
Dua hari sudah Mini di rawat,hari ini dokter mengijinkannya pulang karena kondisinya sudah stabil.
Setalah kemarinnya mertuanya menengoknya ke rumah sakit dan mengucapkan turut berduka atas meninggalnya bapaknya,dan Mini hanya bisa setegar mungkin saat di tinggal selamanya oleh bapaknya.
Dan hari ini Mini pulang di temani Virgo,Mini meminta pada Virgo agar dirinya sementara ini pulang ke rumah bapaknya untuk menemani teh Novi selama seminggu masa berduka.
Virgo pun mengijinkannya dan ikut tinggal sementara di rumah Mini,Mereka sampai di rumah Mini,Virgo langsung mengantar Mini ke kamarnya dan menaruh tasnya di kamar tersebut.
"Kak istirahat lah...kakak pasti capek dua hari tidur di rumah sakit nggak nyenyak"
Virgo hanya tersenyum pada istrinya.
"Aku bantuin teteh dulu ya kasihan nggak ada yang bantuin"
Virgo mengangguk.
"Buat senyaman mungkin tidurnya,memang kasurnya nggak se empuk yang di kamar kakak sih hehehe"
"Iya nggak apa-apa aku nyaman ajah asal sama kamu hehe"
"Sebentar ya...aku bantu teteh dulu"
"Iya..."Virgo langsung menjatuhkan dirinya di atas kasur.
Mini tersenyum melihat suaminya berbaring di kasur dia lalu keluar kamar dan menutup pintu.
"Eh..pintunya belum di benerin ya teh?"
"Ooo iya lupa belum ada yang benerin mini kemarinnya repot ajah,gimana ya nanti teteh cari tukang dah buat benerin pintu kamar mu,nanti malam kalau mau tidur gimana ya kamu sama suami mu kalau pintunya rusak"
"Apaan sih teteh"Mini malu.
"Ya iya kan?nanti gimana kalian kan suami istri"
"Ya udah lah nanti teteh tolong cari orang buat betulin pintu kasihan kak Igo mau istirahat"
"Iya teteh tinggal dulu cari tukang ya"
Mini hanya mengangguk dan teh Novi segera mencari tukang untuk membetulkan pintu kamar yang kemarin rusak di dobrak Virgo.
Tok...tok...tak...tok..tok...
__ADS_1
Suara ketukan palu untuk memasang skrup di pintu kamar Mini,Membuat Virgo yang tadi berbaring di kamar menjadi pindah haluan ke teras rumah,gagal istirahat karena pintu kamar yang sedang di perbaiki.
Tak butuh waktu lama abang-abang tukang membetulkan engsel pintu dan juga kunci kamar Mini.
"Teh...sudah selesai ini"ucap Tukang itu.
"Ooo iya mas makasih ya...ini buat mas beli rokok"teteh memberikan uang kepada tukang tesebut.
"Iya teh terima kasih"ucap tukang itu.
Tukang itu pun pamit dari rumah Mini,Mini menghampiri suaminya yang sedang duduk di teras rumah.
"Kak...sudah selesai tuh kakak sekarang bisa istirahat di kamar"
"Ooo iya"Virgo pun langsung berjalan ke kamar Mini dirinya duduk di tepi ranjang,dan tak sengaja menatap sebuah lemari kaca kecil di samping meja belajar Mini,di situ berderet rapih buku-buku komik dan novel milik Mini.
Virgo tiba-tiba menatap deretan komik itu,dia tersenyum karena sebagian komik itu pemberian darinya.
Masih di simpan serapih ini.
Virgo membuka lemari kaca kecil itu dan mengambil sebuah komik edisi special yang dia hadiahkan untuk Mini saat masih sekolah dulu.Virgo ingat betul wajah Mini ketika mendapatkan hadiah ini darinya,wajah polos dan senangnya saat menerima hadiah darinya.
Saat itu wajah mu sangat senang menerima ini,dan aku sangat bahagia karena melihat mu bahagia menerima hadiah ini.orang yang selalu ingin aku lihat senyumnya,orang yang sangat ingin aku goda bila melihatnya sedang serius menatap buku komik,orang yang selalu aku rindukan saat aku jauh dari nya itu hanya kau Gemini.
Cekrek.
Mini masuk kedalam kamarnya,melihat Virgo sedang memegang buku komik.
"Eh...kakak baca komik?"tanyanya.
Virgo hanya tersenyum.
"Kau masih menyimpan semua ini sayang?"
"Iya...ini kenangan dari mu kak,bila aku merindukan mu saat kau jauh disana,ku habiskan waktu ku membaca komik-komik pemberian dari mu"
"Lagian dulu aku beliin kamu hp malah kamu tolak jadi nggak bisa komunikasi kan,pas aku lulus sekolah"
"Hehe kak aku tahu diri lah,nanti apa kata teman-teman kalau aku terima begitu ajah barang mahal macam begitu,nanti mereka fikir aku hanya manfaatin kamu ajah,kita deket karena kamu orang yang royal,aku nggak mau begitu kak,lagi pula saat itu aku nggak butuh barang itu"
Virgo lalu memeluk tubuh istrinya,dia tahu istrinya itu memang selalu tulus berteman dengannya,dia tahu istrinya ini tak pernah memanfaatkannya dalam segi materi,itulah yang membuat dirinya sangat mencintai istrinya.
__ADS_1
"Oo iya kata Linda hp mu rusak,kita beli yang baru yuk"
"Iya nanti saja kakak istirahat dulu saja ya"Mini membelai lembut pipi suaminya yang bercambang.
"Apa aku suruh Robert saja ya beli hp yang baru buat kamu"masih memeluk.
"Teeserah kamu"Mini tersenyum.
Virgo akhirnya melepaskan pelukannya dan merogoh kantung celananya dan mengambil ponselnya,dan Virgo langsung menelpon Robert,dia lalu memberitahukan Robert untuk mebelikan hp baru untuk Mini dan sekalian dengan nomor barunya juga,dan dia juga memberitahukan untuk di antarkan kerumah alm bapak Mini.
Malam hari setelah acara pengajian di rumah Mini,semua pun beristirahat di kamar masing-masing termasuk Mini dan Virgo.
Mini mengunci pintu kamarnya dia pun melepaskan hijabnya dan menggantungnya di gantungan pakaian.Sementara Virgo sudah merebahkan dirinya di kasur.
"Capek ya kak?"tanya Mini lembut.
Virgo hanya mengangguk dan memejamkan matanya.
"Ya sudah istirahat lah,dan tidur yang nyenyak ya..."
"Kemarilah"Virgo meraih tangan istrinya dan menariknya pelan memintanya duduk di sisinya.
Mini duduk di sisi Virgo,Virgo merubah posisi tidurnya dia sekarang menaruh kepalanya di pangkuan istrinya,Virgo mendongakan kepalanya dan tangannya membelai pipi istrinya dengan lembut.
"Sayang...terima kasih karena kau mau menjadi istri ku"
"Kenapa Berterima kasih kak,mungkin ini yang di namakan jodoh kak,setelah beberapa lama kita tidak bertemu dan akhirnya kita di pertemukan lagi dengan kejadian yang tak di duga"Mini membelai rambut suaminya.
"Dan aku tak menyangka kamu bisa mengenali ku walau penampilan ku berubah hihi"
"Penampilan saja yang berubah wajah kan tidak hehe"
"Oia terus alasan mu sebenarnya apa sih menjadikan aku sekertaris pribadi mu waktu itu?"
"Agar aku bisa selalu melihat mu,dan agar kau selalu di samping ku"
"Curangnya...."Mini mencubit hidung suaminya.
Mereka bercanda tawa di kamar malam itu hingga malam semakin larut,hingga suara jangkrik dan katak terdengar nyaring sampai ke kamar Mini.
Sepasang suami istri itu pun berbuka puasa setelah sekian bulan berpuasa di iringi irama dari jangkrik dan katak.
__ADS_1
...~~~~~...
Bersambung.