I Love You Bos N'Dut

I Love You Bos N'Dut
Canggung


__ADS_3

Malam hari di dalam kamar.


Setelah seharian beraktifitas Mini dan Virgo beristirahat di kamar mereka setelah membersihkan tubuh mereka dan mengganti pakaian mereka dengan pakaian tidur.


Mini duduk di atas kasur,dia menatap Virgo yang berbaring di sofa.


"Kak..."


"Hemm"


"Apa kau tidak pegal tidur disana?mau gantian nggak?"


Virgo langsung beranjak dari posisi tidurnya,Virgo duduk dan menatap aneh pada Mini.


"Gue nggak salah dengar elu tadi panggil gue apa?"


"Kakak"


"Bukan setelah itu"


"Kau...ups..."Mini langsung menutup mulutnya.


"Hihi elu kesambet setan apaan Ge?"Virgo tertawa geli mendengar istrinya memakai bahasa sopan padanya.


"Tapi emannya nggak boleh begitu?"


"Ya...boleh ajah cuma...aneh ajah di dengernya"


"Ya udah kita pakai bahasa yang biasa kita pakai ajah"


"Nggak kita belajar mulai sekarang belajar jadi suami istri yang benar bukan berteman terus,mulai dari bahasa aku setuju"Virgo menatap Mini serius.


"Apaa sih maksudnya hihi"Mini canggung.


"Aku serius sekarang kan kamu istri ku,bukan hanya teman ku lagi,bersikap dan berbicara lah layaknya suami istri sesungguhnya"


Kau fikir aku tak tahu tadi kau mendengar pembicaraan ku dengan Alula,aku tahu mangkanya sejak tadi kau jadi canggung seperti itu,aku memang belum bisa mengatakannya secara langsung tapi akan ku katan suatu saat nanti.


"Hemmm baiklah"


"Ayolah jangan canggung begitu"


"Hehe belum biasa kak"


"Ya...biasain"

__ADS_1


Mini hanya mengangguk.


"Sudah tidurlah kau pasti lelah karena seharian bekerja"


"Iya"Mini pun menuruti Virgo dia segera tidur dan menarik selimutnya.


Hari terus berlalu tak terasa sudah dua bulan pernikahan Virgo dan Mini semua berjalan baik-baik saja bahkan hubungan mereka selama ini menjadi semakin baik,mulai dari bahasa yang mereka gunakan sehari-hari.sekarang Virgo memanggil Mini dengan sebutan istri ku bukan Gege lagi.


Hari ini Mini mendapat telpon dari teh Novi kalau bapaknya sakit lagi dan di rawat lagi,Mini yang saat itu sedang bekerja meminta ijin pada Virgo untuk menemui bapaknya di rumah sakit,Virgo mengijinkannya tapi Virgo tidak bisa menemaninya karena masih ada meeting yang tidak bisa di wakilkan.


Dan akhirnya Mini pergi sendirian ke rumah sakit menggunakan ojek online.sesampainya di rumah sakit bapak ternyata masuk ICU dan belum sadarkan diri juga setelah pingsan di rumah tadi.


Mini mengirimkan pesan kepada Virgo karena sepertinya dia akan ijin cukup lama dari pekerjaan karena kondisi bapaknya yang menghawatirkan.


Mini tak bisa meninggalkan rumah sakit selama bapaknya di ICU karena teh Novi tidak mungkin meninggalkan Nugra sendirian di rumah.


Mini menghubungi Linda untuk membantunya membawakan pakaian ganti yang masih ada di rumah bapaknya.


Sepertinya aku akan lama di rumah sakit,semoga bapak lekas sembuh,aku tidak tega melihat bapak sakit lagi,ku fikir bapak tidak akan kumat lagi setelah oprasi jantung beberapa bulan yang lalu,ya...allah kuatkanlah bapak ku ya allah.


Doa Mini.


Waktu terus berlalu tak terasa sudah satu minggu bapak di rawat di rumah sakit,dan selama satu minggu Virgo hanya menemuinya satu kali,karena ada proyek di luar kota hingga selama satu minggu ini dirinya tak bisa menemani istrinya di rumah sakit.


Mini hanya pasrah menerima keadaan seperti ini mengingat pernikahannya memang hanya karya drama sang suami.


pesan masuk ke ponsel Mini,pesan dari Alula gambar di kirim kan ke ponsel Mini,sebuah gambar yang menunjukan dirinya bersama Virgo di luar kota.


Mini menaruh ponselnya di samping bangku penunggu yang kosong,sedih...ya saat ini hatinya sedih apa lagi setelah membaca pesan dari Alula.


Ku dengar bapak mu sedang masuk ICU,sementara kau sibuk mengurus bapak mu suamimu sibuk menghabiskan waktu bersama ku 😉.


sebuah pesan yang sangat menyesakan dada,tapi Mini tak bisa menangis,dirinya sadar bahwa dirinya saat itu hanya salah faham saat mendengar perkataan Virgo pada Alula.


"Mungkin ini memang sudah saatnya,dia sudah kembali pada cintanya yang seharusnya dan aku pun akan pergi darinya dengan cara sebaik mungkin,jangan sedih apa lagi sakit hati Mini buang jauh-jauh perasaan itu"gumamnya.


Tiba-tiba Linda datang menepuk pundaknya yang tertunduk.Mini mengangkat kepalanya yang tertunduk.


"Kenapa?"tanya Linda.


"Nggak apa-apa"


Linda lantas melihat ponsel Mini yang dia letakan di sisi bangku sebelah kanannya,tak sengaja Linda memegang ponsel Mini dan tak sengaja layar ponselnya terbuka karena tidak di kunci,Linda membulatkan matanya ketika melihat foto dan pesan Alula.


"Min...ini"Linda menunjuk ponsel Mini.

__ADS_1


Mini segera merebut ponselnya dari tangan Linda,entah kenapa dia jadi kesal dan melemparkan ponsel itu ke arah tembok,hingga layar ponselnya pecah Linda tak kaget melihat itu dia sudah menebak perasaan sahabatnya saat ini sedang tidak baik-baik saja dia hanya merangkul Mini dan menepuk pundak sahabatnya itu.


"Sekarang fokus doain bapak biar lekas sembuh,jangan mikirin yang lain Min,gue akan selalu ada di di deket lu"ucap Linda.


Mini hanya mengangguk membenarkan perkataan Linda,semua yang di katakan Linda memang benar adanya saat ini fikirkanlah orang tuanya yang tinggal satu-satunya ini jangan fikirkan yang lain.


Linda memungut ponsel Mini yang masih tergeletak di lantai.


"Nih..."Linda memberikan ponsel yang sudah rusak itu pada Mini.


"Buang ajah lah toh nggak ada yang penting ini di situ"Mini kesal.


"Nanti teteh ngubungin elu gimana?"


"Elu kasih tau ajah ke teteh hp gue rusak gitu jadi kalo ada apa-apa hubungin ke elu ajah"


"Ya udah kalo itu mau elu,elu udah makan belum?"


"Belum tapi gue nggak lapar dan nggak nafsu makan juga"


"Jangan nyiksa diri nanti elu sakit kasihan bapak lu kalo elu sakit siapa yang nungguin,gue beliin makanan ya nanti elu makan"


"Terserah lah"


Linda akhirnya meninggalkan Mini sendirian lagi di depan ruang ICU,Linda mencari makanan agar Mini mau makan,dia tahu sahabatnya itu sedang kacau saat ini dia tetap harus berada di sampingnya untuk selalu mensuportnya agar selalu tegar.


Saat Linda kembali dan membawa makanan,Linda melihat Mini tertunduk dan punggungnya bergetar,Linda langsung berjalan cepat ke arahnya.


"Min...elu kenapa?"Tanyanya khawatir.


"Lind kasih tahu teh Novi bapak meninggal"ucap Mini lirih.


Linda langsung menjatuhkan plastik belanjaannya,dan segera mengeluarkan ponselnya dari saku celananya,Linda langsung memberitahukan teh Novi kalau bapaknya meninggal dunia teh Novi panik bukan main dia langsung mau pergi ke rumah sakit tapi di cegah oleh Mini karena sebaiknya teh Novi merapihkan rumahnya karena bapaknya segera di bawa ke rumah dan di makamkan.


Teh Novi pun menyetujui saran adiknya dia merapihkan rumah dan lapor pada ketua RT bahwa bapaknya meninggal dunia dan meninta bantuan pak RT untuk mengurus penguburan bapaknya.


Linda mencoba menghubungi Virgo,tapi tak ada jawaban puluhan kali Linda menghubungi Virgo tapi hasilnya sama,Mini melihat Linda yang sedari tadi sibuk menghubungi seseorang akhirnya bertanya.


"Elu ngubungin siapa sih,sibuk amat dari tadi"tanya Mini.


"Suami lu dari tadi di telpon nggak di angkat-angkat"


"Hemf suami...ya jelas nggak di angkat Lind dia lagi asik sama pacarnya"kata Mini sinis.


...~~~...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2