I Love You Bos N'Dut

I Love You Bos N'Dut
Lamaran


__ADS_3

Ke esokan harinya Mini menerima pesan dari Virgo semalam kalau dirinya tidak bisa langsung melamar dirinya,karena tiba-tiba dia ada urusan keluar negeri sekalian dia akan menemui orang tuanya yang berada di luar negeri memberitahukan mereka kalau dia akan segera menikah,tapi dia mengutus Robert untuk mewakili dirinya.


"Hehe dasar beneran deh tuh orang ya niatnya emang nggak serius ya, ngelamar anak gadis orang ajah malah di wakilin asistennya bisa-bisanya,tapi...ya bisa lah dia kan sutradaranya hahaha"guman Mini dalam hati saat bertemu Robert di ruang tamu rumahnya.


Robert menjelaskan kepada bapak Mini karena Mini sudah tidak punya ibu jadi Robert hanya mewakili melamar Mini melalui bapaknya dan juga kakak perempuan yang juga seorang single mom. kalau Virgo ada urusan di luar negeri sekalian menemui keluarganya di sana memberitahukan kalau dirinya akan menikah dengan Mini.


"Ooo begitu ya saya maklum dengan Igo sekarang sudah menjadi pengusaha sukses dan Mini beruntung karena bisa menikah dengan Igo,mengingat mereka memang berteman sejak kecil"tutur Bapak Abdul bapak Mini.


"Iya...pak...dan ini semua adalah kebutuhan yang akan di gunakan saat pernikahan nanti"


Robert memberikan sebuah amplop berisi uang dan berbagai keperluan untuk keluarga Mini ,mulai dari pakaian yang akan mereka kenakan saat pernikahan sampai alas kaki pun sudah di persiapkan oleh Robert.


"Dan yang ini khusus buat Mini"Robert memberikan kotak sepatu kepada Mini,dan Mini hanya berterima kasih saat menerimanya tanpa melihat isinya,dia sudah tidak perduli dengan semua yang di berikan oleh Robert,dirinya menganggap ini hanya sandiwara jadi tidak perlu memeriksa secara detail seperti pernikahan sungguhan saja fikirnya saat itu.


Tiga hari berlalu.


Virgo masih berada diluar negeri dan belum kembali ke tanah air.


"Urusan apa sih di luar negeri?kok sampai sekarang belum kembali juga?"tanya Mini pada Robert.


"Termasuk urusan bisnis Min...udah kamu tenang saja bos pasti kembali saat pernikahan nanti"


"Apaan sih bukan begitu maksud saya pak...."


"Ya terus apa dong?kalau bukan kamu khawatir pernikahan ini batal?"


"Bukan apa-apa juga pak,hanya saya agak khawatir saja sebab dia pergi ngedadak banget"


"Oooh begitu...kangen gitu ceritanya?"


"Apaan sih pak hahaha nggak lucu"


Robert tersenyum melihat Mini,yang mencemaskan bosnya.


Itu cemas atau rindu Min...haeuh calon pengantin keduanya sama saja nggak mau ngakuin perasaan masing-masing.


Fikir Robert.


"Ayo..."ajak Robert.

__ADS_1


"Ayo kemana?"Mini bingung.


"Meeting lah kemana lagi"


"Ooo iya hehe"


Mereka berdua pun berangkat ke tempat meeting yang telah di tentukan,di sebuah gedung bertingkat tinggi mereka sekarang berada,beberapa perwakilan dari perusahaan mengadakan pertemuan disana untuk menjalin kerja sama.


"Mini..."Panggil seseorang ketika Mini dan Robert ingin memasuki lift gedung tersebut.


Suara yang sangat di kenalnya suara serak khas milik orang tersebut yaitu Puma.


"Eh...hai...kau ikut juga?"tanya Mini ramah di sertai senyum manis khas Mini.


Mini memang bukan gadis yang cantik wajahnya biasa saja khas orang sunda hanya saja dia memiliki kelebihan lain bila sudah berbicara dekat dengan dia orang tersebut bisa merasa nyaman dengannya,seperti Puma saat ini padahal dirinya tidak terlalu dekat saat masa SMA bahkan dirinya lupa dengan sosok Mini tapi setelah kejadian beberapa minggu yang lalu saat mereka mengobrol di motor Puma jadi ingin dekat dengan Mini.


"Iya...dong..."kata Puma santai.


"Ya sudah kita barengan saja"ajak Mini.


Robert yang sedang bersamanya melirik tidak suka,dia tidak suka calon istri bos nya jalan bersama dengan pujaan hatinya,tapi dia juga tidak bisa mencegahnya karena dia tidak berhak.


Di saat Robert bergulat dengan isi hatinya sendiri Mini dan Puma asik mengobrol di dalam lift bahkan sesekali mereka tertawa bersama.


Ting....


Lift pun sampai di lantai tempat meeting mereka di adakan,mereka pun berjalan bersama-sama Puma dengan asistennya dan Robert dengan Mini.


"Oia Vir kemana kok hanya kalian berdua?aku baru sadar"tanya Puma.


Bagaimana kau baru sadar hei...pemuda...apa kau hanya melihat Mini saja sedari tadi di depan pelupuk mata mu itu?


Protes Robert dalam hatinya.


"Ooo kak Igo sedang ada urusan bisnis yang lain di luar negeri dan sekarang ini kami wakilnya"jelas Mini.


"Kak Igo?"Puma bingung.


"Ya itu panggilan sayang Mini pada bos kami,bahkan bos pun memangil Mini dengan panggilan Gege"ucap Robert dingin.

__ADS_1


"Hehe aku baru tahu Min?"Puma tersenyum pada Mini.


"Iya itu panggilan kami sedari kecil"jelas Mini.


"Sedari kecil sedekat itu kah kalian?"Puma terkejut karena baru mengetahui fakta terbaru,Puma memang tahu kalau Gemini dan Virgo itu dekat saat mereka masih SMA,tapi dia baru mengatahui kalau ternyata merka berteman sejak kecil.


Mini mengangguk,dan Puma pun terdiam setalah sampai di pintu ruangan meeting.Mini berdiri di belakang Robert sedangkan Puma duduk berhadapan dengan Robert dari sana dia bisa melihat dengan jelas wajah Mini.


Entah kenapa aku baru menyadari kalau dia itu gadis manis yang sangat tomboy saat sekolah dulu,gadis tomboy yang bermetamorfosis menjadi wanita yang solehah,unik,baik,dan cantik begitu lah gambarannya saat ini.


Fikir Puma saat melihat Mini yang sedang berbicara dengan Robert di hadapannya.


"Bos..."panggil asisten Puma hingga membangunkan lamunan Puma.


"Eh...iya ada apa Jhon"kata Puma pada asistennya.


"Meeting akan di mulai bos kenapa malah bengong?"tanya asisten bingung "Apa anda sakit bos?"tanyanya lagi.


"Tidak aku hanya sedang memandang pemandangan yang sangat meneduhkan jiwa hemmm"ucapnya asal.


Sementara sang asisten hanya memiringkan kepalanya saja karena bingung mencerna ucapan sang bos.


Pertemuan hari ini pun selesai dan mereka pun meninggalkan ruang meeting tersebut dengan tertib,kini Puma mendekati Mini lagi bahkan dia meminta nomor Mini karena tempo hari tidak sempat bertukar nomor hp karena sedang di buru waktu.


"Itu nomor ku"kata Puma yang langsung memberikan nomornya pada Mini saat Mini telah memberikan nomornya.


"Oooh iya nanti ku simpan"Mini pun berjalan mengikuti Robert yang melangkah terburu-buru menuju lift.


"Sebaiknya anda jangan terlalu dekat dengan dia"ucap Robert dingin.


"Kenapa?"tanya Mini bingung.


"Sebentar lagi kamu akan menjadi istri bos Min ingat itu"Robert menekan kata-katanya.


"Heuh ku fikir karena apa ya aku ingat lah pak Robert,drama ini kan belum di mulai pak sutradara juga sedang tidak ada di tempatnya kan jadi pemeran pembantu seperti aku ini masih boleh bergaul dengan orang lain kan?lagi pula ini bukan di panggung drama yang telah di atur oleh bos mu itu,ini di luar panggung jadi aku bebas berteman dengan siapa saja"Mini jadi ketus di akhir katanya.


Robert hanya menghela nafasnya berat,sebab dia tahu benar apa yang menjadi tujuan bosnya membuat sandiwara ini.


...~~...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2