I Love You Bos N'Dut

I Love You Bos N'Dut
Pernyataan cinta bag 2


__ADS_3

"Serius Gege nanyain gue terus?"tanya Virgo saat mendapatkan laporan dari Robert.


"Iya bos dia selalu ingat dengan anda,dia ingat anda saat melihat bakpao dia bilang jadi ingat pipi anda yang putih dan gembul seperti bakpao"


"Hah...hahaha terus?"


"Terus dia bilang anda dulu selalu mengajaknya ke resto tersebut dan memakan makanan favorit anda yaitu dim sum isi daging bebek,ia selalu ingat dengan anda bos"jelas Robert.


Virgo tertawa senang karena tak menyangka calon istrinya selalu mengingatnya meskipun sekarang mereka jauh.


Robert membertitahukan kalau Mini juga menanyakannya terus karena mendekati hari pernikahan Virgo belum juga muncul.


Virgo mengatakan dirinya pasti akan muncul saat hari pernikahan,dan meminta Robert tetap mengawasi Mini selama mereka jauh,dan Robert pun memastikan bahwa Mini baik-baik saja dan pernikahan akan tetap terlaksana dengan baik,dan itu membuat Virgo sangat senang tinggal menghitung jam saja untuk dirinya agar sampai dengan selamat sampai tanah air bersama keluarganya.


...***...


Tring....


Suara nyaring sendok yang jatuh ke lantai karena Mini tak sengaja menyenggolnya,tangannya bergetar saat mendengar pernyataan cinta dari Puma.


Puma melihat ekspresi Mini yang nampak terkejut saat mendengar hal tersebut membuat Puma berusaha menenangkannya.


"Min...maaf apa kau sangat terkejut?"


Wajah Mini pucat dan tanpa ekspresi.


"Maafkan aku bila kata-kata ku membuat mu terkejut seperti ini tapi percayalah ini sungguhan,sebenarnya aku menyukai mu sejak kita masih sekolah dulu tapi ku lihat kau selalu bersama Vir jadi aku tak pernah berani mendekati mu,dan saat Vir lulus kau pun jarang terlihat di luar kelas lebih sering menghabiskan waktu di dalam kelas meskipun itu istirahat"


"Hemf bohong banget"Mini berkata ketus.


"Serius Min"


"Bila kamu menyukai ku sedari dulu,kenpa saat pertama kita bertemu kamu tidak mengenal ku?kak Igo lah yang mengingatkan mu kalau kita sekolah di sekolah yang sama"masih ketus.


"Saat itu kau sangat berbeda dari kau yang dahulu Mini...oleh karena itu aku tidak menyadarinya"


"Asal kau tahu kak Igo langsung mengenali aku meski kami berpisah lama,meski aku merubah penampilan ku"suara Mini lirih.


Puma terkejut saat mendengar perkataan Mini.

__ADS_1


"Maaf kan aku Puma tapi aku tidak percaya semua yang kau katakan,permisi"Mini langsung berdiri dari kursinya tapi Puma menahannya dia menarik tangan Mini tapi Mini berontak,dia sudah tak ingin mendengar penjelasan apa pun lagi dari Puma.


"Mini tunggu maafkan aku...aku tahu aku salah karena tidak langsung mengenali mu saat itu tapi percayalah perasaan ku pada mu benar-benar nyata"


Mini memberontak melepaskan tangan Puma dan tak berbicara sepatah kata pun dan pergi dari kafe tersebut,meninggalkan Puma sendirian disana.


Mini langsung menyewa ojek online dan menuju rumahnya,di perjalanan dirinya sempat menitikan air mata karena sedari tadi sudah dia tahan,dia sedih karena Puma mengungkapkan cinta di saat yang tidak tepat,dan dia tak tahu kenapa dia begini seharusnya dia senang mendengar pernyataan cinta dari sang pujaan hati seseorang yang sangat dia cintai sedari dulu,tapi kenapa sepertinya yang di katakan Puma itu terdengar seperti kebohongan saja di telinganya.


Ojek pun sampai di depan rumahnya Mini segera masuk ke rumah dan langsung masuk kedalam kamarnya.


Di dalam kamar Mini duduk di sisi kasur dia menatap foto dirinya bersama Virgo Foto yang selalu di pajang di meja belajarnya,foto yang mereka ambil saat acara pelepasan murid kelas tiga saat SMA dulu,Virgo meminta temannya yang bagian dokumentasi untuk memotonya bersama Mini,sebagai kenang-kenangan karena saat lulus nanti Virgo langsung kuliah di luar negeri.di foto tersebut Virgo merangkul pundak Mini selayaknya sahabat pada umumnya senyum pun menghiasi gambar tersebut.


Air mata jatuh menetes di atas foto tersebut,dia menangis karena cintanya yang selama ini tak berbalas dengan Puma akhirnya berbalas juga tapi kenapa berbalas di saat dirinya esok sudah menjadi istri Virgo.


Perasaan Mini sungguh sulit di mengerti oleh dirinya sendiri karena seharusnya dirinya senang mengetahui Puma mencintainya tapi ini kenapa terasa sakit di dadanya dia tak menyangka kalau Puma memiliki perasaan yang sama dengannya selama ini.


"Bohong...semua yang kamu katakan tadi semuanya bohong kan Pum...kenapa kamu tega mempermainkan perasaan ku sih Pum...apa salah ku pada mu Pum...hiks...hiks..."


sambil menangis dia pun menatap kembali fotonya bersama Virgo dimana senyum mereka berdua tergambar disana.


"Elu juga kak sama ajah kenapa gue harus nikah sama elu kalau elu hanya pengen balas perbuatan Alula sama elu,apa salah gue sama elu kak apa?hiks....hiks...kita berteman sejak kecil kak kenapa elu setega ini sama gue,elu nikahin gue buat elu cerein nantinya gue terima ini karena bapak,kalau gue nggak inget kesehatan orang tua gue nggak akan gue setuju dengan rencana gila elu ini hiks...hiks..."


Tapi beberapa menit kemudian ponselnya berdering lagi dilihatnya bukan Puma yang menelpon tapi Virgo,sudah seminggu ini menjelang pernikahan mereka Virgo baru menelponnya malam ini.


"Halo..."Jawab Mini sewot.


"Eh buset kenapa lu?"Virgo menjauhkan ponselnya dari telinganya karena suara Mini agak keras.


"Harusnya gue yang nanya kemana ajah elu nggak ada kabar?jadi nggak elu nikah sama gue?kalo nggak jadi juga nggak apa-apa"masih sewot.


"Ya jadi ini gue udah menuju rumah gue sama keluarga gue,kenapa elu nggak sabar jadi istri gue hahaha"ledek Virgo,beginilah Virgo tak pernah serius orangnya.


"Ngaco bukan begitu"


Terdengar suara Mini seperti sehabis menangis.


"Ge...elu nangis?kenapa?"tanya Virgo cemas.


"Nggak gue bukan nangis gue cuma pilek sedikit kok kak"

__ADS_1


"Bohong bilang elu kenapa nangis?"


"Nggak apa-apa kak udah ya gue ngantuk mau tidur persiapan tenaga buat acara besok"Mini langsung menutup saluran telponnya dan merebahkan dirinya diatas kasurnya mencoba memejamkan matanya.


Mini mencoba mengikhlaskan segala yang terjadi padanya dan memilih menjalaninya mengikuti saja arusnya.


Hingga rasa kantuk itu pun datang dan dia pun terlelap.


Di dalam mobil.


Virgo cemas karena dia tahu Mini menangis tadi tapi Kenapa Mini tak berkata jujur padanya apa alasan dia menangis malam-malam begini.


"Bang...abang kenapa bengong habis nelpon calon istri?"tanya adik pertamanya Leona.


"Nggak gue nggak apa-apa"Virgo mengelak.


"Mau jadi penganten besok apa kamu gugup?"tanya Mamah Lila lembut.


"Nggak mah Vir nggak gugup kok"


"Lah terus kenapa ngelamun begitu habis telponan"kata ketiga adiknya serempak.


Leona adik pertama Virgo usia 20 tahun lebih muda 5 tahun dari Virgo.


Andika adik kedua Virgo usia 17tahun


Dinda adik bungsu berusia 14tahun.


"Berisik lu semua"Virgo kesal pada adik-adiknya yang ingin tahu urusannya.


"Sudah...kalian jangan ganggu abang kalian besok dia akan menjadi pengantin jangan rusak Moodnya"kata papah Sunjaya.


"Iya...pah..."jawab mereka bertiga serempak.


sementara calon pengantin yang duduk di sebelah supir masih melamun,mamikirkan calon istrinya yang terdengar bersedih.


...~~...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2