I Love You Bos N'Dut

I Love You Bos N'Dut
Datang Mendadak


__ADS_3

"Karena aku mencintai mu"ucap Virgo akhirnya.


Mini mengendurkan pegangan tangannya,dia tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari mulut suaminya.


Mini tertawa hambar,Virgo bisa menebak Mini pasti tidak mempercayai kata-katanya.


"Terserah kau mau percaya atau tidak tapi itulah kenyataannya,aku menikahi mu karena aku mencintai mu,aku nggak rela bila melihat kamu bersama pria lain,maaf bila cara ku meminta mu menjadi istri ku itu seperti itu,tapi hanya itu cara ku untuk mengikat mu agar kamu tidak pergi dari sisi ku"jelas Virgo.


Mini bangun dari posisi tidurnya kini dia duduk di kasurnya.


"Sejak kapan?"tanyanya ragu.


"Entah lah tapi aku merasakan sejak lama,entah kenapa setiap aku bertemu dengan mu aku merasa bahagia walau kadang hal-hal sederhana yang kita lewati bersama itu selalu membuat ku bahagia bila bersama mu"


Mini tak menampik semua yang di katakan Virgo,karena semua yang di katakannya benar adanya,semua yang mereka lewati dengan sederhana membuat mereka selalu merasa bahagia bahkan hanya sekedar makan cilok bunbu kacang di pinggir jalan saja mambuat mereka bahagia.


Mini tersenyum pada Virgo.


"Bila kau belum bisa mencintai ku tak apa,perlahan saja aku akan menunggu mu"


"Aku tak tahu ini cinta atau bukan tapi aku pun merasakan hal yang sepertinya sama dengan mu,aku selalu bahagia bila bersama mu meski semua yang kita lakukan bersama adalah hal-hal yang sedehana,dan bila kau jauh ada rasa rindu yang mengganggu itu ku rasakan saat kita tidak bertemu selama 7tahun terakhir ini"


Virgo memgang kedua tangan istrinya tersenyum padanya lalu membelai pipi istrinya dan memegang dagu istrinya mendengakan sedikit kepala istrinya dan mengecup bibir pucat itu.


Cup...


Ciman sekilas tapi penuh makna mata mereka masih saling menatap tangan Virgo masih berada di posisinya memegang dagu istrinya dan ketika ingin mengecup kembali,tiba-tiba.


Brak....


"Bang..."Suara ketiga adiknya terdengar.


Mereka bertiga melihat posisi kakak ipar dan abang mereka yang belum berubah,membuat mereka jadi keki sendiri dan akan beranjak pergi dari ruangan itu.


"Maaf nanti kita balik lagi lah"ucap Leona.


"Udah nggak usah,lain kali kalo masuk ketok pintu dulu"Virgo sudah melepaskan tangannya dari dagu Mini.


"Ooo sudah selesai"Ucap Leona lagi.


"Bukan selesai nggak jadi"Virgo kesal karena adik-adiknya tidak punya adab.


Mini tersipu malu saat di pergoki adik-adik iparnya.


"Mana pesenan abang?"tanya Virgo.


"Ini"Dinda memberikan sebuah tas kecil pada Virgo.


Sebuah tas berisi pakaian ganti untuk dia dan juga istrinya.


"Ini juga ada makanan bang takut abang mau makan nggak bisa keluar"Andika memberikan sekotak makanan pada Virgo.


Virgo ingat sedari kemarin istrinya juga belum makan.


"Sayang...mau makan?sedari kemarin kan kamu belum makan?"


"Azeeek sayang euy...sekarang buahahaha"ketiga adiknya meledek dan yang menjadi profokator dari mereka bertiga ya tak lain Leona.

__ADS_1


"Hus....diem kamu atau aku nggak restuin kamu sama Robert"ucap Virgo.


Mini tekejut mendengar hal itu.


"Dih.....abang...nggak bisa gitu lah...kak Robert kan sama aku"


"Jadi Yona sama Robert?"Mini terkejut.


"Iya mangkanya dia nggak mau tinggal diluar lagi takut Robert selingkuh"


"Apaan sih pacar ku itu pria paling setia sejagat raya"


"Hemf...sejagat raya"Virgo tertawa.


"Iya kan mana pernah kakak lihat dia ngelirik cewe lain selain aku"Leona sewot.


"Ya...ya...orang kamu pasang kaca mata kuda sama dia mana dia bisa ngelirik ke arah lain Yona..."ucap Virgo asal.


"iihh abang nyebelin"Leona memukul pundak Virgo.


Virgo hanya tertawa tanpa suara saat adiknya memukul pundaknya yang besar.Virgo mengeluarkan Jilbab dari tas kecil yang di bawakan adiknya.


"Sayang...pakai hijab mu,takut ada orang lain yang jenguk kamu dan lihat rambut mu"Virgo memakaikan jilbab tersebut pada istrinya.


"Aku bisa sendiri kak"Mini meraih jilbab tersebut dan langsung mengenakannya sendiri.


Virgo lalu membuka kotak makan yang di bawa Andika,isinya kentang rebus.


"Mau makan?"tanya Virgo lembut.


Mini menggeleng.


"Nggak nafsu,aku maunya yang lain bukan itu"


"Maunya apa?"


"Bakso"


"Hah...makan bakso?"


"Iya terus kamu ikut makan ya..."


Virgo bingung.


"Ayolah kak...bukannya dulu kamu senang menemaniku makan bakso?mau ya...jangan takut n'dut lagi aku labih suka lihat kamu yang n'dut gemesin"Mini mencubit pipi suaminya hingga wajahnya merona.


"Ya sudah makan bakso tapi jangan pedas-pedas"


"Ya...mana enak bakso nggak pedas kak"


"Ck pokoknya jangan pedas-pedas nanti kamu malah tambah sakit sayang..."


"Ya udah..."


"Nah gitu dong nurut"Virgo mencubit hidung istrinya lembut.


Ketiga adiknya yang berada di ruangan serasa seperti obat nyamuk yang terabaikan saat ini.

__ADS_1


Mereka bertiga merasa abang mereka benar-benar bucin kali ini dengan istrinya.


Mini meminta Virgo menelpon Linda untuk membelikannya bakso langganannya.


"Udah baikan?"tanya Linda ditelpon


"Alhamdulilah udah Lind,emang tadi dia masih ngamuk pas baru bangun dari pingsan tapi alhamdulilah dia sudah nerima semuanya"ucap Virgo.


"Alhamdulilah kalo begitu,ya udah tunggu ya nanti gue beliin baksonya,berapa bungkus?"tanya Linda.


"Kalian mau bakso juga?"Virgo bertanya pada ketiga adiknya yang masih berada di ruang rawat Mini.


"Aku mau"Dinda dan Andika.


"Aku nggak"Leona.


"Empat bungkus Lind"ucap Virgo lagi.


"Oke..."


Saluran telpon pun terputus.


20 menit kemudian Linda akhirnya tiba dengan membawa 4 bungkus bakso dan juga minuman Andika dan Dinda terlihat senang,sedangkan Leona sedang asik memainkan ponselnya.


Mini tersenyum pada Linda dan mengucapkan terima kasih padanya karena selama Virgo tidak berada di sisinya Linda lah yang selalu setia menemaninya.


"Makasih banyak ya Lind...elu selalu ada buat gue"


"Apa sih Min...kita kan sahabat dari kecil,wajar lah bila kita saling menemani bila di antara kita lagi membutuhkan"


"Elu memang sahabat terbaik gue"


"Udah di makan baksonya nanti keburu dingin"


Mini mengangguk.


Virgo tiba-tiba keluar ruangan karena menerima telpon.melihat Virgo keluar Linda iseng bertanya pada Mini bagaimana mereka bisa berbaikan,Mini tersenyum malu.


"Dia udah bilang yang sebenarnya sama elu?"bisiknya.


Mini mengangguk.


"Elu percaya kan sama gue,dia itu cinta sama elu sejak lama elu nya ajah yang nggak peka"bisiknya karena takut pembicaraan mereka di dengar ketiga adik ipar Mini yang masih ada di ruangan itu.


"Ya gimana gue mau percaya Lind dia dari dulu itu kalo nembak gue nggak pernah serius,nanti kalo gue percaya di kiranya gue kepedean lagi jadi gue lebih milih cuek ajah"


"Iya juga sih...hehehe buktinya ajah cara dia nikahin elu hehe ya emang begitu ya karakternya elu lebih ngerti dia lah kan elu yang udah lama sama dia"


Mini dan Linda pun akhirnya tertawa bersama.


Virgo masuk ketika selesai menelpon.


"Kalaian bertiga pulang sana mamah sama papah mau datang"ucap Virgo pada ketiga adiknya.


"Lah...kok mendadak"kata Leona.


"Iya semalam abang kasih tahu papah kalau bapaknya kak Mini meninggal dan kak Mini juga di rawat di rumah sakit jadi hari ini mereka datang mendadak"jelas Virgo.

__ADS_1


...~~~~~...


Bersambung.


__ADS_2