I Love You Bos N'Dut

I Love You Bos N'Dut
Album kenangan


__ADS_3

Tok...tok...


Ketukan suara pintu ruang kerja Virgo terdengar tak lama terlihat sosok seorang wanita berpakain setelan baju tidur dan menggerai rambutnya,di baliknya sambil membawa nampan berisi sepiring buah yang sudah di potong kecil-kecil dan secangkir teh.


Virgo tersenyum di kala istrinya beberapa menit yang lalu ngambek sekarang berada di ruang kerjanya sambil membawakannya cemilan buah.


"Ada apaan tumben banget?"tanya Virgo heran.


"Nggak ada apa-apa,dari tadi elu kan kerja disini gue fikir elu butuh sesuatu yang bisa di makan"Mini menaruh nampan itu di meja Virgo.


"Ooo begitu terima kasih atas perhatiannya istri ku..."goda Virgo.


"Apaan sih"Mini lalu duduk di sofa di ruangan tersebut dan Virgo lalu memakan potongan buah melon yang di sediakan Mini.


Saat Mini sedang duduk di sofa dirinya menatap ke rak buku besar di ruangan tersebut,dia lalu berjalan ke arah rak buku tersebut,dia melihat judul-judul buku tersebut dan ada satu yang membuatnya tertarik,album foto perpisahan sekolahnya.


"Kak ini...album foto perpisahan pas SMA ya pas alumni elu nih boleh gue liat?"tanya Mini.


"Ya...liat ajah nggak ada yang larang"Virgo masih bekerja dan sesekali memakan buah.


Mini mengambil album tersebut dan duduk kembali di sofa,dia membuka sampul halaman tersebut halaman pertama terpajang seluruh murid akhir tahun tersebut berbaris rapih lengkap dengan jas almamater,Mini melihat suaminya berada di himpitan teman-temannya.


Mini lalu membuka lembar demi lembar album tersebut menunjukan kegiatan dia akhir tahun yang di lalui semua murid di akhir tahun tersebut,bahkan ada kegiatan camping yang mereka ikuti saat itu dan ada dokumentasinya.


"Kak...ini waktu kita camping ya?"tanya Mini menunjuk ke sebuah foto.


"Hemmm iya kayanya"Virgo lalu menghentikan pekerjaanya dan ikut duduk di sofa bersama Mini dan melihat-lihat album kenangan saat dirinya masih SMA.


"Iiih kak ini kan foto waktu ada perlombaan di sekolah ya?kelas lu menang lomba tarik tambang waktu itu lawan kelas sebelah ya"


"Hehe iya habis itu badan pada sakit tangan lada lecet,tapi seru juga,untung gue sekolah di sekolah itu coba gue sekolah di sekolah pilihan papah nggak akan ada tuh keseruan begitu"


"Masa sih kak?"


"Iya...kalo sekolah pilihan papah itu semua anak-anak di sana di didik menjadi pengusaha sejak dini,jadi bawaannya serius nggak ada kata buat senang-senang macam begini,cara mereka bersenang-senang itu beda"


"Ooo begitu ya..."


Tiba-tiba selembar foto terjatuh itu adalah foto Mini dan Virgo foto yang sama seperti yang ada di kamar Mini.


"Ini?"Mini memungut foto yang terjatuh di lantai.


"Eh...gue fikir kemana ini foto"Virgo mengambil foto yang ada di tangan Mini.

__ADS_1


Niat gue minta foto ini kebagian dokimentasi waktu itu pengen gue bawa keluar negeri pas kuliah biar kalo kangen sama elu tinggal liat foto ini ajah,gue lupa gue selipin nih foto di sini.


Virgo tersenyum menatap foto tersebut,melihat Mini yang masih berambut pendek.


"Gue juga punya foto itu kak,gue pajang di meja belajar di kamar"


"Serius lu?"


"Iya...kan waktu itu elu langsung ke luar negeri dan waktu itu gue juga nggak punya hp jadi kita nggak bisa komunikasi,ya cara biar gue selalu inget elu sebagai sahabat gue ya cuma bisa menatap foto itu"


"Gue fikir kita nggak akan ketemu lagi loh kak,cukup lama kan elu di luar negeri balik kesini juga elu langsung sibuk sama bisnis dan nggak inget sama pertemanan kita"


"Apa siapa yang nggak inget,gue inget cuma memang gue nggak ada waktu buat nemuin elu,buktinya ajah gue langsung inget sama elu waktu ngelamar di kantor"


"Iya sih..."


"Pernah beberapa kali gue ke rumah elu pas gue baru-baru sampe sini cuma nggak pernah ada orang kata tetangga elu,elu semua pulang kampung dan beberapa kali gue kesana ya masih nggak ada orang hingga gue sibuk sama kerjaan dan nggak sempet kesana lagi"


"ooo begitu"


"Ge...apa elu masih cinta sama Puma?"tiba-tiba Virgo menanyakan hal itu.


Deg...


"Nggak tahu kak,gue juga bingung sama perasaan gue,walau dia pernah bilang dia cinta sama gue tapi entah kenapa gue nggak percaya loh kak"


"Hah...kapan dia bilang begitu sama elu?"Virgo terkejut.


"Sehari sebelum kita nikah kak"


"Ap...apa?"tambah terkejut.


"Maaf gue nggak bilang ke elu"


"Terus elu gimana pas dia bilang begitu"


"Gue...nggak percaya,apa lagi pas dia bilang dia suka gue sejak lama sejak masih sekolah cuma karena dia sering lihat kita berdua jadi dia nggak berani ngedekitin gue,tapi las elu lulus duluan dia juga nggak bisa deketin gue karena gue jarang keluar kelas"


Virgo mengepal tangannya dia kesal mendengar cerita Mini.


"Gue nggak percaya kak,soalnya waktu pertama kali ketemu ajah dia nggak kenal gue terus dia tiba-tiba bilang cinta sama gue sejak lama bohong banget kan kak"


"Iya dia bohong kalo dia emang suka sama elu pas sekolah dulu kenapa nggak di deketin ajah elu langsung masuk ke kelas elu kalo emang elu nggak mau keluar kelas ya kan?"

__ADS_1


"Hahaha iya itu mah elu banget kak,terobos masuk kelas orang,nggak peduli mata tajam cewe-cewe penggemar elu"


Mini mengingat beberapa kali Virgo masuk kekelasnya mendekati Alula di depan dia karena posisi Alula yang duduk tepat di depan mejanya.


Saat itu Mini tak merasa risih bila Virgo mendekati Alula,dia tahu diri bila Virgo mendekati Alula di hadapannya dia menyingkir teratur tapi kadang Virgo mencegahnya pergi dan membiarkannya menyaksikan kedekatan dirinya dengan Alula.


Entah Apa yang ada di fikiran Virgo saat itu,Mini bukan cemburu hanya saja dia tidak enak pada Alula seolah menjadi pihak ketiga,tapi Virgo tak pernah memperdulikan itu.


"Hehe emang gue sepopuler itu apa dulu?"


"Iya masa elu nggak sadar sih?"


"Nggak"


Dan mereka berdua akhirnya bernostalgia mengingat masa-masa SMA kala itu,walau hanya satu tahun mereka bersekolah di sekokah yang sama tapi begitu banyak kenangan di antara mereka berdua,karena Virgo saat itu juga membatasi dirinya untuk tidak berteman dengan sembarang orang karena dia adalah penerus keluarganya ini tak boleh sembarangan berteman takut-takut,berteman dengan orang licik yang malah bisa menghancurkan masa depannya.


Contohnya dia terpancing berteman dengan Alula yang banyak merugikan dirinya hingga akhirnya papahnya mengirimnya ke luar negeri,agar dirinya tidak bertemu dengan orang-orang yang seperti itu lagi dan memanfaatkannya.


Sementara keluarganya menyetujui dia menikahi Mini karena mereka mengenal Mini sejak kecil,mereka tahu kesedehanaan keluarga Mini dan keuletan Mini saat membantu orang tuanya di kala kesulitan ekonomi,orang tua Mini pantang memanfaatkan kebaikan orang lain mereka lebih suka bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,oleh karena itu orang tua Virgo setuju Virgo menikah dengan Mini walau bukan dari kalangan atas seperti mereka.


"Hoammm udah malam kak,elu nggak ngantuk apa?"tanya Mini.


"Elu ngantuk tidur duluan ajah gue nanggung kerja dikit lagi"


"Ohh ya udah gue balik ke kamar dulu ya"


"Iya..."


Mereka berdua pun beranjak dari sofa tapi entah kenapa tiba-tiba kaki Mini tergelincir dan Mini hampir terjatuh ke lantai untung saja Virgo sigap dia lalu menangkap tubuh Mini memeluk pinggangnya tapi dia juga ikut terjatuh di atas sofa dan kini tubuh Virgo tepat berada di atas tubuh Mini jarak mereka sangat dekat kedua mata mereka pun saling menatap.


Cekerk...


"Bang..."tiba-tiba Leona membuka pintu tanpa mengetuk hingga dia pun menyaksikan adegan itu.


"Ups...maaf ganggu"Leona langsung segera menutup pintu ruangan kerja Virgo.


Virgo baru sadar tubuhnya menindih Mini dia langsung loncat dan melepaskan pelukannya.


"Sorry...gue nggak sengaja"Virgo gelagaban.


Mini tertunduk malu entah kenapa dia malah malu seharusnya dia marah kan?tapi tidak kenapa dengan Mini.


...~~~~...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2