I Love You Bos N'Dut

I Love You Bos N'Dut
Bertemu Alula


__ADS_3

Siang ini setelah selesai meeting dengan klien di luar kantor Virgo,Robert dan Mini mampir kesebuah restoran dan memesan makan siang.


Saat menunggu pesanan mereka tiba-tiba mata Mini menangkap seseorang yang dia kenal dan dia pun segera memanggilnya.


"Alula..."panggilnya.


Alula yang merasa dirinya di panggil pun segera menoleh dan Mini pun segera menghampirinya dengan senyuman ceria,Mini langsung memeluk tubuh Alula.


"Mini..."kata Alula saat Mini memeluk tubuhnya.


Sementara Virgo diam terpaku saat Mini meneriakan nama Alula di hadapannya.


"elu ngapain disini?sama siapa?"tanya Alula


"Gue habis meeting sama klien bos gue"Mini tersenyum.


"Elu sendiri ngapain disini kok sendirian?"


"Gue janjian sama orang disini tapi kayanya dia belum datang"Alula celingukan.


"Ya udah sambil nunggu teman mu gabung sama kita yuk"Mini menarik tangan Alula ke mejanya.


Sekarang giliran Virgo yang pucat saat tahu Mini mengajak sang mantan ke meja mereka.Robert yang melihat itu sempat khawatir.


"Bos...anda tidak apa-apa?"tanya Robert khawatir.


Virgo menggelengkan kepalanya.


"Apa kita kembali ke kantor apa ke rumah sakit bos?"Robert masih khawatir.


Virgo akhirnya mengatur nafasnya agar dia tidak gugup saat Alula melihat kondisinya sekarang.pasalnya Virgo yang sekarang tidak seperfect dahulu seperti saat masih SMA.


Tujuh tahun tidak bertemu membuat semuanya berubah setelah lulus sekolah Virgo melanjutkan kuliah di luar negeri dan saat itu hubungannya dengan Alula tidak bisa di pertahankan karena LDR.


Setalah kuliah selama 4 tahun diluar negeri Virgo kembali ke tanah air dan langsung memimpin perusahaan papahnya yang ada di negeri ini,sementara papahnya mengelola dan memimpin perusahaan yang berada diluar negeri.


Mini melangkah semakin mendekati meja yang tengah di huni oleh Virgo dan Robert,hingga Mini tiba di hadapan Virgo sambil menggandeng tangan Alula.


Virgo melirik mereka berdua,Alula terlihat terkejut saat melihat penampilan Virgo sekarang.


"Kak...ada Alula nih kok masam begitu sih?"Mini yang tidak tahu hubungan mereka sudah berakhir sejak lama,bersikap seperti biasa saja.


Virgo hanya terdiam dan menatap Alula sekilas.


Sikapnya masih tidak berubah selalu acuh.


Batin Alula.


Dan kenapa dengannya kenapa dia jadi sebesar ini sekarang.

__ADS_1


Alula bertanya-tanya dalam hatinya.


"Duduk sini La"ajak Mini polos.


"Nggak usah deh Min,kayanya orang yang janjian sama gue sudah dateng tuh"Alula bergegas meninggalkan meja mereka.


"Ya...kita nggak bisa ngobrol dong,oia minta nomor lu ajah ya boleh kan?"tanya Mini sambil tersenyum polos.


"Boleh..."Alula pun memberikan nomor hp nya pada Mini.


Alula pun pamit pada mereka semua menuju meja yang sudah di pesan sebelumnya oleh orang yang akan menemuinya.


"Ayo balik"Virgo langsung bangun dari duduknya dan berjalan.


"Lah kan kita udah pesan makan kak,kakak nggak makan dulu?"


"Udah nggak nafsu"


"Kak nanti asam lambung kakak kumat loh karena telat makan"


"Elu denger gue nggak,kalo elu mau makan ya udah makan ajah gue balik duluan sama Robert"Virgo sewot.


"Ya udah gue ikut,tapi beneran nggak apa-apa kalo elu telat makan?"Mini khawatir.


Virgo hanya diam dan tak menjawab pertanyaan Mini,dia langsung berjalan ke arah mobil yang sudah di persiapkan Robert.


Di dalam mobil saat perjalanan Virgo diam seribu bahasa wajahnya pun terlihat masam,Mini yang penasaran akhirnya memutuskan untuk bertanya.


Virgo masih diam.


"Elu nggak suka ketemu Alula?kenapa?bukannya kalian saling mencintai?"


"Elu bisa diem nggak?jangan sebut namanya lagi ngerti lu?"nada Virgo terdengar tidak bersahabat.


Mini terdiam sesaat,tapi mulutnya gatal dan akhirnya berbicara lagi.


"Kak kenapa sih?emang elu beneran udahan sama Alula kenapa?"


"Ge...elu bisa diem nggak sih,udah gue bilang jangan sebut nama dia lagi kucing buluk"Virgo emosi.


Mini mengetahui kali ini Virgo benar-benar emosi hingga Virgo memanggilnya kucing buluk.


Dia kenapa sih se emosi ini,nggak biasanya,apa mereka putusnya nggak baik-baik ya?


Fikir Mini.


"Ya udah gue diem tapi nanti elu makan ya...gue takut elu sakit"


Deg...

__ADS_1


Jantung Virgo seolah tersiram embun di pagi hari entah kenapa dadanya terasa sejuk saat mendengar perhatian dari Mini,emosinya sedikit mereda.


Virgo hanya mengangguk saja saat Mini menyarankan untuk makan.


"Pak Robert kita berhenti untuk makan dulu ya ,kak Igo belum makan siang takut sakitnya kumat"pinta Mini.


Min...elu perhatian banget sih sama si bos...bohong kalo si bos nggak manaruh hati sama elu Min...


Robert pun menepikan mobil di sebuah rumah makan jawa,Virgo memang tidak pernah pilah pilih makanan semua makanan dia makan hanya saja lambungnya memang sulit di ajak kerja sama,bila dia sembarangan makan.


Di rumah makan itu Virgo akhirnya makan walau tidak nafsu,tapi Mini terlihat lega karena setidaknya Virgo tidak telat makan.


Mereka pun kembali ke kantor,Virgo langsung masuk ke dalam ruangannya dirinya langsung menjatuhkan badannya di sofa,Robert yang melihat itu hanya bisa terdiam dan tidak berani bertanya.


"Kenapa sih dia harus muncul disana?"Virgo tiba-tiba bicara dengan nada kesal.


"Bos..."


"Apa!?"Virgo sewot.


"Apa yang tadi itu..."


"Apa kenapa dia mantan gue,elu suka ambil ajah kalo elu mau"masih sewot.


"Bukan begitu bos...kenapa bos semarah tadi sama Mini saat di mobil?"


Virgo menghela nafasnya berat.


"Mini itu masih polos dia nggak tahu kelakuan temannya di luar sana kaya apa"


"Bos...bila nyaman dengan Mini kenapa anda tidak menjalin hubungan saja dengan Mini hubungan yang lebih dari sekedar teman gitu bos"


"Ngaco lu mana mau dia sama gue,yang kaya begini"


"Kalau nggak di coba mana tahu bos,bos mau saya cari tahu nggak?soalnya saya perhatikan Mini sangat perhatian dan mengerti bos"


Virgo terdiam,dia mengibaskan tangannya agar Robert meninggalkannya sendirian di ruangannya.


Virgo rebahan di sofa dan menatap langit-langit ruangannya.entah apa yang ada di fikirannya saat ini tapi bayangan masa lalu mulai berputar kembali seperti video yang sedang berputar di televisi.


Mulai dari awal dirinya menjalin hubungan dengan Alula hingga akhirnya berakhir,walau dia tidak begitu mencintai Alula tapi rasa sakit itu ada saat mengetahui Alula memutuskan hubungan mereka demi pria lain yang saat itu selalu berada di sampingnya di saat Virgo kuliah di luar negeri.


"Kenapa gue sekesel ini ya kalo inget itu,liat ajah nanti pembalasan gue lebih menyakitkan dari apa yang elu udah lakukan sama gue"Virgo mengepalkan tangannya ke udara saat mengingat penghianatan Alula padanya,dan tadi dia sempat melihat Alula memandangnya dengan tatapan seolah meledek padanya.


Waktu Mini melihat penampilannya sekarang yang berubah menjadi gendut Mini memang sempat meledeknya tapi entah kenapa dia tidak marah karena dia tahu Mini hanya meledek bercanda layaknya teman lama yang sudah lama tidak bertemu tapi tidak menghina.


Itulah yang membedakan Mini dengan Alula,Mini selalu tulus sedangkan Alula tidak begitu.Mini tidak pernah tahu kelakuan Alula di belakangnya karena Mini masih polos fikirannya tidak pernah buruk kepada teman-temannya.


"Gue akan buat rencana buat elu liat ajah nanti"Virgo geram.

__ADS_1


...~~...


Bersambung.


__ADS_2