
Ke esokan harinya pagi-pagi Virgo sudah menunggu kedatangan Mini di depan gerbang sekolah,dan tak lama orang yang di tunggunya pun muncul dengan percaya dirinya dan senyum merekah di wajahnya dia berlari ke arah Virgo yang berada di depan gerbang sekolah.
Virgo pun tersenyum padanya saat dirinya berlari ke arahnya.
"Mana janjinya"Mini menangih Virgo,tangannya menengadah di depan wajah Virgo.
"Nih..."Virgo langsung menunjukan bag paper di hadapan Mini.
Mini mengambilnya dan melihat isinya di dalamnya ada 5 komik terbaru kesukaan Mini.
"Wah...banyak banget kak"Mini antusuias.
"Nanti kapan-kapan gue ganti dah uang lu buat nalangin beli komik sebanyak ini"
"Nggak usah itu hadiah buat elu karena beneran bantuin gue"ucap Virgo santai.
"Serius?aduh...gue jadi enak hati nih kalo begini hehe sering-sering ajah kak begini hahaha"
"Ngelunjak lu ya..."ucap Virgo santai.
"Hahaha becanda kak becanda jangan di masukin ke perut nanti susah keluarnya loh wahahaha"Mini makin keras tertawa dia lalu berlari karena takut Virgo memukulnya.
Virgo tertawa melihat Mini tertawa lebar seperti itu.tapi tawanya segera berhenti ketika ada seseorang yang menegurnya dari belakang.
"Kak Igo..."tegur Alula.
Virgo menoleh dan langsung berwajah datar saat berhadapan dengan Alula.
"Eh...elu...gue kira siapa,gue duluan ke kelas ya ada yang mau gue kerjain"Virgo malah menghindar dari Alula.
Alula bingung dengan tingkah Virgo yang cuek padanya.hingga saat di kelas dia bertanya pada Mini tentang sikap Virgo padanya.
"Min..."Alula langsung duduk di hadapan bangku Mini.
"Ya...ada apa La?"Tanya Mini sambil menaruh komiknya di laci mejanya.
"Beneran Virgo nanyain nomor gue?"
"Iya...bener masa gue bohong sama elu"
"Tapi kenapa dia selalu menghindar dari gue ya kalo kita ketemu?dan dia juga belum ngubungin gue tuh,elu kasih ke dia kan nomornya"
"Ya iya gue kasih lah masa nggak,mungkin belum kali,mungkin dia lagi sibuk belajar,dia kan udah tingkat akhir bentar lagi lulus jadi banyak ujian,dan satu lagi dia bukan menghindar dari elu dia itu gugup, salah tingkah, keki,berhadapan sama cewe cantik kaya elu hihi"jawab Mini asal,tapi itu sukses membuat Alula tersenyum senang mendengarnya.
__ADS_1
Saat jam istirahat,Mini seperti biasa ke kantin membeli minuman dingin ke sukaannya dan cemilan kemudian dia duduk di bangku kantin sambil menikmatinya sambil baca komik yang di berikan Virgo tadi pagi.
Saat dirinya sedang asik sendiri Virgo tiba-tiba duduk di sampingnya hingga dia langsung menoleh ke arahnya.
"Kak..."sapa Mini.
"Serius amat bacanya"sambil menyedot minumumannya.
"Hehe oiya kak elu belum ngubungin Alula?"
"Belum kenapa emangnya?dia nanyain ke elu ya?hemft"
"Hooh dia nanyain tadi,kayanya dia juga suka sama elu kak cie....cinta mu berbalas kak hahaha"
"Ngaco luh"
Plak...
Virgo mengeplak kepala Mini tapi Mini dan Virgo hanya tertawa.
"Gue seneng kalo elu sama dia jadian kak,kalian serasi"
"Apaan sih elu"Virgo salah tingkah wajahnya memerah.
"Benaran tau...elu berdua serasi yang satu cantik dan yang satu ganteng pasangan serasi kan?"ucap Mini polos.
Virgo yang ingin pergi saat itu langsung ditahan oleh Mini,tangannya di tarik oleh Mini.
"Mau kemana sih ada gebetan kok lari"ledek Mini hingga membuat Alula tersipu malu.
"Apaan sih"Virgo salah tingkah.
"Udah hayu duduk diam disini kita ngobrol oke ,jangan kaku begitu santai ajah lah...jangan grogi gitu"
Virgo pun akhirnya duduk,dan mereka mengobrol bersama walau awalnya Virgo masih kaku tapi akhirnya bisa mencair juga,sementara Mini hanya diam berkonsentrasi membaca komiknya.
Bel masuk pun berbunyi dan semua murid pun masuk ke kelasnya masing-masing,Alula diantar sampai ke depan kelasnya oleh Virgo,sementara Mini sudah ngacir duluan kedalam kelasnya dia sengaja meninggalkan mereka berdua agar bisa lebih dekat.
"Asik...di antar sampai kelas nih ye..."ledek Mini pada Alula hingga membuat Alula tersipu malu.
Hari berlalu hari ini adalah hari libur smesteran semua murid di sekolah mengadakan acara camping di sebuah vila.
Alula,Mini dan Vika berada di tenda yang sama sementara tenda anak laki-laki berada tidak jauh dari sana.
__ADS_1
Saat Alula,Mini dan Vika sedang menyiapkan tenda tiba-tiba ada segerombolan wanita kira-kira 6 orang menghampiri tenda mereka.Mereka berniat melabrak Alula karena telah menjadi pacar Virgo idola di sekolah.
Tapi Mini tidak tinggal diam melihat temannya di tindas dia membalas perkataan mereka dengan tak kalah keras dan pedasnya.
"Heh...ngaca dong lu itu nggak pantes sama Virgo jangan-jangan elu pelet ya Virgo biar mau sama elu"kata salah satu dari mereka.
"Woi...yang seharusnya ngaca elu kali,temen gue mah pantes jadi pacarnya kak Igo dia cantik malah jadi primadona di sekolah lah elu apaan?"kata-kata Mini sungguh menohok anak perempuan itu,Hingga anak perempuan itu marah dan ingin memukul Mini,tapi tangannya di tangkis oleh Mini hingga membuatnya semakin geram dan dia pun akhirnya main kroyokan,Vita yang melihat Mini di kroyok oleh enam orang akhirnya berlari ke arah tenda Virgo yang tak jauh dari tenda mereka.
"Kak Vir...tolong itu...itu..."Vika panik.
"Itu...itu apa Vik"Virgo bingung.
"Itu Mini di keroyok sana fans kakak"
"Hah...bukannya bilang dari tadi"Virgo langsung loncat dari tendanya dan berlari ke arah tenda Mini yang sudah ramai berkerubun orang disana.
"Woi...apa-apaan nih"teriak Virgo dan langsung menghampiri Mini dan Alula yang terkepung di sana.
Mereka yang ribut dengan Mini pun segera mundur karena Virgo datang.Virgo langsung mendekat pada Alula sementara Mini menyeret kakinya perlahan dan menjauhi mereka berdua membiarkan mereka berdua saja dan pergi dengan Vika ke tempat lain.
"Hihi biarin mereka berdua,kasihan Alula dia pasti butuh kak Igo sekarang dari pada kita iya kan?"ucap Mini dan Vika pun menyetujuinya.
Saat malam hari tiba,acara api unggun pun di mulai,semua murid duduk melingkari api unggun,dan tak sengaja Mini duduk berhadapan dengan Puma,dirinya seolah ingin terbang saat Puma tersenyum padanya.
Aih....mau pingsan nih gue rasanya senyumnya sungguh memabukan aish...Mini inget mini dosa Mini nggak boleh begitu.
ucapnya dalam hati.
Virgo yang duduk berhadapan dengan Mini dan Alula pun tersenyum pada Alula dan Mini yang ada di seberang sana tapi Mini tak menghiraukannya karena fokus pada Puma.
Acara api unggun pun di mulai ada beberapa murid yang menyumbangkan lagu dan juga berjoget,dan saat teman-teman sekelas Virgo melihat Virgo terus memandang ke arah Alula mereka pun iseng akhirnya.
"Ya...ada yang mau mempersembahkan lagu cinta nih buat sang pujaan hati"kata ketua osis Bayu.
Semua murid bertanya-tanya siapa yang akan memepersembahkan lagu cinta.
"Kita sambut kak...Virgo..."kata Bayu.
Virgo terkejut dan semua yang ada di sana bertepuk tangan menyoraki Virgo.semua murid di sekolah sudah mengetahui hubungan Virgo dengan Alula.
"Virgo...Virgo...Virgo..."Sorak sorai dari semua murid termasuk Mini yang terlihat sangat antusias dan semangat padahal tadi dia sedang asik dengan dunianya sendiri.
Dan Virgo pun akhirnya maju dan memainkan gitarnya dan bernyanyi lagu cinta yang dia persembahkan untuk Alula.
__ADS_1
...~~...
Bersambung.