
Pukul 2 dini hari.
Mini merasa gelisah,dirinya terus menerus keluar masuk kamar mandi,Virgo yang melihat hal itu menjadi bingung.
"Sayang kau kenapa?"
"Nggak tahu Kak perut ku mulas dan rasanya ingin buang air kecil terus"
"Apa jangan-jangan kau mau melahirkan?"
"Nggak tahu dah kak...ini kan pertama kali buat ku,tapi perkiraan dokter kan dua minggu lagi kak"
"Hemmm iya juga sih"
Mini masuk kedalam kamar mandi lagi dan lagi hingga adzan subuh berkumandang saat Virgo sedang melaksanakan Shalat subuh tiba-tiba di kamar mandi Mini mengeluarkan darah dari jalan lahirnya,perutnya semakin mulas,Mini keluar dari kamar mandi dan meringis kesakitan Virgo telah selesai Shalat melihat istrinya sepertinya menahan rasa sakit.
"Sayang...kau kenapa?"tanyanya panik.
"Kak...sepertinya bayinya mau lahir aku sudah mengeluarkan darah sehhh"Mini menahan sakit.
"Astagfirullah ayo kerumah sakit"Virgo langsung bersiap-siap dia membawa tas berisi perlengkapan bayi dan ibunya yang sudah dia persiapkan jauh hari.
Virgo menuntun Mini turun tangga perlahan,ketiga adik Virgo yang sudah bangun pun melihat kakak ipar mereka menuruni tangga.
"Abang kakak ipar kenapa?"tanya Yona.
"Mau melahirkan kami mau kerumah sakit sekarang kalian di rumah ya...nanti abang kabarin kalau bayinya sudah lahir"jelas Virgo.
"Aaaaa kakak ipar yang kuat kak"jerit Yona.
Mini tersenyum sambil menahan sakit di perutnya.
"Sessh...kak ayo"Mini semakin terasa sakit.
Virgo akhirnya segera membawa istrinya ke dalam mobil,dan dia pun mengendarai mobil dengan tenang dan berdoa semoga anak dan istrinya sehat dan baik-baik saja.
Mobil tiba di depan IGD rumah sakit,Virgo dan Mini di sambut oleh petugas yang sedang berjaga disana.
"Sus istri saya mau melahirkan dia sudah mengeluarkan darah"jelas Virgo.
"Baiklah bapak tenang dulu ya kita akan tangani istri bapak"ucap perawat wanita itu lembut.
Mini langsung di periksa oleh salah satu perawat di lihatnya ternyata sudah pembukaan 7 tapi air ketuban belum pecah,Mini masih menahan kesakitan dia meremas kain selimut yang menyelimutinya.perawat memintanya memgatur nafasnya agar mengurangi rasa sakitnya tapi tetap saja rasa sakit itu tak kunjung hilang bahkan semakin bertambah.
Mini di pindahkan keruang bersalain setelah mendapatkan penanganan dirinya sudah di pasangi jarum infus dan kini tinggal menunggu pembukaan jalan bayi lengkap.
Virgo mengelep dahi istrinya yang basah karena terus mengeluarkan keringat.beberapa perawat memeriksa.keadaan Mini lagi dan kini pembukaan sudah lengkap air ketuban pun pecah perawat memanggil dokter kandungan,Virgo di minta untuk meninggalkan ruangan bersalin dan mulailah proses melahirkan.
__ADS_1
Virgo menunggu di luar sendirian,dan tiba-tiba saja ketiga adiknya dan juga teh Novi beserta Nugra anaknya datang setelah mendapat kabar Mini melahirkan mereka ikut menemani Virgo menunggu proses melahirkan.
Tak Lama.
Oeeekkk...ooooeekkk
"Alhamdulilah"Virgo mengucapkan syukur tak lupa dia pun sujud syukur kepada Allah SWT karena kelahiran anak pertama mereka.
"Keluarga ibu Gemini?" panggil perawat.
"Ya sus saya suaminya"
"Semalat ya pak anak bapak laki-laki lahir sempurna dan selamat begitu pun ibunya"
Virgo mengusap wajahnya karena lega setelah mendengar anak dan istrinya selamat.
Setelah perawat membersihkan semua dan Mini di pindahkannke ruang rawat,keluarga di perbolehkan masuk untuk menengok bayi dan ibu baru itu.
Virgo memandangi bayi mungil dan merah itu.
"Asalamuailkum sayang...."bisiknya di telinga sang bayi.dan tak lama langsung mengumandangkan Adzan di telinga kanan dan komat di telinga kiri.
Setelah selesai Virgo mengucapkan terima kasih atas perjuangan istrinya yang ia tahu sejak semalam merasakan sakit.
"Sayang terima kasih telah memberikan kesempurnaan dalam hidup ku,kau mengandungnya menjaganya di dalam rahim mu dan kau melahirkannya dengan seluruh jiwa yang kau pertaruhkan,terima kasih sayang telah menjadikan aku laki-laki paling bahagia karena menjadi seorang ayah,cup"Virgo mengecup kening dan pipi istrinya.
"Selamat ya...Min...teteh seneng banget kamu sudah jadi ibu"ucap teteh.
"Selamat ya kakak ipar dan terima kasih karena perjuangannya mengandung dan melahirkan keponakan yang lucu untuk kami"ucap Leona.
"Wajahnya mirip banget sama bang Vir ya" celetuk Dika.
"Ya....yang nyetakan abang ya mirip abang lah Dik..."
Mereka semua tertawa setelah mendengar hal konyol dari mulut Virgo.
Tak lama ada yang membuka pintu ruangan saat mereka menoleh ternyata itu adalah Linda dan tunangannya,mereka langsung datang setelah teh Novi mengabarkan pada mereka.
"Mini....selamat ya...kawan....iiihhh lucu banget sih bayinya"ucap Linda.
"Selamat ya Min...semoga menjadi anak yang soleh ya...jagoan"ucap Bara tunangan Linda.
"Thanks bro..."Virgo bersalaman dengan Bara.
Virgo dan Bara sudah saling kenal,awalnya Bara salah faham saat melihat Linda mengobrol dengan Virgo saat di toko kuenya,tapi saat Virgo memperkenalkan dirinya sebagai suami Mini,Bara akhirnya meminta maaf dan akhirnya akbrab dengannya sampai saat ini.
"Mungkin besok Papah dan Mamah baru bisa datang kesini Bang"ucap Leona.
__ADS_1
"Ooo ya sudah biarkan saja,mereka pasti akan datang karena ini cucu pertama mereka"ucap Virgo.
Mereka pun berbincang-bincang diruang rawat tersebut dan tak lama Robert muncul di ruangan tersebut,membawakan hadiah untuk bayi bosnya hadiah yang sudah di persiapkannya bersama Leona sejak seminggu yang lalu sebuah ayunan bayi yang bisa menyetel musik agar sang baby tertidur dengan nynyak.
"Ooo terima kasih kalian baik sekali om...tante..."ucap Mini mewakili anaknya.
"Vir apa kamu mau menggendongnya?"tanya Teteh karena sejak tadi Virgo terlihat masih belum berani menghendong bayinya sendiri.
"Hehe belum berani teh"ucap Virgo.
"Masih takut ya?"tebak Linda.
"Iya...takut salah nanti malah sakit lagi bayinya"jawab Virgo polos.
Mini menahan tawanya saat mendengar suaminya mengatakan itu.
"Kenapa sayang kamu senyum-senyum sendirian begitu?"
"Nggak apa-apa lucu ajah dengernya"
"Lucu ya...bukannya aku memang selalu lucu di mata mu"
"Heeh"
"Iya kan buktinya kamu selalu tertawa gembira bila bersama dengan ku"
"Apaan sih malu ihhh banyak orang sempat-sempetnya bicara begitu"Mini malu.
Semua orang tertawa hingga menimbulkan kebisingan dan bayi mereka pun menangis karena suara berisik mereka.
Teh Novi langsung memberikan bayinya pada Mini untuk di berikan asi,bayi langsung tenang saat menyusu,Virgo melihat itu tersenyum melihat betapa semangatnya bayi itu meminum air susu ibunya.
"Oia siapa namanya?"tanya Linda.
"Namanya Zavier"
"wah...nama yang bagus welcome baby Zavier"ucap Dinda dan Dika berbarengan.
Ke esokan harinya papah Sunjaya dan mamah langsung meluncur ke rumah sakit setelah turun dari pesawat,mereka tidak sabar ingin melihat cucu pertama mereka.
Saat sampai di rumah sakit,papah dan mamah langsung tak sabar ingin menggendong bayi itu.
"Iiihh mirip banget sama papahnya ya?"ucap mamah.
"Ya iyalah mah dia yang cetak gol"ucap papah asal.
Mini hanya tertawa mendengar canda gurau metuanya,begitu pun Virgo yang ikut menimpali ucapan papahnya bertambah jadi lah candaan mereka.
__ADS_1
...TAMAT...