I Love You Bos N'Dut

I Love You Bos N'Dut
Kong Ali


__ADS_3

Pagi ini di pasar seperti biasa Virgo dan Mini berjualan,saat Virgo sedang membalas chat dari Customer tiba-tiba ada yang berteriak-teriak di depan lapaknya.


"Mini...Mini..."Teriak seorang kakek tua.


Virgo langsung menghampirinya.


"Ya ada apa kek?"tanya Virgo sopan.


"Gue nyari cucu gue nih kemana yak katanya jualan sabun di sini"masih berteriak.


"Cucu kakek?"Virgo bingung.


"Elu anak buahnya si Mini kali yak?engkong mau beli sabun katanya murah dimari"masih berteriak


"Ooo kakek mau beli sabun?sabun yang mana?"tanya Virgo.


"Sabun....bukan kasur sabun ini toko sabun pan?"masih berteriak.


"Astagfirullah ini aki-aki nggak bisa ngomong pelan kali ya"gumam Virgo.


"Iya...engkong mau beli sabun yang mana?"Virgo dengan sabar melayani kakek tersebut.


"Sabun...sabun...bukan celana sabun elu budeg ye"si kakek tambah ngotot.


"Astagfirulah yang budeg siapa sih?"Virgo mengelus dadanya kasar.


Mini dan Linda yang sedang berkunjung ke lapak Mini tertawa terpingkal melihat suaminya melayani kakek tersebut.


Virgo yang menyadari itu langsung menoleh ke arahnya.


"Sayang...kesini sih"Virgo menyuruh istrinya menghampirinya.


Mini masih tertawa saat mendekati suaminya.


"Nah....ini cucu gue nih cucu yang paling cantik sedunia"


"Engkong Ali"Mini menyalami tangan engkong Ali.


"Engkong mau beli sabun dari tadi karyawan Mini nggak nyambung di ajak ngomongnye"masih berteriak.


"Ooo begitu"Mini tersenyum.


Virgo mencolek lengan Mini dan menunjuk dengan ekor matanya.


"Kuping engkong kurang denger mangkanya kalo ngomong sama beliau harus sabar"bisik Mini..


"Ya...ampun ternyata dia yang budeg tapi gue yang di katain budeg"ucap Virgo.


"Engkong mau beli sabun yang mana?"Mini mengencangkan suaranya.


"Yang wanginya enak dah..."


"Yang ini mau nggak?"Mini menunjuk sebuah botol dan membiarkan kong Ali menghirup aroma sabun tersebut.


"Nah...boleh dah ini atu same yang batangan juga yak"


"Oke"Mini memberikan jari jempolnya.

__ADS_1


Virgo heran melihat istrinya bisa melayani orang seperti itu.


"Oo iye denger-denger Mini udah nikah ye"


"Denger....denger emang dia bisa denger gitu"Virgo menggerutu sendiri.


Linda yang mendengar Virgo menggerutu hanya tertawa.


"Bener kan Lind...emang dia bisa denger dari tadi ngomong sama gue ajah nggak ada nyambungnya"keluh Virgo.


"Iya bener kong"Mini tersenyum dan mengangguk pada kong Ali.


"Ya...engkong telat dong ya mau ngelamar Mini"


Virgo langsung melotot mendengar ucapan kong Ali.


"Gila ni aki-aki budeg demen sama istri gue"Virgo kesal.


"Padahal tadinya engkong mau ngelamar Mini buat jadi bini si Zenal,tapi keburu ada yang ngelamar duluan yak"


Mini hanya tersenyum.


Virgo yang mendengar hal itu langsung terlihat lega,dia fikir kong Ali yang mau menikah dengan Mini tak tahunya cucunya yang maundi jodohkan dengan Mini.


Tak lama seorang pemuda berjalan terburu-buru ke arah lapak Mini.menghampiri kong Ali.


"Engkong kemana ajah sih Zenal cariin juga,eh Min maaf ya engkong ganggu ya"ucap Zenal.


"Nggak apa-apa bang"


"Nih Zenal cucu engkong juragan kambing yang tadinya mau engkong jodohin sama Mini"


"Ya udah kita pulang ya kong kasihan Mini sama suaminya mau dagang malah engkong recokin"


"Hah...elu mau jadi suaminya Mini?Mini udah punye laki tong...cari perempuan laen aje ye...nggak bae ngerusak rumah tangga orang"kong Ali berteriak-teriak.


Virgo hanya tertawa tanpa suara mendengar ucapan kong Ali pada cucunya.


"Hadeuh.....udah ikut Zenal ajah Min engkong beli sabun berpa?"tanya Zenal.


"15ribu bang"ucap Mini masih lembut.


"Ooo iya nih maaf ya dah ganggu pagi-pagi"Zenal memberikan sejumlah uang pada Mini dan membawa kong Ali meninggalkan lapak Mini.


"Kapan-kapan maen ke tempat engkong banyak kambing"ucap Kong Ali sambil berjalan di iringi Zenal.


Mini lalu melihat ke arah suami dan sahabatnya yang sedang menahan tawa mereka.


"Jangan begitu itu orang tua kak..."


"Apaan kamu juga tadi ngetawain aku pas dia dateng"


"Kakak kaget ya?"


"Iya pagi-pagi udah teriak-teiak ajah tuh aki-aki di depan lapak orang udah kaya mau ngajakin berantem"


"Dia teriak begitu karena telinganya kurang dengar kak"

__ADS_1


"Ah...itu mah bukan kurang lagi sayang....mampet iya kali tuh"


"Hus..jangan bilang begitu dosa loh"


"Hahaha Min suami elu lucu ekspresinya pas engkong Ali bilang mau ngelamar elu,dia kira mau ngelamar elu jadi istrinya kong Ali nggak taunya buat Zenal wahahaha"tawa Linda pecah saat itu juga.


Mini hanya tersenyum melihat kebahagiaan di wajah Linda.


Pagi hari sudah mendapatkan pembeli yang menguji kesabaran Virgo.


Virgo akhirnya sadar tidak gampang berdangang karena ya seperti ini kadang kita tidak bisa tahu karakter pelanggan kita seperti apa yang pastinya berbeda di setiap harinya.


Malam hari telah tiba rembulan yang bulat penuh itu memancarkan sinarnya ke sebagian permukaan bumi.


Di dalam kamar Mini yang sedang merapihkan pakaian ke dalam lemarinya dan Virgo sedang sibuk membalas chat customer,Mini tersenyum melihat ke arah suaminya,selesai dengan pekerjaannya dia lalu duduk di samping suaminya.


Virgo langsung menoleh ke arah istrinya yang duduk di sebelahnya.


"Ada apa?"tanyanya lembut.


"Nggak apa-apa cuma pengen deket kamu ajah"


Virgo langsung merangkul badan istrinya,dan mengecup keningnya.


"Lagi manja nih ceritanya"ledek Virgo.


"Nggak tahu mungkin bawaan bayi"Mini menyandarkan kepalanya di dada Virgo.


"Hehehe hei...anak papah lagi mau di manja ya?"Virgo mengelus perut istrinya yang masih datar.


Mini tersenyum pada suaminya dia senang karena Virgo tidak sekesal kemarin saat papahnya menyuruhnya untuk mandiri.


"Bagaimana keadaan papah dan mamah juga adik-adik mu kak?"


"Mereka baik-baik saja seharusnya mereka yang bertanya keadaan kita seperti apa sekarang,tapi papah sepertinya sudah tahu keadaan kita pasti dia nyuruh orang buat ngawasin kita dari jauh"


"Itu artinya papah masih peduli dengan kita kak..."


"Iya kamu benar memang papah orangnya tegas kadang sulit di terima alasannya sama aku tapi aku ya...menyadari kalau keputusan papah itu selalu yang terbaik buat aku"


Mini tersenyum dan memeluk tubuh suaminya,tak lama ponsel Virgo berdering di lihatnya panggilan video dari Leona,Virgo langsung menggeser tombol di ponselnya.


"Hai....bang...kakak ipar...apa kabar"sapa Leona dan kedua adiknya.


"Baik...kalian sendiri bagaimana?"


"Baik bang Alhamdulilah"jawab mereka bertiga.


"Main kesini Yona kalau libur"ajak Mini.


"Iya ajak Robert sekalian abang mau ngobrol sama dia"


"Oke...nanti kita main kesana,tapi kemana nih bukannya abang sibuk dagang sekarang"tanya Leona.


"Ya elu ajak ajah ke lapak di pasar nanti abang kenalin sama kong Ali orangnya seru loh"ucap Virgo asal dia masih ingat kejadian tadi pagi.


Mini tertawa mengdengar ucapan suaminya sementara ketiga adiknya malah bingung.

__ADS_1


...~~...


Bersambung.


__ADS_2