
Sudah beberapa bulan mereka menikah, tak ada kemajuan seperti pasangan umumnya, hanya saja Atala sudah hampir terlepas dari ketergantungan obatnya, sudah bisa mengendalikan emosinya tanpa obat obatan. Ternyata salah satu efek samping dari obat yang Atala minum adalah selain badannya yang menggemuk, bahkan kini gairah se*ks*ual Atala menurun, bahkan saat tidur saja mereka hanya berpelukan, sejak menikah hingga sekarang bibir mereka belum pernah bertemu, meski begitu Atala dan Linda tampak begitu saling mencintai, dan Linda tak pernah mempermasalahkan hal tersebut.
Malam tiba kini waktunya sepasang pengantin itu menutup warung mereka. Atala membantu Linda membereskan semuanya, kini tidak ada yang namanya kewaspadaan terhadap warga. semua berjalan sesuai dengan rencana. Atala mulai membaik, terlebih Linda lebih mudah mengontrol seluruh tindakan Atala.
Saat makan malam tiba, keduanya handak makan malam sebelum akhirnya menuju pembaringan. Terdengar ketukan dari arah pintu membuat keduanya menunda makan malam mereka.
Linda membuka pintu ditemani oleh Atala. Linda mengerutkan keningnya, namun Atala justru tersenyum ke arah laki laki tersebut.
"Tuan Chris silahkan masuk," rupanya Atala masih mengingat laki laki itu.
"Nak apa kabar?" Tuan Chris rupanya tidak sendirian, dia bersama dengan El Barack, mantab bos nya.
"Baik tuan," ujar Atala tersenyum. Linda paham akhirnya menuju ke dapur membuat minuman untuk kedua tamunya, menunda makan malamnya. kemarin Linda dan Atala ke dokter, mereka mengatakan bahwa Atala sudah tidak perlu meminum obat, terkecuali pria itu tiba tiba tantrum atau tak dapat mengendalikan amarahnya.
Linda segera menggoreng tahu isi yang ia buat untuk besok pagi. Setelah itu Linda segera menatanya di dalam wadah, dan membawanya bersamaan dengan kue, minuman serta cemilan untuk mereka.
"Maaf cuman ini yang dapat kami berikan," ujar Linda merasa sungkan.
Tuan Chris tersenyum, sungguh bersyukur tuan Chris melihat bagaimana kehidupan Atala sekarang. sederhana namun tampak lebih bahagia.
Tuan Chris segera menyeruput minumannya, di ikuti oleh El Barack. "Tidak masalah ini sungguh sangat enak," ujar tuan Chris.
"Lalu maksud tuan datang kemari ada apa?" Atala sudah mulai bisa berbicara seperti biasanya, berbicara dengan baik dan tersenyum ketika orang lain memberikan sebuah lelucon. Atala sudah mulai kembali seperti biasanya.
"Saya ingin kalian ikut dengan kami," ujar tuan Chris mulai berkaca kaca. Bukan selama ini tak mau membantu pengobatan Atala, namun keadaan memaksanya untuk terus menyembunyikan keadaan Atala. Belum lagi keadaan mental Atala yang dikhawatirkan akan membahayakan Atala.
__ADS_1
"Maksudnya kenapa tuan?" Linda bahkan bingung dengan maksud tuan Chris.
"Ah aku belum memperkenalkan diri. Nama ku Chris, dan ini El Barack," ujar tuan Chris ramah kepada Linda. "Kami akan menceritakan kepada kalian jika tiba di sana, dan kami ingin mempertemukan Atala dengan seseorang."
"Tapi atas dasar apa tuan?" Atala semakin bingung di buatnya.
"Atas dasar keselamatan kalian," ujar El Barack meyakinkan. Ia ingin memberikan semua kejutan. El Barack tak ingin mengatakan siapa sesungguhnya Atala, karena saat ini bahkan dinding pun tak dapat di percaya.
"Maksudnya?" Atala semakin bingung menghadapi mantan bosnya dan ayahnya.
"Kalian akan tahu jika tiba di sana," tuan Chris kembali mencoba meyakinkan.
Linda memandang ke arah Atala, begitupun Atala meskipun sedikit ragu. Tapi Linda takut jika terjadi sesuatu pada Atala, belum lagi ia mengingat jika ada orang yang berjas hitam datang menghampiri dan meminta Linda untuk menyembunyikan identitas Atala. Itu berarti ada masa lalu Atala yang memang harus di selesaikan. Linda menganggukkan kepalanya memberikan kode kepada Atala untuk ikut saja.
"Baik saya ikut dengan tuan," ujar Atala segera mengajak Linda untuk mengemas pakaiannya. Atala kini sudah mulai bisa mengambil alih kewajibannya sebagai kepala keluarga.
Mobil melaju kesebuah rumah mewah bak istana. Atala dan Linda sama sama terpana melihat kemewahan rumah tersebut.
"Ini rumah anda tuan?" Atala memandang tak percaya ke arah tuan Chris.
"Panggil ayah, panggil aku ayah," ujar tuan Chris.
"Maksudnya?"
Jangankan Linda bahkan Atala saja terkejut mendengar penuturan dari tuan Chris.
__ADS_1
"Kami adalah keluarga mu, aku adalah Daddy mu," ujar tuan Chris baru dapat menjelaskan siapa sebenarnya dirinya.
"Maksudnya?" Atala masih belum bisa mencerna seluruh ucapan tuan Chris.
"Aku adalah kakak mu, dan Daddy adalah Daddy kandung mu," jawab El Barack. "Dulu kau di culik dan akhirnya ditemukan oleh keluarga angkat mu," lanjut El Barack.
Sungguh Linda tahu tentang fakta Atala anak angkat, namun akalnya belum bisa menerima ternyata Atala adalah dari keluarga sekaya ini. Memang ayah dan ibu Linda memang orang yang berada, namun tidak sekaya keluarga Atala. Seketika Linda merasa kecil. Bahkan saat ini ia yatim piatu dan keluarganya membuangnya.
Menyadari sesuatu yang menjanggal dari istrinya, Atala segera menggenggam tangan Linda. Seolah mengatakan jangan khawatir.
"Ayo masuk nak," ujar tuan Chris ke arah keduanya.
"Iya Daddy/iya tuan," Atala dan Linda mengucapkannya serentak.
"Jangan panggil aku tuan, kau adalah istri Atala, maka aku sebagai Daddy Atala, tentu kau harus memanggilku Daddy," jelas tuan Chris membuat Linda mengangguk mengerti.
Sementara di dalam semua orang menunggu gelisah, bahkan tuan Chris tak memperbolehkan orang orang beranjak dari tempatnya sebelum mereka kembali. Entah apa yang di rencanakan orang tau itu namun semua membuat penghuni semakin lama berada di tempat semakin lama.
Cklek...
Pintu utama terbuka memperlihatkan tuan Chris, El Barack dan dua orang yang ada di belakangnya. Tuan Chris mengembangkan senyumnya. Ellie mengerutkan keningnya. Ia merasa pernah melihat orang tersebut, namun entah di mana. Namun untuk untuk Linda, jelas Ellie mengenalnya. Itu adalah gadis pelayan yang pernah bekerja di cafe nya, dan yang menarik hati banyak pelanggan laki lakinya.
Namun tiba tiba mengundurkan diri karena harus mengatakan harus mengurusi kakaknya yang sakit, apa yang ia maksud leki laki yang di sampingnya?
Bahkan Linda juga terkejut melihat Ellie yang memandnag ke arahnya. Memang benar dulu ia mengatakan berhenti bekerja karena harus menjaga kakaknya yang kini menjelma menjadi suaminya sejak beberapa bulan lamanya.
__ADS_1
"Perkenalkan ini adalah El Bram menantu di keluarga ini Linda," ujar tuan Chris membuat semua orang terkejut sekaligus bahagia.