
Falsh back
Pagi itu sebelum jam masuk sekolah Virgo sudah berada di sekolah bersama dengan Alula,entah sejak kapan mereka jadian dan bagaimana mereka melakukan pendekatan semua itu tidak di pusingkan oleh Mini.
Mini menjalani kesehariannya sebagai seorang siswi SMA seperti biasa berangkat kesekolah berjalan kaki,kadang dirinya tak sengaja bertemu dengan Virgo yang sedang berboncengan naik motor bersama Alula menuju ke sekolah,dirinya hanya tersenyum ramah seperti biasa bila mereka menyapa.Virgo tak bisa memberikan tumpangan pada Mini di karenakan Motor yang dia gunakan adalah motor sport yang hanya muat untuk dua orang saja.
Hari ini Virgo mengendarai mobil dan pergi kesekolah dengan Alula dan kebetulan bertemu dengan Mini di persimpangan jalan,Virgo menyuruhnya naik mobil bersama mereka tapi Mini tidak mau dia menolak tapi Virgo memaksa.
Tin...
Suara klakson mobil mengejutkan Mini,dia menoleh di lihatnya sang pengendara.
"Eh....elu ngagetin ajah lu kak"
"Ayo masuk"ajak Virgo.
"Masuk kemana?"Mini bingung.
"Ke mobil masa ke gudang"jawab Virgo asal.
"Nggak usah makasih gue jalan ajah sehat"
"Masuk..."Virgo memaksa.
"Nggak usah kak Igo...nanti gue ganggu elu lagi?"
"Gege masuk nggak,gue sengaja bawa mobil biar bisa kasih tumpangan buat elu malah elunya begini"Virgo kesal.
"Ck...udah sih...Min masuk ajah nanti telat loh"ucap Alula,dia malas mendengar pacarnya berdebat dengan temannya.
Dan dengan langkah berat dia pun akhirnya masuk kedalam mobil tersebut,saat membuka pintu mobil dan udara ac dari mobil itu keluar dan tercium aroma khas mobil ber AC kepalanya mulai pusing tapi Mini menyembunyikannya dia berusaha untuk bersikap biasa saja,tapi...Virgo kelamaan membawa mobilnya menurut Mini.
"Kak...bisa cepet bawa mobilnya"Pinta Mini.
"Kenapa emangnya?"
"Kalo nggak bisa mending turunin gue disini ajah"Mini sudah tidak tahan ingin muntah.
"Kenapa sih"Virgo menoleh ke arah spion di lihatnya wajah Mini sudah pucat.
Virgo menghentikan mobilnya.
"Ge...elu kenapa?"Virgo panik.
"Nggak apa-apa cuma gue nggak kuat kalo naik mobil ber AC begini"Mini langsung membuka pintu mobil dan keluar dari dalamnya.
Dan dia berlari ke sisi parit lalu.
Huwekkk...huewekkk...
Mini mengeluarkan semua isi perutnya.
__ADS_1
"Astagfirullah Gege elu mabok?"Virgo panik.
Mini mengangguk dan sempoyongan.
"Kenapa nggak bilang?!"Virgo gereget.
"Percuma elu nggak akan percaya"masih menahan pusing di kepalanya.
"Hahaha gila jagoan mabokan wahahaha"ledek Virgo seolah puas melihat temannya menderita.
"Seneng kan lu liat gue menderita luh dasar lu penjajah"Mini kesal dan memukul lengan Virgo tapi Virgo malah tertawa terbahak-bahak sampai menangis.
Dia tertawa tanpa dia sadari Alula mengepalkan tangannya karena kesal,melihat Virgo selalu tertawa lepas bila bersama Mini.
Kenapa kau selalu tertawa lepas bila bersama dia,kau tidak pernah memberikan senyum mu pada ku setulus itu Vir...kenapa?apa tawa mu hanya untuk Mini bukan untuk ku lantas untuk apa kita menjalin hubungan ini.
Batin Alula berkecamuk sendiri melihat kekasihnya bercanda bersama sahabatnya.
Di sekolah
Saat di kelas Mini duduk lemas dan masih merasakan pusing di.kepalanya.
"Nih..."tiba-tiba Virgo datang membawa segelas lemon tea hangat untuk Mini.
"Apaan nih?"tanya Mini bingung.
"Lemon tea hangat biar elu nggak pusing lagi"
"Woah...ada angin apaan nih elu beliin beginian buat gue hahaha"
"Ya...makasih ya kak"Mini menyeruput lemon Tea tersebut.
"Gimana enakan?"tanya Virgo.
Mini hanya mengangguk.
Perhatian yang Virgo berikan kepada Mini sungguh benar-benar menyulut api cemburu di hati Alula,dirinya hanya diam saja saat menyaksikan Virgo begitu perhatian dengan Mini.
"Kayanya lebih enak ke kantin nih makan bakso pedes-pedes"Mini beranjak dari kursinya.
"Heh...bakso pedes pagi-pagi?sakit perut lu nanti"omel Virgo.
"Nggak perut gue mah aman,nggak aman karena laper soalnya semua isi perut gue keluar tadi gara-gara siapa coba,udah ah...kasihan tuh pacar elu dari tadi elu cuekin ajah"
"Apaan sih nggak kok gue nggak cuek"
"Udah gue tinggal ya biar elu bisa berduaan nggak enak kan kalo gue ganggu udah kaya nyamuk ya kan?"Mini langsung berlalu dari hadapan Virgo.
Virgo ingin mengejarnya tapi tangannya di tarik oleh Alula.
"Jangan di kejar bisa?"kata Alula dingin.
__ADS_1
Virgo terdiam.
Sejak kejadian Mini menanyakan nomor hp Alula padanya,Alula menaruh harpan pada Virgo lebih karena Virgo termasuk idola di sekolah,cowo keren dan kaya melintir siapa yang tidak tertarik.
Alula berharap selama berhari-hari saat telah memberikan nomornya pada Mini yang sudah di berikan pada Virgo hingga Alula tak sabar dan meminta bantuan Mini untuk meminta nomor Virgo,memanfaatkan kedekatan mereka berdua Alula mendapatkan nomor Virgo dan menghubunginya lebih dulu,bahkan Alula lah yang mengutarakan cintanya lebih dulu pada Virgo dan Virgo pun menerima pernyataan cintanya Alula hingga akhirnya mereka berdua pacaran.
Berawal dari ke isengan Virgo agar dirinya bisa dekat dengan Mini dengan cara menanyakan nomor hp Alula padanya akhirnya berakhir dengan dia menjadi pacar Alula sungguhan,tapi hatinya seolah tak bisa berbohong dirinya lebih nyaman bersama Mini dari pada saat bersama Alula.
Flash back off.
Alula menggenggam pensilnya dengan erat mengingat kenangan masa lalunya saat SMA bersama Virgo dan Mini.
"Lihat saja kalian berdua aku nggak akan pernah biarin kalian senang-senang di atas penderitaan aku selama ini"
Srek...kresrek...kresrek...
Bunyi suara kertas yang di keremas oleh Alula,saat ini dirinya sedang mengerjakan pekerjaannya sebagai disainer logo sebuah kemasan yang telah di minta oleh beberapa perusahaan yang sudah menjadi langganannya,ya Alula mendirikan perusahaan jasa desain logo dan kemasan,perusahaan yang dia dirikan tak sembarangan karena pelanggannya rata-rata dari perusahaan-perusahaan besar di negeri ini.
Bakat Alula memang luar biasa dalam membuat sebuah logo desain oleh karena itu banyak perusahaan besar yang selalu memakai jasa dari perusahaan yang dia dirikan.oleh karena itu dia menjadi wanita yang sukses dalam berkarya dan berkarir.
Di sebuah ruang kerja.
Hp Virgo tiba-tiba berdering di raihnya hp tersebut yang berada di meja kerjanya,di lihatnya ternyata temannya yang menelpon.
"Ya...Mark..."sapa Virgo.
Mini yang masih terduduk di sofa akhirnya beranjak dari duduknya dan akan keluar dari ruangan tersebut,tapi langkahnya terhenti ketika Virgo memanggilnya.
"Ge...jangan di kunci ya kamar"pintanya.
Mini hanya mengangguk saja.
"Kau bicara dengan siapa Vir?"tanya Mark.
"Istri ku"jawab Virgo.
"Istri?kau sudah menikah? kapan?"tanya Mark.
"Dua minggu yang lalu"
"Kau tak menggundang ku?"
"Aku memang tidak mengadakan pesta kawan...hanya keluarga saja yang datang"
"Why..."
"Istri ku yang meminta tidak ada pesta karena ayahnya sedang sakit"jelas Virgo.
"Ooo begitu...wah...selamat ya kawan atas pernikahan kalian semoga selalu langgeng sampai tua nanti"
"Aamiin..."
__ADS_1
...~~~...
Bersambung.