan di luar yokk"(kata Riza sambil duduk di bangku depan meja kerja Tika)


"Nah.......kamu tak makan sama Imam Riz...??"(tanya Tika sambil melihat Riza yang sedang lesu)


"Tak Tik.....Imam sedang kirim barang ke Surabaya mungkin sampai seminggu di sana...."(jawab Riza sambil memain kan penggaris di meja kerja Tika)

__ADS_1


"Lalu nanti pulang nya gimana besok dan seminggu kemudian kalau berangkat kerja gimana kan motor mu rusak Riz....."(tanya Tika sambil mematikan komputer di depan nya)


"Ya naik angkot lah mau gimana lagi mana musim hujan lagi sekarang hufffff......"(kata Riza sambil menghela nafas)


"Kalau gitu kamu bareng sama aku saja Riz pulang pergi selama Imam belum pulang"(kata Tika sambil senyum dan berdiri dari tempat duduk nya)


"Serius Tik??kamu tak kejauhan apa kalau pulang pergi harus jemput dan antar aku??"(tanya Riza sambil senyum pada Tika)


"Apa sih yang gak buat sahabat dan calon ibu bos satu ini hehehe......(kata Tika sambil mengajak Riza jalan untuk makan di luar)


Kemudian mereka berdua pun jalan menuju pintu keluar kantor untuk menuju tempat makan favorit mereka sambil bercanda - canda dan menceritakan kelucuan kawan sekantor nya, kurang lebih 20 menit kemudian mereka berdua sampai di tempat yang di tuju lalu mereka memesan makanan dan minuman sambil menunggu pesanan Tika menanyakan hubungan Riza dengan Imam.


"Riz......gimana hubungan mu dengan Imam saat ini lebih baik kah atau masih seperti dulu petak umpet sama mama mu"(tanya Tika pada Riza)


"Alhamdhulillah lebih baik sih dan sekarang lebih terang - terangan kita jalan sama anak - anak juga tapi......."(kata Riza yang tak melanjut kan kata - kata nya sebab pesanan makanan dan minuman nya sudah datang)


"Tapi apa Riz??"(tanya Tika sambil menerima pesanan makanan dan minuman nya)


"Tapi aku tak tau kapan Imam datang lagi ke rumah untuk bicara sama mama Tik??"(kata Riza sambil mengaduk - aduk makanan pesanan nya)


"Dulu sih pernah aku bicara seperti itu pada Imam Tik.....tapi Imam nya malah bilang kalau mau silahturahmi saja dan memberi tau pada mama keseriusan nya....."(jawab Riza sambil menikmati makanan nya)


"Iya dan akhir nya di tolak dan depresikan Imam nya"(kata Tika yang mulai melahap makanan nya)


"Iya begitu lah Imam keras kepala suka ngeyelan kalau di beri tau kalau sudah seperti itu kan aku - aku juga yang puyeng"(kata Riza sambil memandang ke Tika)


"Maka nya nanti coba kamu bicara pelan - pelan pada Imam siapa tau Imam mau menurut Riz.....kan itu juga buat kebaikan kalian berdua??"(kata Tika sambil mengaduk jus jeruk di samping nya)


"Iya Tik.......aku faham kok nanti aku coba bicara sama Imam lagi setelah dia pulang dari Surabaya"(kata Riza sambil melanjut kan makan)


Tak lama kemudian mereka beres makan dan duduk sebentar setelah itu mereka kembali ke kantor sebab sesaat lagi sudah jam masuk.


Di sisi lain di rumah Imam adik Imam May sedang ada di rumah Imam sebab kehamilan nya makin besar tinggal tunggu waktu lahiran saja dan May mau nya di tunggui oleh ibu nya saat bersalin jadi semenjak kehamilan May menginjak usia 7 bulan May dan swami nya pulang ke rumah ibu nya menunggu kelahiran bayi munggil.


"Bu......gimana hubungan mas Imam sama mbak Riza apa sudah ada perubahan atau masih seperti dulu?"(tanya May pada ibu nya yang sedang duduk depan tv)


"Kelihatan nya makin membaik May.....mas mu juga sering jalan bareng ibu lihat dan mas mu tak seperti dulu lagi yang suka marah - marah"(kata ibu May sambil meminda chanel saluran tv)

__ADS_1


"Alhamdhulillah bu kalau gitu......lalu kapan mas Imam menanyakan ke mama mbak Riza lagi apa mas Imam sudah bicara hal itu sama ibu"(tanya May sambil mengelus perut nya yang buncit)


"Belum May......mas mu setiap ibu tanya jawab nya selalu nanti dan nanti kata nya masih sibuk"(kata ibu Imam dengan sedih merasakan ulah Imam)


"Kalau nurutin sibuk ya tak ada habis nya bu yang ada cuma jadi guncingan warga timbul lah fitnah apa lagi mbak Riza kan sudah janda bu kasian kalau terus di gantung seperti itu"(kata May menjelaskan pada ibu nya sebab May pernah mendengar selentingan di ibu - ibu pengajian membicarakan Riza dan Imam yang belum ada ikatan tapi sudah sering jalan bersama)


"Iya nanti coba ibu tanya lagi bagaimana maksud Imam dengan hubungan nya dengan Riza"(kata ibu Imam sambil berfikir tentang Imam)


Di sisi lain Imam sendiri sudah memikir kan hal itu namun di hati dan benak Imam masih terbersit kejadian satu tahun yang lalu saat Imam di tolak mama Riza di tambah lagi dengan kejadian - kejadian sebelum nya dan kata - kata mama Riza yang lumayan membuat sesak hati Imam.


Tiba - tiba hp Imam berdering dan di lihat ternyata Riza yang menghubungi Imam melalui chat.


"Assallamuallaikum bi..........jangan lambat makan dan sholat ya abi sayang"(kata Riza melalui chat dan di berikan setiker senyum)


"Wa'allaikumusallam mi.......iya mi ini juga sedang istirahat dulu sambil tunggu jam sholat magrib"(jawab Imam sambil memberikan stiker senyum juga)


"Ya sudah kalau gitu umi mau mandi dan urus anak - anak dulu ya bi"(kata Riza dalam chat nya)


"Iya mi........"(kata Imam lalu Imam menyimpan hp nya untuk mengambil wudhu sebab sudah dengar adzan magrib berkumandang)


Di sisi lain Riza merasa tenang sebab Imam masih membalas chat nya dan memastikan Imam baik - baik saja di sana meski jauh dari Riza, sedang kan anak - anak Riza setelah di mandikan selalu bertanya Imam sebab biasa nya mereka di ajak Imam untuk menjemput Riza pulang kerja namun hari ini Imam tak datang dan tak mengajak mereka menjemput Riza.


"Ma......abi kemana kok tadi tak jemput kakak sama dedek buat jemput mama pulang kerja??"(tanya Aliya sambil mengerjakan pr nya dari sekolah)


"Iya ma.......abi kemana kan biasa nya dedek di ajak jalan - jalan sama abi ma tiap sore??"(kata Aisyah pada Riza yang sedang memotong sayur buat kue pesanan kawan nya)


"Abi sedang kirim barang di luar kota sayang maka nya hari ini tak jemput kalian"(kata Riza sambil mengupas kentang)


"Abi lama ya ma ke luar kota nya"(tanya Aisyah lagi yang sangat dekat dengan Imam)


"Tak kok hanya seminggu kata nya tadi bilang ke mama"(jawab Riza sambil melanjut kan mengupas kentang)


"Wih lama sekali abi pergi nya ma??jadi rindu deh kakak sama abi kalau lama seperti itu ke luar kota nya ma....."(kata Aliya yang mulai manyun sebab tau Imam sedang keluar kota)


"Ya kan nanti bisa video call sama abi kalau abi nya sudah tak sibuk lagi pula kakak kan masih kerjakan pr nah itu dedek juga masih belum beres makan nya?"(kata Riza sambil senyum pada anak - anak nya)


Saat itu mama Riza pun ada di situ namun tak memberikan pertentangan mendengar hal tersebut apakah benar Imam sudah dapat mengambil hati mama Riza atau kah mama Riza masih seperti yang dulu yang menentang hubungan Riza dan Imam???

__ADS_1


__ADS_2