
"Apa maksud ucapan nyonya?" tanya Sarah.
"Tipe wanita seperti kamu ini pura-pura polos mendekati orang kaya dan menjebaknya hingga hamil, lalu minta pertanggung jawabannya untuk moroti kekayaannya saja. Pasti ini didikan dari orang tuamu yang buruk." kata Grace menyindir.
Mendengar cacian Grace menjelekkan orang tuanya Sarah menangis dan kesal.
"Tolong tarik kembali kata-kata nyonya, anda tidak berhak menghina orang tua saya." kata Sarah.
"Kenapa? Memangnya siapa orang tuamu? Pasti karena keburukan orang tuamu, sampai punya anak sepertimu." kata Grace menghina.
"Anda boleh menghina saya, tapi jangan kaitkan dengan orang tua saya, mereka orang yang baik. Ayah saya, Dia sering menyelamatkan nyawa orang lain, anda tidak tahu apapun tentang mereka, anda tidak berhak menghujat orang tua saya." kata Sarah dengan tangis, karena kesal orang tuanya dihina Grace.
Grace kesal dengan Sarah karena berani menjawab ucapannya, jadi Dia meninggalkan Sarah dan pergi ke kamarnya Frans. Di sana Grace melihat berkas penting untuk rapat dengan perusahaan PT. Banyuraga, jadi Dia segera mengambil dan membawanya turun.
"Ini... bawalah ke perusahaannya Frans, lakukan itu supaya kamu ada manfaatnya di rumah ini." kata Grace dengan melempar berkas itu di depan Sarah.
Sarah mengambilnya dan pergi ke kantor Frans. Di pintu masuk perusahaan, Sarah dihadang oleh satpam. "Maaf ada keperluan apa ibu ke sini?" tanya satpam.
__ADS_1
"Saya mau bertemu dengan Frans." jawab Sarah.
"Maaf tapi yang tidak berkepentingan tidak boleh bertemu dengan pak Frans." kata satpam.
"Tapi ini sangat penting pak, tolong ijinkan saya masuk, saya mau menyerahkan berkas ini padanya." kata Sarah memohon.
"Memangnya anda siapanya pak Frans?" tanya satpam.
"Saya istrinya." jawab Sarah.
"Anda jangan mengaku-ngaku, sudah sering ada yang mengaku iatrinya pak Frans, tapi dari semua orang itu hanya anda yang tidak termasuk dalam kategorinya pak Frans." kata satpam menghina.
Sarah yang sakit hati mendengar semua itu, ingin segera pergi dari sana, tapi dihentikan oleh Aldo. "Tunggu...saya kenal dengan wanita ini pak, biarkan Dia masuk." kata Aldo pada satpam.
"Kamu Sarah, istrinya Frans kan?" tanya Aldo pada Sarah.
"Iya, kamu siapa ya?" tanya Sarah.
__ADS_1
"Saya Aldo teman sekaligus asisten pribadinya, ada perlu apa kamu di sini?" tanya Aldo.
"Ini, saya mau menyerahkan berkas ini yang tertinggal di rumah, ibunya Frans yang menyuruhku ke sini." jawab Sarah.
Aldo melihat berkas yang ada di tangan Sarah, dan wajahnya langsung senang.
"Ini...untunglah kamu datang, aku dari tadi pagi disuruh Frans cari berkas ini tapi ternyata tertinggal di rumahnya sendiri. Ini berkas yang sangat penting, setengah jam lagi rapatnya akan dimulai." kata Aldo menjelaskan.
"Kalau begitu, ini kutitipkan padamu saja, saya mau pulang dulu." kata Sarah hendak pergi.
"Tunggu...kenapa tidak kamu berikan sendiri kepada Frans. Kamu sudah jauh-jauh ke sini setidaknya harua bertemu orangnya kan." kata Aldo.
"Baiklah." Sarah setuju dengan usulan Aldo
"Mari aku antarkan." Aldo mengantar Sarah ke ruangan Frans.
Di jalan menuju ruangannya Frans, Sarah berpapasan dengannya. Sarah melihat Frans sedang menggandeng seorang wanita seksi di sampingnya. Wanita itu bernama Clara, Ia seorang wanita penghibur.
__ADS_1