
Begitu bahagia nya Imam mendengar bahwa mama Riza telah merestui hubungan nya dan Imam ingin segera memberi tau ibu nya pasti nya ibu Imam akan ikut bahagia melihat akhir nya Imam bisa menikahi Riza, dengan berbagai masalah yang menghampiri di hubungan mereka berdua.
Tak begitu lama Imam sampai juga di rumah nya lalu segera lah Imam mencari ibu nya.
"Assalamualaikum. .........bu.......ibu........"(kata Imam sambil berjalan menuju ruang tv)
"Wa'allaikumusallam ada apa Mam kok kamu teriak - teriak seperti habis ketemu demit saja"(jawab ibu Imam sambil melanjut kan makan puding)
"Bu.........Imam bahagia sekali saat ini, tadi Imam dari rumah Riza bu, lalu mama Riza bilang kalau sudah merestui hubungan ku sama Riza bu........bahkan menyuruh bawa ibu ke rumah Riza buat melamar Riza bu......"(kata Imam dengan penuh semangat hingga tanpa sadar menetes kan air mata kebahagiaan)
"Alhamdulillah akhir nya nak.....kamu menikah juga sama Riza, ya sudah ibu mau ke rumah Uwak Hamid buat membicarakan masalah ini"(kata ibu Imam sambil beranjak dari tempat duduk nya)
Saat itu Imam begitu bahagia sampai melupakan sakit di dada nya semua nya serasa sangat indah di sisi lain ada Rizal yang menaruh dendam pada Imam sebab Rizal berfikir gara - gara Imam lah lamaran nya kepada Riza di tolak dan Rizal tak pernah menyadari bahwa karena ulah dia sendiri lah yang membuat lamaran nya di tolak dengan Riza.
"Wan.......bos mu yang sinting itu mau nikah ya kata nya??"(tanya Rizal pada Iwan di warung kopi di ujung jalan)
"Ah.......yang benar Imam mau nikah??kan Imam tak doyan perempuan??dia itu doyan nya tu banci kaleng - kaleng"(jawab Ferdi kawan Rizal yang rupa nya tak suka juga pada Imam)
"Kenapa sih kalian itu suka banget ngeledekin Imam memang nya Imam salah apa sama kalian??"(jawab Iwan yang sedang duduk di samping Beni)
__ADS_1
"Iya benar memang pernah apa Imam ganggu - ganggu kalian??malah semenjak Imam buka usaha kandang burung banyak muda - mudi mendapat pekerjaan"(jawab Beni dengan nada sebal pada Rizal dan Ferdi)
"Hemmmmmm.......anak buah nya tak terima rupa nya bos banci nya di buli....."(kata Ferdi sambil senyum meledek ke arah Beni dan Iwan)
Kemudian Iwan dan Beni segera pergi dari warung kopi setelah membayar apa saja yang mereka makan sebab mereka berdua malas meladeni Rizal dan Ferdi yang sok kaya itu.
Di sisi lain Riza sedang chat dengan Tika sahabat nya untuk memberitakan kabar gembira itu bahwa mama nya sudah merestui hubungan nya dengan Imam tinggal tunggu kapan keluarga Imam datang untuk meminang nya.
"Tik........saat ini aku bahagia banget sebab mama ku sudah bicara sama Imam bahwa mama sudah merestui hubungan kita bahkan Imam pon di suruh segera halal kan hubungan kita"(kata Riza penuh dengan semangat)
"Alhamdulillah akhirnya ya Riz.........kalian nikah juga dengan melalui masalah bertubi - tubi, aku ikut senang Riz......"(jawab Tika di sertai stiker senyum bahagia)
"Iya Riz.......tapi kan tak selama nya semua juga ada waktu nya Riz.....maka nya kalau sedang bahagia sekedar nya saja dan kalau sedang sedih juga sekedar nya saja sebab selama di bumi ini tak ada yang abadi Riz....."(kata Tika sedikit menasehati sahabat nya)
"Bener Tik.......saat Alloh mengabul kan doa - doa kita benar - benar seperti bermimpi melihat semua itu"(kata Riza sambil senyum - senyum bahagia)
Namun seperti nya Tika sedang sibuk dengan anak - anak nya sebab chat Riza tak di balas lagi sedang kan Riza sendiri menidur kan anak - anak nya yang mulai rewel minta di temani tidur nya.
Disisi lain Rizal bersama kawan - kawan nya merencanakan agal pernikahan Imam dan Riza gagal dengan berbagai cara sebab Rizal masih menaruh dendam pada Imam.
__ADS_1
"Jek.......kamu tau tak rumah Imam??"(kata Rizal pada kawan nya yang sedang duduk di hadapan nya)
"Imam siapa boss??seperti nya baru dengar aku nama desa seperti itu hahahaha....."(jawab Jek sambil tertawa meledek)
"Iya memang orang deso maka nya nama nya juga deso Jak....."(kata Rizal dengan pandangan dan nada dendam)
"Memang mau bos apakan itu bocah deso kalau ketemu??"(kata Ferdi sambil menyalakan rokok)
"Akan aku habisi sebab sudah berani - berani main - main sama aku"(jawab Rizal sambil membanting botol minuman)
"Tunggu - tunggu boss.......jangan bos bisa - bisa bos masuk penjara gawat boss...."(kata Jak sambil memandang ke arah Rizal)
"Aku tak peduli.........kalau aku tak bisa memiliki Riza berati Imam punbegitu!!!"(ucab Rizal dengan nada emosi dan seketika itu ruangan menjadi hening)
Kemudian Rizal mengajak Ferdi untuk menuju bengkel tempat biasa tongkrongan mereka berdua dan entah apa yang akan mereka perbuat untuk menggagal kan pernikahan Imam dan Riza.
Malam pun makin larut pasti nya Riza dan anak - anak nya sudah tertidur sedangkan Imam belum bisa memejamkan mata nya rasa - rasa nya Imam ingin sekali segera pagi datang dan segera melamar Riza.
Namun Imam tak menyadari bahwa ada sesuatu yang akan menghalangi pernikahan nya dengan Riza.
__ADS_1
lalu apakah Imam dan Riza mampu melewati masalah ini atau kah Imam akan menyerah dan setress lagi??berjalan mulus kah pernikahan mereka sampai pelaminan??atau kah akan kandas lagi harapan Riza dan Imam??