I Love You Oh Friend

I Love You Oh Friend
ILYOF #7


__ADS_3

"cie-cie.. Hm ada yang udah baikan nih" ujar Andika yang melihat keakraban ibu dan anak itu begitu harmonis.


"ya iyalah, masa mau marahan terus kan gak etis" Riska menaikkan salah satu alisnya yang dibalas sama oleh Kai.


"oh~ baiklah-baiklah terserah kalian"


Andika menyerah dibanding melawan ibu dan anak itu, kan daripada ambil pusing lebih baik diam.


Setelah mereka berbincang bincang sebentar, Kai teringat tentang janjinya pada Ayesha yang akan kepantai sore nanti.


Karena waktu azhar juga sudah tiba dia melaksanakan sholat terlebih dahulu sebelum keluar.


setelah dia bersiap, dia akhirnya turun keruang keluarga dan salim pada Riska. Walaupun dia sudah diizinkan dia tetap meminta izin lagi.


"eh udah mau pergi?" ungakap Riska yaang didengar oleh suaminya, Andika.


Kai menganggung dan mengiyakan pertanyaannya.


"mau kemana kamu?" tanya Andika saat Kai bergiliran menyaliminya, dia tak tau kalau Kai ingin jalan ke pantai sekalian melihat sunset.


"Keluar" jawabnya singkat, Andika mengerti. Sesama pria cepat memahami begitu juga wanita, gak perlu ribet-ribet menjelaskan yang penting tujuannya baik.


Setelah adegan saliman dan ijin yang terjadi sebentar itu barulah Kai keluar dengan motornya yang bermerek scoopy lalu hinggap didepan rumah Ayesha.


"Aya! Udah siap belum?" Kai berteriak tepat didepan rumah Ayesha.


"udah!" balasnya juga dengan nada tinggi.


Sudah lama Ayesha bersiap, tak memerlukan waktu lama baginya untuk bersiap-siap, cukup hanya dengan mengikat rambut tanpa berhias wajah sedikit pun, mengenakan sweater dan celana jeans. Penampilnya hampir sama dengan Kai,


gayanya melekat pada ciri khasnya yang tomboy, juga tak lupa dia memakai sendal jepitnya yang ternyaman.


Kai tertawa melihatnya.

__ADS_1


"ngapain lo ketawa?" ucapnya merasa risih dengan tertawaan Kai yang seperti mengejeknya.


"gak kok, ayo sini naik"


"ih awas lu ya" ucapnya yang masih terdengar marah.


Kai tidak mau kalau Ayesha marah dan membuat suasana perjalanan mereka terganggu, walau sebenarnya dia tertawa karena dengan melihat penampilan sahabatnya membuatnya berfikir, "apa benar Aya seorang perempuan?" hal itu membuatnya ragu.


Lama mereka melakukan perjalanan ke Pantai, kini akhirnya mereka sampai walau harus menempuh perjalanan selama hampir sekitar satu jam.


Perjalanan mereka tak membosankan, Ayesha bertugas mengurus hal itu. Dia mengeluarkan headset dari kantungnya dan mengenakan salah satu diantara kedua telinga Kai dan satunya dia kenakan sendiri.


"gue rekomendasiin lagu ini, keren 'kan?" ucapnya bangga menemukan lagu yang menurutnya begitu perfec.


Kai terdiam mendengarnya..


[]


I know it breaks your heart


Moved to the city in a broke-down car, and Now I'm looking pretty in a


No, I-I-I can't stop


hotel bar, and I-I-I can't stop


No, l-I-I can't stop


So, baby, pull me closer In the back seat of your Rover


That I know you can't afford


Bite that tattoo on your shoulder

__ADS_1


Pull the sheets right off the corner


Of that mattress that you stole


From your roommate back


in Boulder


We ain't ever getting older


[musik]


Ayesha menikmati lagu tersebut dan sesekali menyanyi, lagu inilah yang biasa dia putar saat bosan.


"Kai, lu nyanyi juga coba!"


"mana bisa gua tanpa liat lirik" ujarnya, mungkin dalam sekali dengar hanya liriknya yang dia tau.


"apasih gua jangan mikir aneh-aneh deh" Kai menggeleng, ketika terlintas didalam pikirannya sesuatu.


Ayesha memang sering menrekomendasikan lagu padanya tapi tidak menggunakan tema kekasih, namun berbeda dengan kali ini. Kai terheran sampai timbul kecurigaan dikepalanya. Begitulah dia mahluk baper.


kembali dimana saat mereka sampai, ditepi pantai mereka berada.


Ayesha menggunakan handponenya untuk memotret apa yang mereka lakukan, walau sebenarnya mereka hanya duduk dipesisir pantai memperhatikan ombak-ombak kecil itu.


Tinggal beberapa menit lagi hingga matahari terbenam.


"Kai, kok lu diam terus sih? Jangan gitu lah.. Gua jadi mikir hanya gue yang bersenang-senang" ucapnya membuat Kai tersadar dari lamunannya.


"eh??" Kai menatapnya heran nan bingung.


Baru saja dia selayaknya patric yang melamun gak jelas.

__ADS_1


"arggh gue ngapain sih" gumamnya jadi kesal pada dirinya.


Kai akhirnya ikut bergabung dengan kesenangan yang diciptakan Ayesha.


__ADS_2