I Love You Bos N'Dut

I Love You Bos N'Dut
Pingsan


__ADS_3

Di rumah Mini sudah ramai orang yang datang,Mini dan Linda datang bersama ambulans yang membawa jenazah bapaknya,sebagian warga membatu menurunkan keranda jenazah dan memindahkannya ke dalam rumah.


Mini dan Linda berjalan ke dalam rumah,Mini disapa oleh setiap orang yang menunggunya disana mereka hanya berkata.


"Sabar ya neng..."


"Tabah ya neng..."


"Ikhlasin ya neng bapak udah tenang nggak sakit-sakit lagi"


Dan Mini berusaha senyum setegar mungkin,walau matanya sudah sembab karena dia sempat menangis saat di rumah sakit.


Semua tetangga di daerah tersebut melayat sebagian ada yang melayat dan mengaji membacakan surat yasin untuk alm,Mini duduk di samping jenazah bapaknya pandangannya kosong,walau sesekali dia menyambut jabatan tangan para tetangga yang memberikan semangat dan mengucapkan kata duka tapi kembali dia melamun kembali.


Malam hampir tiba Mini masih belum beranjak dari sisi bapaknya.Linda dan teh Novi menghampirinya.


"Mini...istirahat dulu,kamu juga belum shalat maghrib kan?shalat dulu yah...biar bapak ada yang jagain kok pak ustad lagi ngaji tuh"ucap Teh Novi lembut.


Mini mengangguk saat dirinya akan bangun dari duduknya,tiba-tiba.


"Asalamualikum..."Virgo masuk kedalam rumah dengan langkah tergesa dan langsung menghampiri istrinya.


"Maaf aku baru baca pesan dari Linda"Virgo langsung memeluk tubuh Mini.


Mini hanya terdiam tak membalas kata-kata Virgo,Mini berdiri dari duduknya di papah oleh Virgo saat Mini ingin masuk ke dalam kamarnya yang hanya beberapa langkah dari tempat bapaknya berbaring tiba-tiba Mini melihat kehadiran Alula dan Puma disana.


"Maaf ya Min"ucap Alula.


"Yang sabar ya...Min"ucap Puma.


Mini memandang keduanya bergantian dan tak di mengerti oleh kedua orang itu raut wajah yang sulit di tebak.


Tiba-tiba kaki Mini sudah tidak mampu menopang bobot tubuhnya lagi dan dia pun jatuh pingsan.


"Sayang...."Virgo berteriak panik dan langsung menangkap tubuh Mini yang hampir jatuh ke lantai Virgo langsung menggendong tubuh istrinya dan membawanya ke dalam kamar.


Semua orang yang berada disana pun ikut panik saat melihat Mini pingsan terutama teh Novi dan Linda.


Virgo menaruh tubuh istrinya di kasur secara perlahan dan lembut,Alula dan Puma melihat itu rasa bersalah semakin menyelimuti hati mereka.


"Sepertinya dia kelelahan seminggu lebih kurang isirahat dan makan pun tak teratur"ucap Linda sambil mengipasi kepala Mini dengan sebuah buku yang ada di meja belajar Mini.


Virgo semakin merasa bersalah karena selama di rumah sakit dirinya tak bisa menemani istrinya sama sekali karena jadwal yang sangat padat.

__ADS_1


Virgo mengusap-usap punggung tangan Mini perlahan agar Mini merasakan kehangatan.Semua orang meninggalkan pasangan suami istri ini berdua saja di dalam kamar.


Linda menatap kesal pada Alula dan Puma.


"Puas lu"Ucap Linda ketus dan penuh kemarahan.


Linda pun berlalu dari mereka berdua dan kebelakang rumah untuk membantu teh Novi menyiapkan makanan untuk para tamu yang datang melayat.


Virgo tak beranjak dari sisi Mini dia masih menunggu Mini sadarkan diri,matanya tiba-tiba menangkap sebuah benda kotak kecil yang berada di meja belajar Mini,di lihatnya itu adalah foto mereka berdua saat perpisahan SMA Virgo.


Virgo tersenyum menatap foto tersebut.tak lama Mini berusaha membuka matanya.


"Sayang...kamu sudah bangun?"tanya Virgo lembut.


Mini menyipitkan matanya dan melihat ke arah Virgo,dia lalu tersenyum sinis pada Virgo.


"Hemft Elu kesambet setan mana kak manggil gue sayang?"


"Kan mulai deh...kamu...maaf ya aku baru datang,hp tadi tertinggal di mobil saat aku meeting"


"Meeting sama pacar ya?"Mini sinis.


"Apa sih...aku sudah punya istri kenapa harus pacaran lagi?"


"Kamu kenapa sih?marah?cemburu?"Virgo memegang pundak Mini tapi tangannya langsung di tepis oleh Mini.


Mini menghela nafasnya dalam kemudian dia mulai berbicara.


"Kak...kapan elu ngelepasin gue?bukannya tujuan elu udah tercapai ya...lepasin gue kak biarin gue jalanin kehidupan gue sendiri,gue nggak akan ganggu hubungan elu sama dia"


Bagai badai yang melanda lautan dan ombak mengamuk hingga menghempaskan perahu nelayan yang sedang berlayar,begitulah saat ini perasaan Virgo yang mendengar perkataan seperti itu dari mulut istrinya.


"Kamu ngomong apa sih?aku nggak akan ngelepasin kamu"


"Nggak bakalan ngelepasin gue gila lu ya,kesana mau kesini mau elu mau punya istri dua gitu?"Mini kesal.


"Apaan sih istri aku ya hanya kamu Gemini..."Virgo memegang pundak Mini kembali.


Mini kembali menepis tangan Virgo.


"Cepat akhiri drama ini kak,gue takut terlalu lama akan ada sesuatu yang akan tumbuh di hati gue melebihi rasa seorang sahabat"


"Nggak aku nggak akan melepaskan kamu sampai kapan pun kecuali maut"

__ADS_1


Deg...


Dada Mini bagaikan di tertimpa batu karang yang sangat besar,sakit...begitu sakit dan sesak dia rasakan saat ini,Virgo sulit di mengerti saat ini olehnya,tadi pagi setelah mendapatkan pesan dari Alula yang seperti itu dan selama beberapa hari dirinya tidak bisa mendampinginya menunggu bapaknya yang sedang sakit,sekarang Virgo bersih keras tidak akan melepaskannya membuat Mini semakin di buat pusing.


"Sebaiknya elu pulang ke rumah elu kak,tinggalin gue sendirian"ucap Mini dingin.


Mini memutuskan agar Virgo meninggalkannya sendirian di kamarnya dia sudah tak bisa mencerna apa yang di inginkan laki-laki yang saat ini berada di depannya.


"Nggak aku nggak akan pulang,aku mau disini menemani mu"


"Pulang...gue mau sendirian"Mini menekan kata-katanya.


"Nggak mau"Virgo bersih keras.


Mini kesal hingga ia menarik tangan Virgo dan membuka pintu kamarnya dan mendorong tubuh Pria besar itu dengan sekuat tenaganya,hingga Virgo berada di luar kamarnya dan Mini langsung menutup kamarnya dan menguncinya dari dalam.


"Sayang..."Virgo mengetuk pintu kamar Mini.


Orang-orang yang berada disana hanya bengong saling menatap dan melihat ke arah Virgo yang sedang mengetuk pintu kamar Mini.


Melihat hal itu Linda yang mengetahui penyebab pertengkaran kedua orang ini langsung menghampiri Virgo.


"Vir...mending tinggalin Mini sendirian dulu,sini ikut gue gue ceritain sama elu"Linda mengajak Virgo keluar rumah untuk menceritakan hal yang di alami Mini selama ini.


Selama satu minggu Mini menunggu bapaknya di rumah sakit sendirian tidak ada teman karena sang suami sibuk bekerja,Mini memaklumi itu,tapi makin lama entah kenapa Virgo jadi semakin sulit di hubungi,Mini pasrah dan tetap diam tapi puncaknya adalah saat pagi tadi sebelum bapaknya meinggal Mini mendapat pesan dari Alula berikut dengan gambar Virgo yang sedang duduk berdampingan dengan Alula.


Virgo menutup mulutnya yang spontan terbuka saat mendengar cerita Linda,dapat di bayangkannya betapa sakitnya hati Mini saat ini,betapa hancurnya dirinya saat ini.


Prang....


terdengar suara benda pecah dari kamar Mini,teh Novi mencoba membuka pintu kamar Mini yang di kunci dari dalam


"Mini ada apa dek...buka pintunya atuh...dek"teh Novi mengetuk pintu kamar Mini tapi tak ada jawaban apa pun.


Virgo dan Linda langsung berlari kedalam rumah, Virgo meminta teh Novi menyingkir dari pintu Virgo mencoba mendobrak pintu dengan bahunya tapi pintu masih tidak terbuka hingga dia akhirnya menendang pintu tersebut dengan tendangan mautnya mengingat Virgo adalah atlet taekwondo sejak sekolah.


Brak...pintu terbuka dan Virgo pun langsung masuk kedalam dan mendapati Mini telah tergeletak di lantai dekat meja belajarnya dan bingkai foto mereka berdua jatuh pecah berserakan di lantai.


Mini pingsan lagi.


...~~~~~...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2