
Empat bulan kemudian.
Usaha yang telah di bangun oleh Virgo dan Mini secara perlahan-lahan mengalami kemanjuan,bahkan ijin usaha juga sudah resmi untuk mereka.
Dan hari ini mereka mengikuti pameran di kota,pameran yang biasa di ikuti oleh pengusaha UMKM,Virgo dan Mini mendirikan stand sabun dengan memperkerjakan 4 orang karyawan sebagai marketing di sana.
Gemini Soap itu nama stand mereka Virgo memakai nama istrinya untuk merek dagangnya sebagai wujud rasa cintanya dia kepada Mini.
Ke empat karyawan Mini sedang menghitung stok barang,sebelum membuka stand mereka,ada seseorang yang memperhatikan mereka dari kejauhan.
"Heh...ternyata benar itu usahanya sekarang setelah di usir oleh orang tuanya"pandangannya sinis pada stand milik Mini.
"Mba...ini taruh dimana ya?"tanya seorang karyawan wanita sinis itu.
"Kamu taruh disana saja ya"Alula menunjuk kesudut ruangan.
Saat memperhatikan stand milik Mini tak lama si empunya stand pun tiba disana bersama suaminya.
Betapa kesal dan marahnya Alula ketika melihat perut Mini semakin besar.
"Dia...hamil?"gumamnya kesal.
Alula melihat ke arah Virgo yang terlihat sangat menyangi istrinya,Virgo malah semakin tampan dan proposional saat menikah dengan Mini padahal dia sudah tidak diet ketat lagi,tapi badannya masih bagus saja.
Tiba-tiba Puma datang dan menepuk pundak Alula.
"La..."tegurnya.
Alula menoleh padanya kemudian masih berwajah kesal.
"Kenapa?"tanya Puma.
"Lihat tuh mereka"
Puma lalu melihat ke arah Stand Gemini.
"Ooo mereka kenpa sih lu masih marah ajah sama mereka,mereka itu sudah nggak bisa di pisahin La"ucap Puma.
"Kita kesana lihat reaksi mereka"ajak Alula.
__ADS_1
Puma pun mengikuti langkah Alula ke stand Gemini.
Mini langsung melihat ke arah mereka berdua yang datang ke standnya,Mini berusaha tak peduli dan tak kenal,Mini tahu tempo hari mereka lah yang merencakan rencana jahat agar dirinya dan Virgo bertengkar.
Tapi berbeda dengan Virgo mulutnya gatal untuk menyapa kedua orang itu.
"Mau apa kalian?"tanya Virgo ketus.
"Hanya melihat-lihat saja boleh kan?"jawab Alula tak kalah sinis.
"Ooo begitu...kalian berdua terlihat cocok kenapa nggak nikah saja"ledek Virgo.
Mini sudah menebak suaminya pasti akan meladeni kedua orang ini dengan cara tidak bijak,Mini mendekat dan menarik ujung kemeja suaminya.
"Kak...sudah jangan bertengkar malu di lihat orang"bisik Mini.
"Berapa bulan?"Alula menanyakan kandungan Mini.
"Lima bulan"jawab Mini lembut.
"Ooo lima bulan yakin itu anak mu Vir?"ucapan Alula membuat darah Virgo mendidih.
"Ya jelas itu anak gue lah gue yang bikin gue yang nanem benih kenapa elu mau hamil juga?bikin ajah sama dia nggak ada yang larang"Virgo sewot dia sebenarnya sangat marah hanya saja mengingat ini tempat usahanya yang tidak baik untuk tempat bertengkar akhirnya dia menahan dirinya.
"Kalian sebaiknya kembali ke stand kalian,jangan ganggu kami"ucap Mini dingin.
"Hemft sudah bangkrut saja sombong lu Vir"ucap Alula.
Kali ini membuat Mini benar-benar terpancing emosi.
"Dia tidak bangkrut dia berhasil mandiri tidak selalu berada di balik bayang-bayang papahnya,kalian tahu apa hah mengenai suami ku?yang kalian tahu dia anak manja kan?kalian salah suami ku itu pria hebat contohnya saja dia bisa dengan mudahnya menyingkirkan nama kalian dari deretan klien papahnya kan,bila dia kembali pada posisinya kembali lihat saja kalian pasti akan lebih menyesal dari kemarin"ancam Mini.
"Lu ngancem?"Alula kesal.
"Gue nggak ngancem cuma ngebalikin kata-kata elu ajah karena seharusnya kalian berfikir dahulu sebelum mengganggu dia,mengganggu dia sama saja kalian akan membuat usaha kalian bangkrut seketika mengerti kalian,terutama kamu La..."
"Hei...elu yang udah ngerbut dia dari gue Min,kenapa elu merasa seolah gue yang paling salah disini dasar pelakor"
"Heh...jaga ya mulut elu istri gue bukan pelakor justru sebaliknya bukannya dulu gue pernah bilang sama elu alasan gue ngedeketin elu karena apa,karena biar gue bisa selalu deket sama dia faham kan lu"Virgo marah.
__ADS_1
Virgo sebenarnya sadar cara dia dahulu sangat salah beralasan mendekati Alula agar bisa dekat dengan Mini,oleh karena itu dia tak pernah menghubungi Alula meskipun sudah mendapatkan nomornya dari Mini.
Saat itu Alula lah yang menghubunginya terlebih dahulu karena dia juga tertarik dengan Virgo,tapi Virgo kemudian langsung jujur pada Alula bahwa itu sebenarnya alasan dia biar bisa selalu dekat dengan Mini,tapi Alula selalu memaksanya dan akhirnya Virgo menerimanya sebagai pacarnya.
Mini tak tahu menahu alasan Virgo,fikiran Mini yang masih polos tak pernah berfikiran untuk merebut Virgo dari Alula malah dia selalu berusaha membuat mereka selalu berdekatan dan berduaan,walau dirinya terus saja selalu dicari Virgo bila tidak kelihatan.
"Kau keterlaluan Vir tak sadarkah disini aku yang paling tersakiti?"Alula tak bisa menahan air matanya lagi.
"Puma sebaiknya kau bawa dia menjauh dari sini sebelum pameran benar-benar di buka ini akan sangat memalukan untuk dia nantinya"Mini meminta pada Puma untuk membawa Alula menjauh dari hadapan mereka.
Puma membawa Alula menjauh dari mereka walau sebenarnya awalnya Alula tidak mau tapi akhirnya Puma berhasil menyeretnya pergi dari stand Gemini.
Jantung Mini bedebar kencang karena emosi hingga dia memegangi dadanya,Virgo yang melihat hal itu langsung menghampiri istrinya memberikannya minum.
"Sayang...atur nafas mu"Virgo mengelus-elus punggung Mini.
Mini mencoba tersenyum pada suaminya.
"Sudah...dia sudah pergi"
"Kalau ada Linda disini dia pasti lebih mengamuk Kak saat tahu aku di perlakukan seperti tadi"
"Iya aku percaya persahabatan mu dengan Linda memang persahabatan sesungguhnya,bukan hanya sekedar memanfaatkan saja aku salut dengan jalinan persabahatan kalian berdua"
"Memang benar apa kata orang lebih baik mempunyai sedikit teman tapi berhati tulus dari pada banyak teman tapi menusuk dari belakang"ucap Virgo lagi.
"Mba...mas...ini stok barang hari ini"salah satu karywan Mini memberikan laporan kepada Mini dan Virgo.
"Mba Mini...yang sabar ya...saya nggak percaya kok sama omongan orang tadi,mba itu orangnya baik mana mungkin merebut"jelas karyawannya.
Mini hanya tersenyum.
"Iya...kalian kerja lagi ya...maaf jadi ribut tadi ya...oia biar kalian semangat jualan bila hari ini penjualan ramai melebihi target ada bonus tambahan buat kalian di akhir pameran cash langsung"ucap Mini antusias.
"Serius mba"ke empat karyawan Mini antusias dan lebih semangat.
"Serius lah mangkanya semangat ya jualannya"ucap Virgo sama semangatnya.
Mereka berempat akhirnya bersemangat,ke empat marketing yang berjenis kelamin dua perempuan dan dua laki-laki melambai ini pun semangat mempromosikan produk mereka pads setiap orang yang datang ke pameran,membuat Virgo dan Mini tersenyum dan melupakan kejadian yang baru saja terjadi.
__ADS_1
...~~~~~...
Bersambung