I Love You Bos N'Dut

I Love You Bos N'Dut
Pertemuan kembali


__ADS_3

Meeting hari ini selesai dengan cepat,Robert memberitahukan kalau ada pameran usaha UMKM di kota dan beberapa prodak dari perusahaan juga membuka stand disana.


"Anda akan datang atau tidak bos?"tanya Robert saat mengemudi.


"Elu mau ikut?"Virgo malah bertanya pada istrinya bukan menjawab pertanyaan Robert.


"Kayanya seru?"Mini antusias.


"Jadi mau ikut?"tanya Virgo lagi.


Mini mengangguk dan tersenyum.


"Ya kita berangkat habis maghrib nanti"Virgo bicara dengan Robert.


"Baik bos nanti saya jemput"ucap Robert.


Malam hari Mini sudah bersiap-siap akan datang ke pameran UMKM di kota,dia memakai baju muslim terusan berwarna biru muda di padukan kerudung biru list putih dan hanya memakai riasan tipis di wajahnya.


Sementara Virgo pun memakai baju batik lengan pendek berwarna biru muda,dan celana jeans biru terlihat serasi dengan warna baju yang di kenakan istrinya.


Mereka berdua menuruni tangga bersama semua keluarga yang sedang berkumpul di ruang keluarga menatap mereka berdua yang berpakaian resmi.


"Mau kemana kalian?"tanya mamah.


"Ada pameran UMKM mah perusahaan kita juga ikut jadi sponsor disana Gege mau lihat-lihat"ucap Virgo.


"Ooo ya sudah hati-hati kalian masih pengantin baru,sebaiknya jangan keseringan keluar rumah sebelum 40hari pernikahan"kata mamah yang masih mempercayai mitos nenek moyang.


"Ya mah...kita betangkat dulu ya mah Robert sudah nunggu tuh"Virgo pamit.


Dan seperti biasa Virgo berjalan tanpa memegang tangan istrinya hingga menimbulkan protes dari mamah dan adik-adiknya.Hingga Virgo memegang tangan Mini sampai masuk ke dalam mobil.


"Maaf ya kalo gue pegang tangan elu terus,bukan mau gue tapi elu tahu sendiri lah"Virgo tidak enak hati pada Mini.


"Iya...gue ngerti"Mini cuek.


Virgo ingin menepati janjinya pada Mini dia tidak akan menyentuh Mini,tapi apa mau di kata suasana di rumah selalu mendorongnya untuk menyentuh istrinya sendiri.


Mini tak masalah bila hanya memegang tangan bahkan saat pernikahan kemarin keningnya sempat di kecup oleh Virgo tanpa seijinnya.karena biar bagaimana pun Virgo menikahinya secara sah walau pernikahan ini hanya drama saja buat Virgo.


Mobil pun sampai di tempat tujuan,mereka bertiga berjalan beriringan,banyak stand dan juga pengusaha datang ke pameran ini.


Mini dan Virgo berjalan beriringan di ikuti oleh Robert di belakang mereka.Mini melihat-lihat stand-stand disana tiba-tiba langkahnya terhenti ketika melihat dua sosok anak manusia sedang berbincang di sebuah stand pernak-pernik perhiasan dan acsesoris.


Virgo melihat ke arah dimana Mini melihat,dia menangkap dua anak manusia sedang mengobrol cukup akrab disana.


"Ayo..."Virgo menggandeng tangan Mini dan menghampiri kedua anak manusia tersebut.


Kedua anak manusia tersebut terkejut ketika melihat penampilan Virgo yang sudah berubah menjadi proposional kembali.


"Vir..."kata mereka bersmaan.


"Ya...kenapa ngeliatnya begitu?"nada Virgo ketus.

__ADS_1


sementara Mini hanya terdiam.


"Hai...Mini apa kabar mu?"tanya Puma pada Mini dengan lembut.


"Baik"ucap Mini tanpa menatapnya pandangannya tertunduk tak berani menatap Puma.


"Jangan merunduk begitu angkat mata lu"Bisik Virgo di telinga Mini.


"Oia...bukan kah kamu teman sekelas Alula waktu SMA ya?"tanya Puma masih sok akrab.


"Iya"jawab Mini singkat.


Puma dan Alula melihat ke arah tangan mereka berdua yang bergandengan sejak tadi.


"Udah ya...kita kesana yuk istri ku"ucap Virgo sengaja.


Dan benar saja kedua anak manusia ini ternganga mendengar ucapan Virgo.


"Is...tri..."ucap Puma ragu.


"Iya kenapa rekasi elu begitu Pum"Virgo tersenyum sinis.


"Kapan kalian menikah?"tanya Puma lagi.


"Kemarin"ucap Virgo singkat.


Bleger.....


Bagai di sambar petir hati Puma langsung pecah berkeping-keping setelah mendengar hal ini.


Fikir Puma.


Kurang ajar Mini setelah Vir jadi setampan ini dia merebutnya lagi dari gue,kenapa sih dia nggak pernah puas selalu ajah merebut Vir dari gue.


Batin Alula kesal.


Virgo berjalan melewati mereka berdua dan masih menggandeng tangan Mini.Virgo melihat wajah Mini menjadi murung setelah bertemu dengan Puma dan Alula.


"Kenapa?elu masih cinta sama dia?"tanya Virgo kesal karena melihat istrinya menjadi murung.


Mini hanya menggeleng.


"Terus kenapa lu kusut begitu?"


"Males bahasnya kak"


Mereka berjalan bersama menulusuri pameran dan langkah mereka terhenti ketika Mini melihat ada pameran buku disana.


"Kak...ada pameran komik kak,aaaa ada penulis dan komikusnya kak aaaa beruntungnya aku...."Mini antusias dan langsung berlari ke arah pameran buku yang sedang launcing disana.


Virgo hanya tersenyum ketika Mini berlari ke arah pameran buku tersebut.Dia senang karena Mini tidak larut dalam kemurungannya,yang dia tahu Mini memang ingin melupakan Puma sebagai cinta pertamanya.


Virgo mendekati Mini yang sedang memilih buku.

__ADS_1


Hanya melihat pameran seperti ini dirinya langsung berubah moodnya,ajaib sungguh buku itu ajaib.


Fikir Virgo.


Sebenarnya bukan buku yang ajaib tapi karena Mini tipe orang yang tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihan.


Mini mengantri meminta tanda tangan dan berfoto bersama penulis dan komikusnya.Virgo dengan setia menunggunya bersama Robert,tapi pandangan matanya kini jadi berubah ketika Alula muncul di hadapannya.


"Kau berubah untuknya?"tanya Alula ketus.


"Bukan urusan mu"Virgo tidak kalah ketus.


"Vir...kenapa sampai sejauh ini Vir...kenapa harus sampai menikahinya?"


"Karena aku meng inginkannya"Virgo menekan kata-katanya.


"Kenapa harus Mini Vir?"


"Terus harus dengan siapa aku menikah dengan mu?"tanya Virgo sinis.


Alula tidak bisa menjawab.


"Bila keadaan tubuh ku masih seperti kemarin bukankah kau akan sangat senang bila melihat aku menikahinya ya kan?karena kau merasa aku sudah tidak enak di pandang dan pantas dengan dia yang bodoh begitu kan fikiran mu"perkataan Virgo sungguh mengena di hati Alula.


"Vir...bukan begitu maksud ku"Alula membela diri.


"Kau fikir aku adalah barang bekas untuknya kan?jadi dia lebih pantas hanya mendapatkan barang bekas begitu kan fikiran mu?"Virgo mencecar.


"Vir...."


"Apa...bukankah hubungan kita sudah berakhir Alula sejak 7tahun yang lalu dan itu pun kau yang meng inginkannya bukan aku"ucap Virgo penuh penekanan.


"Itu semua karena kau selalu mementingkan dia dari pada aku"Alula emosi.


"Dia sahabat ku,aku mengenalnya jauh sebelum mengenal mu,bila kau anggap kehadiran diri mu bisa menggantikannya kau salah Alula"


"Kau bohong Vir...kau mencintainya kan?rasa di hati mu itu bukan hanya perasaan sebagai sahabat Vir..."


Virgo mendengus kasar.


"Sekarang apa kurangnya aku,aku lebih sederajat dengan mu,aku lebih cantik darinya dan aku pun lebih sukses darinya"


"Tapi dia lebih tulus dari pada kamu Alula,hatinya lebih baik dari pada kamu,sehingga kamu memanfaatkan kebaikan hatinya untuk memikat ku begitu kan?hehehe cara licik yang kau gunakan tidak mempan pada ku sayang..."


Saat Virgo memanggil Alula sayang Mini telah berada di belakangnya tanpa dia sadari.


Mini memeluk beberapa tumpukan buku yang dia beli di dadanya.


"Bos ada Mini"bisik Robert.


Dan Virgo langsung menoleh kebelakang,melihat Mini memeluk beberapa buku di dadanya dan tersenyum padanya,senyum yang sangat sulit di artikan oleh Virgo.


...~~~...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2