
Virgo dan Mini sudah dua bulan ini pindah ke sebuah ruko,di sana mereka memproduksi sabun dan juga tinggal di sana,semakin hari omset penjulan semakin meningkat,ini berkat Virgo yang sudah lama bergulat di bidang bisnis ayahnya jadi dia sudah mengerti medannya.
Siang ini Mini sedang mempersiapkan makan siang untuk suami dan tiga karyawannya yang bekerja di bidang produksi.
"Kak...makan dulu"ucap Mini sambil mengelus perutnya yang sudah besar.
Usia kandungannya menginjak 6 bulan saat ini.Virgo mengajak ketiga karyawannya yang semua laki-laki untuk makan bersama,Virgo menghampiri istrinya dia juga ikut mengelus perut istrinya.
"Kenapa gerak terus ya dia?"tanya Virgo.
Mendengar suara Virgo bayi dalam perut Mini semakin aktif Virgo yang sedang memegang.perut istrinya tersenyum lebar saat merasakan gerakan sang jabang bayi.
"Ih...anak papah aktif banget sih....nggak sabar lihat kamu"ucap Virgo gemas.
"Besok kan jadwal periksa Kak kamu bisa lihat dia pas di layar usg"ucap Mini.
"Tapi kan aku mau gendong juga"
"Ya nanti sabar lah baru juga 6 bulan"Mini sewot.
"Aih...aku lupa kamu lebih sensitif saat hamil hehe"
"Ih....udah sana makan lihat tuh si Amat,Budi sama Malik nungguin kamu makan mereka nggak enak ngambil makanan duluan kak"
"Hehe iya bener juga kasian ya mereka,kamu udah makan belum?"
"Sudah aku mah gampang"
"Ck nggak gitu juga kali....makan bareng yuk kasihan dede bayinya kalo kamu nggak makan"
"Iya...iya..."Mini pun akhirnya ikut makan bersama dengan Virgo dan ketiga karyawannya.
Setelah selesai makan,tiba-tiba.
"Asalamualaikum...."suara salam terdengar dari luar ruko.
Virgo membuka pintu ruko dan langsung menyuruh mereka masuk,ya mereka karena yang datang memberikan salam adalah ketiga adik kandung Virgo,mereka sengaja berkunjung untuk melihat keadaan kakak tertua mereka dan juga kakak ipar mereka.
"Yona...Dika...Dinda..."Sapa Mini senang karena kedatangan adik-adik iparnya.
"Di suruh papah ya kemari?"tanya Virgo ketus.
__ADS_1
"Ihhh orang ini mah perasaan istrinya deh yang hamil kok dia yang sukanya marah-marah"ucap Leona kesal.
"Kak...jagan begitu sih"ucap Mini lembut.
Virgo melengos kesal.
"Elu nggak sama Robert kesini?"tanya Virgo lagi.
"Nggak aku kan sama mereka masa ngajak kak Robert segala"ucap Leona malas.
"Ooo begitu ya udah abang tinggal dulu ya masih banyak kerjaan"Virgo berlalu dari ketga adiknya dan juga istrinya.
"Bang...Dika boleh bantu nggak?"tanya Andika.
"Boleh sekalian belajar yuk sini"ajak Virgo.
Andika pun mengikuti langkah Virgo keruangan yang dijadikan ruang produksi.
Sementara Mini mengobrol di lantai atas yang di jadikan tempat tinggal bersama kedua adik permpuan Virgo.
Leona menanyakan bagaimana kandungan Mini dan bagaimana abangnya selama ini,Mini menjawab semuanya baik-baik.saja Virgo selalu menyanginya bahkan lebih protektif lagi sejak Mini hamil.
"Hahaha kakak abang itu beneran deh....dia dari dulu sukanya cuma sama kakak"
"Iya bener kak waktu di luar negeri ajah dia itu suka ceritain kakak mulu sama kita,dia suka ajak kita ke toko buku dan beli komik atau novel gitu kata dia Gege suka banget sama komik ini kalau lagi lihat komik kesukaan kakak dan sebenarnya alasan dia ngajak kita ke toko buku itu ya itu mengobati rasa rindunya sama kakak karena kalau lihat toko buku sama ajah ingat kakak ipar hehe"
"Masa sih?"
"Iya kak beneran bang Vir...selalu cinta sama kakak tahu...kata abang sayangnya kakak tidak punya medsos atau telpon jadi sulit di hubungi kalau abang sudah kembali ke tanah air abang bakalan temuin Gege langsung begitu katanya kak"ucap Dinda.
"Serius dia bilang begitu?"
"Iya...."kata kedua adiknya kompak.
"Apa dia tidak pernah menyebut Alula?"tanya Mini ragu.
"Nggak sih cuma aku pernah sekali mergokin kakak menghela nafas berat gitu pas lihat laptopnya,pas aku intip ada foto Alula di medsos lagi sama cowo lain"jawab Loena.
Deg....
Apa dia cemburu?biar katanya nggak cinta tapi rasa cemburu itu ada kan karena biar .bagaimana pun status mereka kan waktu itu pacaran.
__ADS_1
Ucap Mini dalam hati.
"Kak...kakak...kok bengong?kakak marah ya?"tanya Leona.
"Nggak kakak nggak marah kok"Mini tersenyum getir.
"Apa kakak cemburu?jangan cemburu kak cinta abang kita cuma sama kakak seorang dan orang itu hanya lewat doang kok hehe"
"Iya...kakak tahu oia bagaimana keadaan kantor?"Mini mengalihkan pembicaraan.
Mereka akhirnya bercerita bagaimana keadaan kantor sekarang masih stabil bahkan lebih tegang karena papah yang memimpin langsung,dan tentang Robert juga semakin lelah bekerja karena papah tipe orang yang serius berbeda dengan Virgo yang serius tapi santai.canda tawa pun terdengar dari lantai dua karena kadang Mini suka bercerita tentang pengalaman Virgo bertemu dengan pelanggan dipasar yang aneh-aneh.
Mini menceritakan bagaimana Virgo pertama kali bertemu kong Ali hingga saat kong Ali tahu bahwa Virgo adalah suami Mini masih juga nggak nyambung dengan omongannya.
Mini bercerita lagi pengalaman Virgo mengantar barang ke laundry hotel mereka fikir Virgo itu pesuruh padahal bosnya langsung yang mengantar barang,kadang Mini kasihan melihat suaminya berjuang banting tulang dan kadang di rendahkan orang padahal kehidupannya dulu jauh dari keadaan yang seperti ini.
Tapi untungnya Virgo bukan orang yang cengeng dan suka mengeluh dia tetap berdiri tegar walau kadang di remehkan orang lain,dia tak perduli dengan pandangan orang yang sebelah mata padanya,yang terpenting saat ini adalah istrinya dan calon anaknya juga para karyawan yang ikut bekerja keras bersamanya.
"Yang sabar ya kak...papah pasti akan meminta kalian kembali lagi"
"Hehe kakak mah biasa hidup susah Yona....tapi abang mu kan tidak?tapi kakak salut dengannya dia tidak pantang menyerah meski terjatuh dia pasti bangkit lagi"
"Yups.....setuju deh sama kakak...."ucap Leona dan Dinda berbarengan.
Virgo dan Dika naik ke lantai dua mendengar canda tawa mereka dari bawah.
"Rame bener sih....pasti ngomongin gue deh"tebak Virgo.
"hahaha tau ajah"Ucap Leona asal.
"Eh udah mau sore kak kita pamit dulu ya..."ucap Leona saat melihat jam dinding di ruangan tersebut.
"Ooo sudah mau pulang ya...hati-hati bawa mobilnya"ucap Mini.
"Iya kak"
"Oia....bawa tuh sabun buat nyuci piring sama baju"ucap Virgo yang sudah mempersiapkan beberapa botol sabun cair pencuci piring dan pakaian saat tadi sedang bersama Andika.
"Ooo iya...lumayan"kata Leona yang langsung membawa beberapa bungkusan berisi sabun prodak kakaknya sendiri.
Mereka bertiga pun pamit pulang setelah berkunjung ke ruko.
__ADS_1
...~~~~~...
Bersambung.