
Hari itu Frans sedang meeting di kantor dengan rekan bisnisnya Bayu Hendrawan, Direktur dari PT. Banyuraga, saat meeting mereka sedang berlangsung Bayu menerima telepon dari istrinya.
"Iya sayang...nanti aku bawakan setelah kerja, iya...pasti aku belikan, apa sih yang enggak buat kamu...udah dulu ya, aku lagi meeting penting sekarang, dah..." kata Bayu dengan mesra bicara di telepon dengan istrinya.
Lalu Frans bertanya pada Bayu, "Sepertinya anda sedang kerepotan, apa ada keperluan mendesak pak Bayu?"
"Oh...tidak pak Frans, ini hanya karena istri saya hamil jadi permintaannya aneh-aneh, dan kalau tidak dituruti kasian nanti calon bayinya, Ia tidak bahagia di dalam kandungan. Untung pak Frans belum menikah, nanti kalau anda sudah menikah dan istri anda hamil, pasti anda akan kerepotan karena terlalu banyak permintaannya." kata Bayu menjelaskan.
Setelah meeting selesai dengan Bayu, Frans langsung pulang menuju ke rumah. Di perjalanan pulang Frans teringat perkataan Bayu dan memikirkannya, karena selama ini Sarah tidak pernah meminta apapun padanya, padahal kata Bayu keinginan ibu hamil harus dituruti untuk kebahagiaan anaknya.
Sesampainya di rumah Frans melihat Sarah yang sedang menyirami bunga di taman halaman rumahnya. Begitu turun dari mobil, Frans berjalan mendekati Sarah dan menarik tangannya.
"Ada apa Frans? Kita mau kemana?" tanya Sarah yang bingung dengan tindakan Frans yang tiba-tiba padanya.
__ADS_1
"Sudahlah masuklah dulu, kita bicara di dalam mobil." jawab Frans sambil menarik tangan Sarah menuju ke dalam mobil.
Begitu mereka sudah berada di dalam mobil Frans bertanya, "Sarah, apa ada sesuatu yang kau inginkan? Misalnya beli sesuatu atau ke tempat tertentu?"
Sarah heran dengan perilaku Frans yang tiba-tiba perhatian padanya.
"Mengapa kamu tiba-tiba seperti ini? Aku tidak menginginkan apapun." jawab Sarah yang tidak tertarik dengan tawaran Frans.
"Katakan saja padaku, apapun itu keinginanmu, aku pasti akan mewujudkannya demi kebahagiaan anakku." kata Frans dengan antusias.
Sesampainya mereka di tempat yang Sarah inginkan, Frans bingung dengan maksud keinginan Sarah.
"Apa ini...? Kau ingin ke taman hiburan...? tanya Frans yang terkejut dengan keinginan Sarah.
__ADS_1
"Iya, aku hanya ingin ke taman hiburan." jawab Sarah dengan suara lirih.
"Baiklah, ayo kita masuk ke dalam." kata Frans sambil menggandeng tangan Sarah dengan antusias.
Di dalam taman hiburan Frans bingung dengan sikap Sarah, karena Dia hanya diam saja dan melihat-lihat sekitarnya.
"Ada apa denganmu Sarah? Kenapa kau diam saja? Apa kau tidak ingin membeli sesuatu atau mencoba wahana tertentu?" tanya Frans mencoba menawarkan sesuatu.
"Aku hanya ingin melihat saja, seperti apa taman hiburan itu." jawab Sarah sambil tersenyum.
Mendengar jawaban Sarah, Frans semakin bingung dan tidak mengerti maksud perkataaan Sarah.
"Mengapa kau hanya ingin ke taman hiburan? Bukan ke tempat lain yang lebih bagus?" tanya Frans yang belum mengerti maksud perkataan Sarah.
__ADS_1
"Karena dulu, seharusnya aku ke sini..." belum sempat selesai Sarah bicaranya, Frans tiba-tiba menerima telepon dari Stevi.
"Apa...kamu mau aku jemput sekarang di tempat pemotretan? Iya baiklah, tunggu aku datang, bye..." kata Frans menjawab telepon dari Stevi.