I Love You Bos N'Dut

I Love You Bos N'Dut
Tak Rela


__ADS_3

Dua hari kemudian.


Mini sudah di perbolehkan pulang dari rumah sakit,dan kini dirinya langsung kembali kerumah keluarga Virgo.Mini di sambut hangat oleh mertua dan adik-adik iparnya.


"Asalamualaikum..."Mini dan Virgo mengucap salam sebelum memasuki rumah.


"Wa'alaiukumsalam...Mini...Vir...."Mamah langsung memeluk menantunya.


Mini langsung menyalami tangan ibu mertuanya dan tersenyum.


"Istirshatlah dulu kamu masih masa pemulihan kan nak?"


"Iya mah terima kasih"


"Mah...Vir antar istri Vir ke kamar dulu ya"ucap Virgo.


"Ya..."ucap mamah singkat.


Virgo mengantar Mini ke kamar mereka,dan membiarkan Mini istirahat disana.Virgo memberitahukan kepada Mini besok dirinya sudah beraktifitas seperti biasa di perusahaan dan Mini di rumah,tidak menjadi sekertarisnya lagi.


Dan Virgo juga sudah mengabari karyawan dan sales sabun kalau mereka libur kerja sementara karena nantinya Virgo akan mendirikan pabrik yang lebih besar,tapi meski mereka libur mereka tetap di gaji,Mini tersenyum senang karena suaminya sangat bijak dalam memimpin usaha.


Ponsel Virgo berdering.


Kemarin Robert pun langsung memberikan ponsel baru untuk bosnya.


Ada kabar tentang pelaku pembakaran ruko,Virgo langsung pamit pada istrinya untuk datang ke kantor polisi,dia tak mau memberitahukan istrinya siapa pelaku yang telah tega menyuruh membakar ruko mereka.


Virgo mengendarai mobilnya menuju kantor polisi,tak butuh waktu lama dirinya pun telah sampai disana,Virgo turun dari dalam mobil dan berjalan cepat menuju ke dalam kantor dan menemui pelaku,dirinya benar-benar sangat marah saat ini.


"Kenapa elu setega ini hah?bukannya elu tahu istri gue lagi hamil besar,apa sih salah kita sama elu?"Virgo marah dan kesal.


"Salah kalian sama aku karena kalian saling mencintai,kau tahu kau benar-benar menyakiti hati ku Vir,kenapa bukan aku Vir kenapa dia bukankah aku yang jauh lebih pantas dengan mu di bandingkan dia?"


"Hei....wanita gila apa elu ini kurang bercermin?elu bilang elu lebih pantas untuk gue hah?apa elu akan tetap setia bersama gue sama seperti dirinya di saat gue terjatuh seperti kemarin?tidak kan wanita macam elu mana sanggup hidup di bawah penderitaan seperti dirinya,elu iri dengannya bukan karena gue mencintainya tapi karena hidupnya selalu bahagia bersama gue kan?"


"Vir...apa sekali saja kau tak pernah memikirkan aku padahal aku dan kamu dulu pasangan serasi di sekolah Vir..."

__ADS_1


"Dulu gue sudah bilang sama elu,gue nggak benar-benar bermaksud mendekati lu itu hanya ke isengan gue saja untuk meledek Gemini,tapi elu.terus mengejar gue,elu yang menyakiti diri lu sendiri La bukan kami"


Brak....


Alula menggebarak meja.


"Pokoknya aku nggak terima dan nggak akan pernah terima dia mengandung anak kamu Vir...aku nggak terima dia mengandung pewaris keluarga kamu Vir aku nggak terima"Alula marah.


"Hemft...tuh kan yang ada di fikiran elu itu cuma harta semata La...bukan ketulusan itulah perbedaan kalian Gemini memiliki hati tulus sedangkan elu?nggak kan?sekarang jalani hukuman elu dan gue harap elu bisa tobat dan menyadari kesalahan elu,jangan dekati kami lagi atau elu akan menyesal sudah mengganggu keturunan Sunjaya,selamat tinggal"Virgo lalu pergi dari hadapan Alula sementara Alula menangis,dia menangis bukan karena menyesali perbuatannya dia menangis karena benar-benar tidak bisa mencapai tujuannya.


Hari terus beralalu.


Virgo beraktifitas seperti biasanya,semua karyawan dan para staffnya di kantor merasa senang karena Virgo kembali memimpin perusahaan setelah beberapa bulan vacum, papah dan mamah juga sudah kembali keluar negeri.


Siang ini Mini sengaja datang ke kantor Virgo untuk mengantarkan makan siang yang sengaja sudah dia buat di rumah,dia membuat perkedel jangung udang dan juga capcay itu makanan favorit Virgo.


Tok...tok...


"Ya...masuk..."


"Sayang...kamu datang"Virgo langsung berdiri dari kursinya dan segera menghampiri Mini dia memeluk dan mencium kening istrinya dan memgelus perut besar istrinya.


"Aku bawa makan siang untuk mu"


"Untung aku tidak ada meeting di luar,kalau ada meeting di luar kamu sia-sia kesini dong"


"Tadi aku menelpon Pak Robert dulu sebelum kesini,jadi aku tahu kau ada di kantor"


"Kok Robert nggak kasih tahu aku?"


"Aku yang melarangnya memberitahu mu,aku ingin buat kejutan untuk suami ku"


"Manisnya...makin sayang aku sama kamu,oia nanti pulangnya bareng saja kamu kalau mau istirahat,istirahat saja di kamar ya"


"Iya..."


Di ruangan presedir memang tersedia kamar sengaja untuk rehat bila fikiran sedang mumet memikirkan pekerjaan dan nasib para karyawannya.

__ADS_1


Virgo pun makan siang bersama Mini di kantornya dia senang istrinya datang menemuinya di kantor,semua karyawan yang sempat berpapasan dengan Mini saat menuju ruangan presedir memberi salam dan hormat pada sang istri presedir,Mini pun menbalas dengan senyuman ramah pada mereka,sehingga membuat para staff yang bekerja disana semakin simpati pada istri bos besar mereka,meski tidak terlalu cantik tapi keramahan dan kerendahan hati Mini seolah membuatnya lebih terlihat cantik yang sesungguhnya.


Setelah makan siang selesai dan mengobrol dengan istrinya sebentar Virgo pun melanjutkan pekerjaannya,Mini yang sudah kelelahan akhirnya beristirahat di kamar hingga ia pun ke tiduran disana.


Hingga sore tiba.


Virgo yang telah menyelesaikan pekerjaannya masuk kedalam kamar di kantornya,dia menatap wajah lelap istrinya,di belainya pipi tersebut,Mini terbangun karena terkejut dengan sentuhan Virgo.


"Kamu kaget ya?"tanya Virgo lembut.


"Iya...aku kira apaan hehe"


"Sudah sore kita pulang yuk"


Mini pun beranjak dari kasur,mencuci wajahnya terlebih dahulu di toilet lalu dia pun berjalan beriringan dengan suaminya,Virgo memegang tangan istrinya dirinya sudah tidak malu-malu lagi apa lagi saat ini istrinya sedang hamil besar dia merasa bangga karena sebentar lagi akan menjadi seorang ayah.


Virgo,Robert dan Mini menaiki mobil,dan Mobil yang mereka naiki pun berlalu dari gedung pekantoran tersebut,Mini melihat-lihat pemandangan di luar jendela mobil saat mobil sedang melewati kawasan pedagang kaki lima Mini minta mobil berhenti.


"Kenapa sayang?"tanya Virgo.


"Itu ada cilok bumbu kacang kak"


"Kamu mau?"


Mini mengangguk.


"Ya sudah tunggu disini ya biar aku yang turun membelinya"


Virgo turun dan membeli makanan itu untuk istrinya.


Mini tersenyum gembira saat menerima cilok itu dari suaminya,dia lalu bernostalgia dengan Virgo perihal cilok yang selalu mereka makan bila sedang jalan berdua di saat mereka masih SMA dulu.


Robert yang mendengar itu tersenyum karena tidak menyangka hanya hal sederhana saja bisa membuat mereka bisa bersatu dan membuat mereka bahagia.


...~~...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2